Tips Untuk Meningkatkan Kinerja Windows 7


PERFORMANCE-01Apakah processor (CPU) komputer Anda sudah menggunakan Intel Core 2 Duo, Intel Core i3 atau i7 atau AMD V atau Intel VT? Apakah komputer Anda sudah menggunakan Microsoft Windows 7 sebagai sistem operasinya? Jika itu semua sudah Anda terpenuhi maka pertanyaan berikutnya apakah komputer secanggih itu dengan sistem operasi tercanggih untuk lingkungan desktop sudah bekerja maksimal? Jika belum maka apa yang harus Anda lakukan?

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kinerja komputer desktop Anda bekerja secama maksimal. Dengan komputer secanggih itu Anda bisa memanfaatkan kecanggihan Windows 7, seperti mempercepat proses booting, mempercepat proses shutdown, dan sebagainya.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa Windows 7 menyediakan banyak fitur canggih untuk meningkatkan kinerja komputer Anda. Sedikitnya ada 3 (tiga) tips untuk meningkatkan kinerja Windows 7 di komputer Anda tanpa harus menambah komponen atau hardware lain. Windows 7 benar-benar canggih, dimana dengan sedikit settings saja Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa.

Mempercepat Proses Booting

Mungkin Anda pernah merasakan jengekel ketika komputer Windows 7 Anda melakukan booting, lambat dan sangat menyebalkan. Padahal Anda ingin segera masuk ke komputer, karena ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Sebenarnya proses booting komputer Windows 7 dengan CPU Intel Core 2 Duo hanya memerlukan waktu singkat saja untuk proses ini, bahkan untuk kelas CPU Intel Core i3 atau Corei7 tidak ada istilah lambat untuk proses booting ini. Hanya tentu saja jika Anda hanya mengandalkan setting default dari Windows 7 tentu masalah cepat dan lambatnya proses booting ini saja terjadi. Untuk itu Anda harus sedikit melakukan perubahan atau setting di komputer Anda.

Adapun langkah yang harus dilakukan untuk mempercepat proses booting adalah sebagai berikut:

  1. Klik tombol Start Windows 7 Anda, kemudian klik msconfig pada bagian search programs and files, lalu tekan tombol enter. Setelah itu Anda akan dibawah menuju kotak dialog System Configuration
  2. Dari jendela System Configuration Anda klik tab Boot, lalu klik tab Advanced options. Setelah itu beri tanda cek pada pilihan Number of processors dan tentukan berapa kecepatan processor yang Anda inginkan sesuai dengan mesin atau CPU dari laptop atau komputer yang Anda miliki, biasanya berkisar antara 2, 4 atau 8. Dalam contoh ini karena CPU yang digunakan adalah komputer IntelCore i3, maka Anda bisa memilih 4, kemudian pada pilihan Maximum memory Anda pilih misalnya 307
  3. Klik tombol OK dan klik Apply dan klik sekali lagi tombol OK.
  4. Selanjutnya Anda Boot komputert Anda supaya apa yang sudah dikerjakan terbut dapat terlihat hasilnya.

Sebenarnya apabila diperlukan Anda juga bisa mengubah pada pilihan Stratup. Biasanya di sini banyak aplikasi yang akan tampil pada saat komputer dijalankan, misalnya Yahoo Messenger, Windows Live Messenger, dan sebagainya. Apabila ini memang akan memperlambat proses booting komputer Anda, maka Anda bisa menghilangkannya. Namun ini tidak mutak harus dihilangkan terutama yang behubungan dengan Windows Live Messenger atau Yahoo Messenger, karena ini sangat diperlukan untuk berkomunikasi dalam suatu jaringan.

Mempercepat Proses Shutdown

Seperti halnya proses booting yang apabila lambat Anda akan merasa jengkel, begtiu juga dengan proses shutdown. Lambatnya proses Shutdown berkaitan erat dengan registry di komputer Anda. Untuk itu Anda peru sedikit mengubah registry di komputer Anda agar apabila melakukan Shutdown tidak lambat lagi.

Apakah Anda pernah merasakan kelambatan proses Shutdown di Windows Vista atau Windows XP? Atau bahkan di Windows 7? Padahal berdasarkan tiori bahw proses shutdown Windows 7 jauh lebih cepat dibandingkan dengan Vista atau XP. Namun demikian tentu saja proses shutdown ini ingin lebih cepat dari defaultnya.

Untuk mengubah registry tidak terlalu sulit, hanya tentu saja tidak asal-asalan, karena mungkin saja bukan kecepatan yang didapatkan melainkan kompter Anda akan lebih lambat bahkan hang. Adapun langkah yang harus Anda lakukan untuk mengedit atau mengubah registry tersebut cxaranya sebagai berikut:

  1. Klik tombol Start Wndows 7 Anda, kemudian klik pada kolom search programs and files, ketikkan regedit lalu tekan tombol Enter. Setelah itu jendela Registry Editor segera tampil dan klik pada HKEY_LOCAL_MACHINE
  2. Selanjutnya klik SYSTEM,klik CurrentControlSet, klik Control. Kemudian klik dua kali pada WaitToKillServiceTimeOut dan ubah nilainya menjadi lebih kecil. Dalam keadaan normal atau default nilainya 12000 (12 detik) namun Anda bisa memperkecil angka tersebut, misalnya menjadi 6000.
  3. Untuk mengakhirinya Anda klik tombol OK dan Restrat komputer Anda.

