Cikadu tempat ku bermain


Sawah di kampungAku lahir di kampung Cikadu, Jampangkulon Sukabumi. Aku dibesarkan di kampung ini oleh ibu ku. Cikadu 45 tahun lalu sama Cikadu saat ini memang sudah berbeda, bahkan berubah sama sekali. Dulu desa saya sangat subur, gemericik air tercjun, dan hijaunya pepoponan, tetapi kini semua tinggal kenangan.

Pertengahan tahun 2007 saya dan keluarga pulang, biasa nengok ibu ku dan nenek-nenek ku. Nenek saya dari Bapak saya saat ini masih ada, mungkin usianya sekitar 100 tahunan, begitu juga dengan nenek dari ibu ku saat ini masih sehat walafiat, usianya ya sekitar 90 tahun lebih.

Ibu ku yang usianya sudah di atas 70 tahun masih seger, masih kuat jalan dan menentent beras 20 Kg. Waktu aku pulang kampung kemarin, ibu ku memaksa ingin membawakan aku beras. Sebagai anak tentu saja sangat senang diberi beras oleh ibuku yang melahirkan, mendidik dan membesarkanku. Saya membiarkan ibu ku membawa beras, karena memaksanya, ini adalah kebiasaan beliau sejak dulu.

Memang kasih sayang orangtua itu tidak ada batasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s