Mengambil Ikan


kolam.jpgIni kebiasaan saya waktu kecil. Pulang sekolah atau kadang kalau hari minggu pulang dari pengajian, pagi-pagi sekali saya sudah turun ke empang (kulah kata orang sunda mah). Di kolam ini saya biasanya mengambil ikan, anehnya waktu kecil saya mengambil ikan dari kolam jarng menggunakan pancing atau jala. Alat yang digunakan untuk mengambil ikan tersebut biasanya adalah kecruk.

Sebelu m ngecruk saya siapkan dulu dedak, lalu detak tersebut saya campur dengan lumpur dan ditempatkan di sudut empang. Kurang lebih 30 menit saya biarkan, dan barulah setelah itu di kecruk atau dijala menggunakan alat terbuat dari bambu tersebut. Dengan alat ini saya mengambil ikan i setiap saat,  kapan saja saya mau dan saya ingin makan dengan ikan segar.

Kadang-kadang, selain mengmbil ikan di koloma, saya juga suka mengambil ikan di kali. Caranya memang berbeda dengan mengambil ikan di empang, saya dan teman-teman saya waktu itu, kurang lebih 35 tahun lalu setiap pulang sekolah mesti nyemplung ke kali, kokodok istilahnya. Kokodok ini istilah  anak kampung yang mengambil ikan hanya dengan tangan kosong. Hasilnya cukup lumayan, dan sesampai di rumah ikan dicuci, lalu di goreng lalu saya makan dengan ikan beunter dan jeler. Kadang-kadang saya juga dapet juga ikan jenis lain amat jarang, jeler. Enak tenan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s