Visual Effect

Dua cara yang sudah dijelaskan di atas merupakan hal standar dalam mempercepat proses booting dan shutdown dari sistem operasi Microsoft Windows 7. Sebenarnya masih banyak hal hal yang juga tidak kalah pentingnya, misalnya mempercepat proses perpindahan antar jendela atau Windows (Minimize dan Maximize Animation) , misalnya dari jendela Control Panel ke jendela Computer, atau perpindahan jendela dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Ini sebenaranya sangat penting untuk diketahui, karena semakin banyak aplikasi yang dibuka, maka sudah pasti kecepatan untuk pindah dari satu jenela ke jendela lain akan sangat berpengarauh.

Sebagai gambaran berikut ini akan dijelaskan langkah untuk melakukan setting visual Effect untuk mempercepat proses perpindahan dari satu jendela ke jendela lainnya. Langkah yang harus Anda lakukan untuk proses Minimize atau Maximize jendela adalah sebagai berikut:

  1. Klik tombol Start Windows 7 Anda, kemudian ketikkan SystemPropertiesPerformance di kolom search programs and files, lalu tekan tombol enter di komputer Anda. Setelah itu kotak dialog Performance Option segera tampil.
  2. Selanjutnya klik tab Visual Effects, kemudian hilangkan tanda centang pada Animate windows when minimizing and maximizinglalu klik tombol OK untuk menutup kotak dialog Performance Option tersebut sekaligus menyimpan perubahan setting Windows 7 Anda.

Beberapa tips yanag dijelaskan di atas hanyalah beberapa dari sekian banyak fitur baru yang disediakan Windows 7 bagi Anda. Namun demikian jangan kuatir karena setiap edisinya akan disajikan tips dan trik untuk meningkan kinerja Winsows 7 di komputer Anda.

 

Advertisements

Instalasi Windows 8 Server


Pendahuluan

Beberapa hari ini saya memasang Windows Server 8 Beta sebagai sistem operasi Server di salah satu komputer saya. Sebeklumnya saya mencoba memasang sistem operasi server ini di atas mesin virtual (Virtual Box), namun kurang sempurna. Namun untuk mencoba saya kira tidak ada salahnya, hanya mungkin bebeapa fitur canggih yang disediakannya tidak bisa jalan denganbaik. Dengan kata lain apabila kita memasang Windows Server 8 di atas mesin virtual hasilnya kurang maksimal.

GB-1 Microsoft Windows Server 8 Beta memang berubah total dan tampilan desktopnya mirip dengan Windows 8. Hal ini sama seperti halnya Microsoft mengubah tampilan dari Windows for Workgroup ke Windows NT atau Windows 2000 Server, atau dari Windows 2003 R2 ke Windows 2008 Server . Yang berbeda perubahan tersebut selain dalam hal tampilan, juga banyak fitur-fitur canggih lain yang ada di Windows Server 8 ini, misalnya dalam hal tanpilan adalah tombol Start. Di mana tombol tersebut benar-benar berubah total. Selain itu, tentu saja Windows Server 8 hanya tersedia 64 bit saja. Sedangkan pilihannya sama seperti Windows Server 2008, yaitu ada pilihan Server Core dan ada yang GUI.

Tombol Penting

Tombol Start yang ada di Windows Server 8 diganti dengan fitur Charm Bar, dalam hal ini sama dengan Windows 8 yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat IT di dunia termasuk di Indonesia. Dengan fitur canggih ini pengguna pengguna bisa menjalankan berbagai aplikasi di Windows Server 8 cukup dengan menekan kombinasi tombol Windows dan C. Dengan menekan tombol Windows dan dan tombol C secara bersamaan maka di bagian bawah dan kanan layar komputer Anda akan tampil beberapa tombol-tombol pilihan, di bagian bawah Anda akan melihat koneksi ke suatu jaringan, WiFI, Jam, hari dan tanggal, termasuk indikator catudaya. Sedangkan di sebelah kanan monitor terlihat beberapa tombl seperti tobol Search, tombol Share, tombol Start, tombol Device, dan tombol Settings.

GB-13Server Manager

Pada Windows Server 2008 yang saat ini banyak digunakan Anda tentu sudah menganal yang namanya Server Manager dan tentu memahami degan baik ICT (Initial Configuration Tasks). Di Windows Server 8, Server Manager juga masih ada, yang gunnanya sama yaitu untuk melakukan konfigurasi dengan memanfaatkan .

Melalui Server Manager ini Anda bisa dengan mudah mengkonfigurasi Windows Server 8 Anda. Mulai dari menambah role, feature, memanage server, membuat group dan sebagainya. Walaupun tanpa melalui Server Manager pun Anda bisa mengkonfigurasi Windows Server 8 dengan mudah dan tentu saja hasilnya pun sama saja.

Instalasi Windows Server 8

  1. Masukkan DVD Windows Server 8 Anda,kemudian Anda boot komputer Anda dan biarkan komputer bekerja, pada saat komputer membaca DVD Drive, Anda tekan saja tombol Enter di papan ketik atau keyboard. Tujuannya tentu agar komputer melakukan booting dari DVD Drive tersebut. setelah itu komputer akan menapilkan jendela Setup.
  2. Pada tampilan Setup tersebut ada beberapa pilihan, antara lain Language to install, Time and currency format, keyboard or input metgod, dan sebagainya. Pada pilihan ini Anda klik tombol drop down pilihan Time and currency format, pilih Indonesia dan klik tombol Next untukmelanjutkan. Setelah tampil jendela setup berikutnya Anda klik tombol Install untuk mulai proses instalasi tersebut.
  3. Seperti halnya pada Windows 2008 Server ada dua pilihan instalasi, yaitu Server Core dan Server GUI atau yang berbasis GUI (Graphic User Interface). Pada Windows Server 8 juga terdapat pilihan dua pilihan insyalasi tersebut. Untuk instalasi kali ini Anda pilih Windows Server 8 Data Center (Server with GUI). Kemudian Anda klik tombol Next untuk melanjutkan. Tampilan berikutnya adalahyang berhubungan dengan lisensi dari sistem operasi yang akan diinsalasi tersebut. Dari tampilan ini Anda lanjutkan dengan mengklik tepat di depan pilihan I Accept the license term, lalu klik tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi Windows Server 8 tersebut
  4. Pada tampilan Which type of installation do you want? Anda klik pilihan Custome : Install Windows only (Advanced). Setelah itu komputer Windows 8 Server akan menampilkanpilihan media penyimpanan (harddisk) yang akan digunakan untuk menyimpan hasil dari proses instalasi ini. Kalau tida ada masalah dengan harddisk dan driver yang digunakan di komputer Anda, lanjutkan dengan menekan tombol Next. Dan proses instalasipun segera di mulai. GB-14
  5. Pada proses ini Anda bisa beristirahat dan tidak perlu mengerjakan apapun di komputer Anda, karena seluruhnya akan dikerjakan secara otomatis oleh sistem operasi Windows Server 8 yang sedang Anda pasang.
  6. Setelah proses instalasi tersebut selesai, maka windows server 8 akan menampilkan pernyataan, dimana Anda diminta untuk menuliskan password Administrator Anda. Karena Usernamenya secara otomatis akan dibuat Administrator. Ketikkan Password Anda di kolom Password, misalnya Abc12345, ketikkan sekali lagi password Anda di kolom Retype Password, misalnya Abc12345
  7. Klik tombol Finish untuk mengakhiri proses instalasu tersebut. Dan biarkan komputer melakukan Booting seperti biasa. Setelah komputer menampilkan pesan bahwa Anda bisa masuk ke Windows Server 8 tersebut , maka Anda bisa langsung menekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+Del secara bersamaan, lalu masukkan Password Anda seperti yanag Anda buat sebelumnya, yatu Abc12345, lalu tekan tombol Enter di papan ketik komputer Anda. Dari dektop tersebut Anda tekan tombol Window di papan ketik komputer Anda. Setelah itu akan tampil Metro Style, dan Anda klik tombol Server Manager untuk melalukan Settings. Setelah itu segera tampil jendela Server Manager dan Anda bisa melakukan Aettings lebih jauh dari Windows Server 8 tersebut.

– bersambung

Mail Merge Microsoft Word 2010


Pendahuluan

Bagi seorang sekretaris membuat surat merupakan pekerjaan rutin yang hampir setiap hari dikerjakannya. Untuk surat biasa mungkin tidak terlalu merepotkan, namun apabila harus membuat surat undangan yang jumlahnya puluhan atau bahkan ratusan dan harus dikirimkan ke banyak orang ini pekerjaan yang melelahkan. Namun pekerjaan ini akan menyenangkan apabila dikerjakan dengan memanfaatkan teknologi canggih yang disediakan Microsoft Office 2010 bernama Start Mail Merge. Dengan fitur Start Mail Merge tersebut pekerjaan membuat surat sebanyak apapun akan terasa menyenangkan dan cepat. Karena di sini Anda cukup membuat satu surat, kemudian alamat yang akan menerima surat tersebut dibuat secara terpisah dengan memanfaatkan aplikasi database lain atau fitur yang memang sudah tersedia di Microsoft Word 2010 itu sendiri.

clip_image001

Apa Start Mail Merge?

Fasilitas Mail Merge sebenarnya sudah disertakan Microsoft sejak aplikasi ini diperkenalkan beberapa tahun lalu, hanya saja di Microsoft Word 2010 fasilitas ini ditambah kemampuannya dan perintahnya juga ditambah dengan Start Mail Merge. Penambahan Start Mail Merge karena di sini sudah tersedia beberapa pilihan seperti Envelopes, Label, E-mail Message, Directory, dan fasilitas Wizard untuk membuat Mail Merge.

Bagaimana memanfaatkan fitur Start Mail Merge tersebut? Sebagai gambaran langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Jalankan Microsoft Word dan pilih Blank document seperti biasa. Selanjutnya Anda buat surat undangan yang akan disebarkan kepada mereka yang akan diundang. Karena dalam surat undangan tersebut umumnya menggunakan alamat lengkap mulai dari nama, alamat, kota, kode pos, telpon dan sebagainya, maka dengan memanfaatkan fitur Start Mail Merge hal tersebut tidak perlu dibuat, jadi dalam hal ini Anda cukup membuat satu surat tanpa alamat.

  • Klik Menu Mailings, lalu klik Start Mail Merge, pilih dan klik Step by Step Mail Merge Wizard. Setelah itu disebelah kanan layar komputer Anda akan tampil pilihan Mail Merge dan klik Letters dan di jendela pilihan tersebut akan terlihat tahapan mulai darti Step 1-6, lalu Anda klik Next Starting document. Kemudian Anda klik tombol Next lagi sehingga akan tampil pilihan Select recipients. Jika alamat sudah tersedia di Server, di Microsoft Outlook, Anda tinggal klik saja pilihan tersebut. Namun apabila masih belum ada alamat yang akan dikirimi surat Anda pilih dan klik Type a new list .

  • Selanjutnya klik tombol Create. Setelah itu segera tampil jendela pengisian alamat, dan klik tombol Customize Columns untuk memudahkan penulisan alamat.

clip_image002Agar tidak menyulitkan, sebaiknya field-field yang ada dalam kotak tersebut dihapus saja dengan menekan tombol Delete atau bisa juga memanfaatkan field tersebut namun Anda harus menggantinya dengan nama field yang sesuai dengan menggunakan pilihan Rename. Untuk mengisi field-field yang berhubungan dengan database alamat yang akan dibuat. Adapun langkah yang harus Anda kerjakan adalah sebagai berikut:

  • Klik Add untuk membuat field baru. Setelah Anda mengklik Add akan tampil jendela Add Field, ketikkan misalnya Nama, dan Klik OK, lalu klik lagi Add, lalu ketikkan Jalan dan klik OK lagi.

  • Selanjutnya Anda klik lagi Add, lalu ketikkan Desa/Kelurahan, lalu klik OK dan klik lagi Add, lalu ketikkan Kecamatan, lalu klik OK.

  • Kemudian untuk melanjutkan Ana klik lagi Add, lalu ketikkan Kota/Kabupaten, lalu klik tombol OK, dan klik lagi Add, lalu ketikkan Provinsi serta Anda klik OK

  • Klik lagi Add, lalu ketikkan Kode Pos, lalu klik OK

clip_image003Dan seterusnya sesuai dengan field-field database alamat yang akan Anda buat. Selanjutnya Anda klik OK untuk menutup jendela tersebut. Agar data yang sudah dientri tidak hilang, maka sebaiknya Anda simpan database tersebut di folder yang sudah disediakan, misalnya di Data_Source dan berinama, misalnya LATIHAN.

Kembali ke surat yang sedang dikerjakan, kemudian Anda coba buka kembali file Mail Merge Anda dengan Select a defferent list atau jika baru saja membuat dokumen Source Anda bisa menggunakan pilihan Edit recifient list. Untuk kali ini Anda pilih saja Select A defferent list. Kemudian Anda akan dibawa ke MyDocument, dan lokasi atau tempat menyimpan dokumen Data_Source tersebut, Anda pilih dokumen yang akan digunakan, dalam contoh ini adalah file ALAMAT_MAIL yang digunakan sebagai database alamat. Dari sini Anda klik nama file tersebut, dan klik Open. Database alamat sudah terbuka. Selanjutnya klik Edclip_image004it untuk mulai memasukkan alamat-alamat perusahaan yang akan Anda kirimi surat sehingga database alamat tersebut terisi sesuai dengan keinginan Anda.

Untuk melanjutlan pekerjaan tersebut, selanjutnya Anda klik OK sekali lagi, lalu klik tombol Next: Write your letters di jendela Mail Merge. Selanjutnya klik pilihan More Items dari jendela Mail Merge. Setelah itu akan tampil field-field yang akan dimasukkan ke dalam surat Anda sebagai alamat yang akan dikirimi undangan.

Tempatkan pointer mouse Anda dilokasi untuk menempatkan nama dalam surat undangan yang sedang dikerjakan, lalu klik field Nama, dan klik Insert. Field nama segera masuk ke dalam surat Anda, lalu Enter dibelakang file <<Nama>> tersebut

clip_image005Lalu klik Field Jalan, lalu klik Insert, Klik lagi Field Desa/Kelurahan, lalu klik Insert, dan seterusnya sampai dengan semua field masuk ke dalam surat undangan yang sedang dikerjakan tersebut. Selanjutnya klik tombol Close untuk menutup kotak dialog Insert Field tersebut. Anda bisa mengatur penempatan field yag sudah masuk ke dalam dokumen surat. Untuk melanjutnya klik tombol Next : Preview your directory, lalu klik Next : Complete the merge dan Anda kembali ke dokumen surat yang sedang ditangani.

Dengan mengikuti beberapa langkah di atas diharapkan Anda tidak akan mengalami kesulitan. Namun demikian Anda juga bisa juga menggunakan cara lain apabila dengan cara ini Anda masih kurang seuai dan ada beberapa kekeliruan. Namun demikian cara ini adalah yang paling umum dan mudah digunakan.

clip_image006Perlu diketahui, apabila Anda akan mencetak surat undangan tersebut perhatikan apakah alamat sudah masuk seluruhnya atau belum. Jika belum masuk sebaiknya Anda entri seluruhnya sehingga tidak ada orang atau client yang tidak menerima surat undangan tersebut. Jumlah surat yang akan dicetak tentu akan sesuai dengan database alamat yang ada, semakin banyak data alamtnya, maka surat juga akan semakin banyak. Untuk melihat surat berikutnya Anda bisa menekan tombol panah ke kanan atau ke kiri. Selamat mencoba.

Broadcast Slide Show di PowerPoint 2010


Pendahuluan

Jaringan komputer dan internet saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena dengan teknologi tersebut kita bisa berbagi informasi, data, dan lain-lan secara online. Selain itu, Anda juga bisa dengan membuka file, aplikasi dimana saja dan kapan saja tanpa dibatasi ruang dan waktu. Jadi dengan perkembangan teknologi tersebut semakin memudahkan kita untuk berbagai keperluan. Jadi tentu saja dengan canggihnya teknologi tersebut kita bisa bekerja secara online, misalnya menggunakan salah satu aplikasi yang banyak digunakan oleh para peneliti, kalagan bisnis, dan lain-lain adalah Microsoft PowerPoint 2010. Aplikasi tersebut saat ini sudah bisa digunakan secara onlie, baik menggunakan Web Application ataupun menggunaan Office awan, dan tentu saja bekerja secara secara online. Aplikasi Microsoft Office yang bisa bekerja secara online dikenal dengan nama Web App. Begitu juga dengan datanya juga bisa disharing dan bisa digunakan secara bersama dan tentunya online juga dengan memanfaatkan SkyDrive.

Menggunakan Broadcast Slide Show

Dengan fitur tersebut Anda dapat berbagi slide presentase dengan rekan kerja, sahabat atau siapapun dan dimanapun berada. Selama mereka mempunya koneksi ke jarigan internet dan browser yang digunakan sudah didukung oleh fasilitas ini, seperti Windows Internet Explorer 7 ke atas, Safari 4 ke atas, and Firefox 3.5 ke atas. Microsoft PowerPoint 2010 menyediakan banyak fitur canggih yang tidak dilimiki oleh aplikasi sejenis yaitu Broadcast Slide Show.

GB-01Gambar 1. Kotak dialog Boradcast Slide Show PowerPoint 2010

Bagaimana menggunakan kedua fitur tersebut? Untuk menggunakan fitur tersebut pastikan komputer yang Anda gunakan sudah terkoneksi ke jaringan internet dan Anda sudah memiliki account di Windows live. Setekah itu Anda jalankan Microsoft PowerPoint 2010, dan buatlah dokumen atau selide seperti biasa, atau Anda juga bisa membuka dokumen atau slide yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah itu baru Anda memanfaatkan kedua fitur canggih tersebut.

Broadcast Slide Show

Untuk menyiman slide dan memanfaatkan fitur Broadcast Slide Show sebelumnya Anda harus sudah memiliki e-mail di windows.live.com dan tentu saja komputer yang digunakan juga harus sudah terkoneksi ke jaringan internet, karena dengan memilih fitur Broadcast Slide Show, secara otomatis Microsoft PowerPoint 2010 akan membawa Anda ke Account Windows Live (www.windows.live.com), selanjutnya Anda masukan e-mail dan password Anda. Setelah itu Anda ikuti proses selanjutnya dan tinggal menjalankan Slide Show melalui fasilitas Broadcast Slide Show.

GB-02Gambar 2. Sedang melakukan koneksi ke jaringan internet

Selanjutnya slide presentasi yang sudah Anda buat dan dengan memanfaatkan account di Windows.live.com Anda sudah bisa mempublikasikan file presentasi ke dunia maya. Sebagai gambaran, Anda sudah membuat file presentasi bernama InfoKomputer.pptx, kemudian file tersebut akan disimpan menggunakan fitur baru dari Microsoft PowerPoint 2010 bernama Broasfcast Slide Show, caranya sebagai berikut:

  • Pastikan Microsoft PowerPoint 2010 sedang dibuka. Tampilkan file presentasi yang sudah Anda buat sebelumnya atau apabila Anda masih belum memiliki file slide presentasi maka buatlah presentasi baryu dan simpan di komputer Anda dengan nama InfoKomputer.pptx. Setelah file tersebut disimpan, klik menu Slide Show dan klik tab Broadcast Slide Show. Setelah Anda menekan tombol Broadcast Slide Show, maka akan tampil kotak dialog Broadcast Slide Show.

  • Untuk melanjutkan Anda klik saja tab Start Broadcast dan pastikan komputer yang digunakan sudah terkoneksi ke jaringan internet, karena dengan menekan tombol Start Broadcast komputer akan langsung tersambung ke jaringan internet. Di sini Anda ketikkan e-mail di kolom E-mail address, misalnya tutang@msn.com, lalu ketikkan password di kolom Password, misalnya 1234abcd lalu klik tombol OK. Dan biarkan komputer Anda bekerja dan Anda tidak perlu menekan tombol apapun sampai denga tampil jendela untuk mengcopy ULR yang nantinya akan digunakan untuk menjalankan slide presentasi tersebut.GB-04

  • Klik Copy Link yang ada di kolom seperti terlihat pada gambar di atas dan simpan agar Anda bisa membuka file tersebut secara online dimana saja, darimana saja dan kapan saja. Link ini merupakan link yang bisa Anda bagikan ke rekan kerja, sahabat atau teman Anda. Anda juga bisa mengirimkan link tersebut ke email teman atau rekan bisnis Anda.

  • Klik tombol Start Slide Show untuk melihat hasilnya. Namun Anda juga bisa me-remote slside presentasi tersebut secara online dan tentu saja slide tersebut akan jalan di atas browser. Seperti terlihat pada gambar di atas, pada tahapan ini Anda harus sabar menunggu, dan perlu diketahui cepat lambatnya proses ini tergantung koneksi internet dan banyaknya slide yang dkan di sharing.

Untuk menjalankannya slide presentasi tersebut di komputer atau laptop Anda klik Start Beginning atau From Current Slide. Apabila sudah selesai melihat slide tersebut dan Anda harus menutup slide tersebut dengan mengklik tombol atau tab End Broadcast untuk memastikan anda telah selesai menggunakan fitur baru dari Microsoft PowerPoint 2010.

Memanfaatkan ICT Windows Server 2008


Pendahuluan

Setelah Anda melakukan instalasi dan telah menentukan password dan mengingatnya sebagai kunci untuk masuk Windows Server 2008 ada satu hal yang perlu diperhatikan adalah setelah traffic inbound diperbolehkan menuju server, anda bisa menggunkan menu Manage Your Server untuk menginstalasi aplikasi pada server sehingga server tersebut bisa berperan baik Print Server, File Server, Domain Controller (DC) dan lain lain-lain.

Untuk jelasnya mengenai tampilan awal jendela atau layar Initial Configuration Tasks di Windows Server 2008 coba perhatikan gambar berikut ini. Seperti Anda lihat, pada tampilan ini masih belum ada komponen yang diubah atau masih dalam keadaan normal (default). Untuk itu dari tampilan ini Anda bisa sedikit demi sedikit mengubah setup atau konfigurasi untuk Server anda.

Initial Configuration Task

clip_image002Gambar 1. ICT (Initial Configuration Task)

 

Microsoft Windows Server 2008 akan menggabungkan beberapa task konfigurasi server dengan menggabungkan tasks secara bersama dan memperlihatkan semua fitur dalam sebuah single-screen yang bernama ICT (Intial Configuration Task). Dengan menggunakan ICT ini anda akan leluasa melakukan berbagai hal yang berhubungan dengan sistem operasi yang Anda gunakan.

Menentukan kunci information termasuk password administrator, zona waktu, setting jaringan, dan nama server. Anda juga bisa join server anda pada sebuah domain. Umpamanya dengan mengklik link Provide Computer Name And Domain untuk membuka System Properties dengan tab Computer Named terpilih. Sebagai contoh berikut ini adalah contoh pengaturan tanggal dan waktu.

Kemudian hal yang sangat penting untuk dilakukan adalah mengkonfigurasi Network untuk Windows Server 2008 Anda. Pekerjaan ini sangat mudah dan biasa dilakukan untuk membuat IP Statis, DNS, maupun lainnya. Sebagai bahan latihan, berikut ini adalah langkah untuk membuat IP Statis, menambahkan DNS dan Gateway di Server Anda. Langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Klik Configure Networking. Setelah itu akan tampil kotak dialog Networking
  2. Klik kanan di ikon tersebut lalu klik Properties, komputer segera menampilkan kotak dialog Properties
  3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4)
  4. Klik Properties. Kemudian ketikkan IP Statis di kolom Use following IP address, isi untuk IP Statis Anda di kolom tersebut, mialnya 192.168.53.117, untuk Subnet akan terisi secara otomatis, Anda lanjutkan untuk mengiai Gateway, isilah dikolom Gateway, misalnya 192.168.53.1 dan untuk DNS Anda isi misalnya 192.168.53.1
  5. Klik OK lalu klik tombol Close

Selanjutnya setting lain yang harus Anda lakukan adalah mengganti nama komputer, caranya sebagai berikut:

  1. Klik Provide Computer Name and Domain, setelah itu akan tampil kotak dialog
  2. Klik Change dan setelah tampil kotak dialog berikutnya, di kolom Computer Name ketikkan nama Server Anda, misalnya SERVER-CORE
  3. Klik OK, kemuidian klok tombol Close untuk menutup kotak dialog tersebut, dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.

Mencari Windows Update untuk mengupdate software yang tersedia, dan memungkinkan untuk melakukan Automatic Updates, Windows Error Reporting (WER), serta mengikutsertakan dalam Customer Experience Improvement Program. Mengatur Windows Firewall pada server, dan memungkinkan Remote Desktop sehingga dengan demikian server tersebut bisa diatur atau dimanage secara remote menggunakan Terminal Services.

clip_image004Gambar 2. Jendela Utama Server Manager

 

Menambahkan peranan dan fitur-fitur pada server, umpamanya  untuk server tersebut akan dijadikan sebagai DC (Domain Controller). Maka jika server tersebut mau dijadikan DC, maka Anda harus mensetupnya terlebih dahulu dengan perintah DCPROMO. Gambar 6-5 adalah kotak dialog awal untuk melakukan setup atau instalasi DC (Domain Controler). Sebagai tambahan untuk menyediakan sebuah interface (antarmuka) pengguna yang bisa melakukan beberapa task tersebut, ICT juga menampilkan status informasi untuk setiap task, misalnya jika sebuah task telah dijalankan, maka dengan sendirinya link dari task tersebut berubah warna dari biru menjadi ungu seperti sebuah hyperlink standar.

Ini baru permulaan untuk jelasnya mengenai Active Directory ini akan dibahas dalam bab tersendiri. Karena bagian ini hanya merupakan penjelasan singkat untuk mengetahui kelebihdan dari Windows Server 2008.

Kemudian jika WER (Windows Error Reporting) telah dinyalakan, pesan "Windows Error Reporting on" akan ditampilkan disebelah item task yang bersangkutan. Sekali anda telah melakukan initial configuration pada server, maka Anda bisa mengklik link Print, E-mail atau Save This Information pada menu bawah. Hal ini akan membuka Internet Explorer dan menampilkan halaman result yang memperlihatkan konfigurasi yang telah diubah. Halaman result ini bisa ditemukan  pada %systemdrive%\users\<username>\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Server Manager\InitialConfigurationTasks.html, dan bisa disimpan, atau dikirimkan melalui e-mail sebagai suatu report atau laporan.

Selain itu, ada beberapa catatan tambahan yang tidak kalah oentingnya mengenai Initial Configuration Task tersebut, antara lain:

  • Melakukan beberapa task membutuhkan anda untuk log off dan mereboot mesin anda. Sebagai contoh, secara default ketika anda menginstall Windows Server 2008, account built-ini Administrator diaktifkan dan tidak mempunyai password. Jika anda menggunakan ICT untuk mengubah nama dari account ini atau menentukan sebuah password, anda harus melakukan log off dan kemudian log on lagi untuk melihat hasil dari perubahan tersebut.
  • Jika Windows Server 2008 mendeteksi bahwa instalasi atau setup berlangsung pada jaringan yang terbatas/dibatasi. Ketika anda pertamakali melakukan log on, bagian Update this Server dari ICT akan menampilkan link baru yang bernama Restore Network Access. Meng-klik pada link ini membolehkan anda untuk meninjau batasan-batasan akses jaringan pada saat ini dan mengembalikan (restore) akses jaringan penuh untuk server anda. Alasan bahwa kedua item lain pada bagian ini (Enable Windows Update And Feedback dan Download And Install Updates) tidak ditampilkan pada situasi seperti ini ialah kareana mesin yang dianggap berada pada keadaan karantina tidak bisa mengakses Windows Update secara langsung dan harus menerima update-an dari sebuah remediation server.
  • OEM bisa menkostumisasi layar ICT sehingga bisa menampilkan sebuah bagian tambahan pada bagian bawah yang bisa meliputi sebuah logo, deskripsi dan link-link task dari OEM tersebut yang bisa me-launch file-file EXE, DLL, dan script-script yang disediakan oleh OEM tersebut. Catatan, bahwa link-link task OEM tidak bisa menampilkan informasi status.
  • ICT tidak akan ditampilkan jika anda mengupgrade Windows Server 2008 dari versi sebelumnya dari Windows Server. ICT juga tidak ditampilkan jika setting Group Policy berikut ini dikonfigurasi: Computer Configuration\Administrative Templates\System\Server Manger\Do Not Open Initial Configuration Tasks Windows At Logon

Mengenal Server Manager

Setelah Anda masuk ke ICT (Initial Configuration Tasks), setelah melakukan tahap-tahap diatas termasuk menutup ICT, maka tool baru akan secara otomatis muncul, yang bernama Server Manager.

Tujuan dari Server Manager ialah untuk menyediakan cara langsung bagaimana menginstall fitur-fitur dan peran (roles) pada server anda sehingga bisa berfungsi dibawah lingkungan jaringan bisnis anda. Sebagai sebuah tool, Server Manager ditargetkan untuk kalangan pemakai IT umum yang bekerja pada organisasi dengan skala sedang (medium-size). Seorang spesialis IT yang bekerja pada perusahaan besar mungkin bisa menggunakan tool-tool tambahan untuk mengkonfiugrasi server yang baru terinstall Windows Server 2008. Namun sebagai contoh, dengan melakukan beberapa initial configuration tasks pada saat Anda mengkonfigurasi yang tidak diawasi menggunakan Windows Deployment Service (WDS) bersama dengan file .xml yang berjalan sendiri.

Server Manager juga memungkinkan anda untuk melakukan modifikasi seting apapun yang anda telah lakukan sebelumnya menggunakn layar ICT. Umpamanya akan mengaktifkan Remote Dekstop dengan mengklik link Configure Remote Desktop yang berada pada bagian kanan judul Server Summary. Bahkan, Server Manager membolehkan anda untuk mengkonfigurasi tambahan yang lebih canggih yang tidak terlihat dilayar, seperti mengaktifkan atau me-non-aktifkan Internet Explorer Enhanced Security Configuration (IE ESC) atau menjalankan Security Configuration Wizard (SCW) pada mesin anda.

Gratis : Microsoft Security Essentials


Pendahuluan

clip_image002Sebagai ancaman terhadap keselamatan dan keamanan, pengguna PC saat ini semakin berkembang. Salah satu Perusaan software terkemuka Micrososft Corp. secara aktif bekerja keras untuk membantu pengguna PC di seluruh dunia tetap terlindungi sehingga mereka memiliki pengalaman yang aman dan menyenangkan dalam  menggunakan komputer khususnya yang berbasis sistem operasi Microsoft Windows. Dalam hal ini, perusahaan tersebut terus berupaya membuat produk-produk yang lebih tahan serangan sampai penyediaan solusi yang dirancang untuk membantu membersihkan ekosistem, Microsoft berkomitmen menjadi yang terdepan dalam menyediakan perlindungan yang berkelanjutan bagi para konsumen hingga pelanggan enterprise terhadap ancaman yang baru hingga ancaman yang sudah ada sebelumnya

Selain mengambil keuntungan dari keamanan yang dirancang dan dibangun ke dalam produk-produknya, Microsoft juga mendorong konsumen untuk menggunakan perangkat lunak real-time anti-malware untuk membantu melindungi PC mereka. Ada banyak produk keamanan berkualitas yang dapat dipilih (baik yang dapat diperoleh secara gratis maupun yang berbasis langganan), namun, biaya dan hambatan kinerja menjadi halangan bagi banyak konsumen menggunakan perangkat keamanan yang up-to-date

clip_image004Untuk mengakomodasi permintaan pelanggan mengenai perlindungan anti-malware berkualitas yang mudah didapat dan tidak memperlambat kinerja sistem, Microsoft memperkenalkan Microsoft Security Essentials, anti malware tanpa biaya yang memberikan perlindungan berkualitas bagi konsumen terhadap berbagai ancaman, termasuk virus, spyware, rootkits, dan Trojan. Dan karena Microsoft Security Essentials ditawarkan secara langsung oleh Microsoft, konsumen dapat memiliki keyakinan bahwa perangkat lunak mereka unduh sah dan bukan perangkat lunak palsu yang dapat menginfeksi PC dengan malware.

Tersedia bagi Windows asli- berbasis PC, Microsoft Security Essentials telah didesain tanpa menimbulkan kerepotan dan difokuskan pada permintaan konsumen akan sebuah produk keamanan yang sesuai dengan kriteria sebagai berikut:

  • Perlindungan yang berkualitas
  • Mudah digunakan
  • Tidak mengganggu kinerja sistem

Perlindungan Anti Malware yang Berkualitas

Dengan serangan malware yang kian meningkat baik dari segi jumlah dan kekejamannya, serta meningkatnya insiden perangkat lunak keamanan yang jahat, perlindungan anti malware berkualitas yang diberikan dari sumber yang dapat dipercaya adalah sesuatu yang harus dimiliki oleh pengguna komputer masa kini. Dengan Microsoft Security Essentials, pengguna bisa merasa lebih aman karena mengetahui bahwa komputer mereka dilindungi dari virus, spyware dan perangkat lunak berbahaya lainnya oleh teknologi inti yang sama yang merupakan basis dari produk keamanan Microsoft yang telah memenangkan anugerah, yang disokong oleh Security Response Center Microsoft yang bertaraf dunia. Fitur keamanan pada Microsoft Security Essentials termasuk:

  • Perlindungan saat itu juga. Microsoft Security Essentials menggunakan perlindungan saat itu juga untuk membantu menanggulangi potensi ancaman sebelum ancaman itu punya kesempatan untuk menjadi masalah.

  • Dynamic Signature Service. Sebagai tambahan dari memanfaatkan signature unduhan harian, microsoft Security Essentials bisa melakukan pengesahan terhadap file yang mencurigakan dengan malware yang elah diketahu secara hampir saat itu juga dengan melancarkan Dynamic Signature Service. Aksi dari sumber yang tidak diketahui seperti koneksi jaringan di luar rencana, upaya untuk memodifikasi bagian-bagian dari sistem yang istimewa, atau mengunduh konten berbahaya yang telah diketahui, semua memicu permintaan pembaharuan dari Dynamic Signature Service.

  • Perlindungan Rootkit Microsoft Security Essentials meliputi beberapa teknologi baru dan telah dikembangkan untuk menyedialan pertahanan tambahan terhadap rootkit dan ancaman agresif lainnya. Teknologi ini meliputi pemantauan live kernel behavior untuk memantau integritas struktur kernel, mendukung direct file-system parsing untuk membantu mengenali dan menghilangkan program dan driver berbahaya yang tersembunyi dari sistem file, dan meningkatkan live rootkit removal yang secara dinamis memuat kernel mode driver baru sebagai bagian dari proses pembersihan sehingga bisa membantu keberhasilan dalam menghilangkan beberapa rootkit yang lebih maju.

  • Layanan Reputasi. Microsoft memahami betapa membuat frustrasinya membuat perangkat lunak keamanan memutuskan aplikasi yang sah sebagai malware, jadi Microsoft Security Essentials menggunakan layanan reputasi yang sigap untuk membantu mengenali perangkat lunak yang sah. Ketika ada file yang bekerja secara mencurigakan, Microsoft Security Essentials memeriksa layanan reputasi ini sebelum mengambil tindakan.

Mudah Didapat, Mudah Digunakan

clip_image006Sementara banyak solusi keamanan di pasaran saat ini, model langganan berbayar untuk keamanan pelanggan tidak memenuhi kebutuhan pengguna, termasuk mereka yang berada pada pasar yang baru, tempat biaya, ketersediaan alat pembayaran, seperti kartu kredit, yang terbatas serta ketidakleluasaan perangkat keras bisa membatasi penggunaan perlindungan keamanan inti. Untuk menanggulangi kebutuhan akan perlindungan berkualitas tanpa direpotkan oleh pembaharuan berlangganan tahunan dan rintangan pembayaran yang berhubungan dengan banyak produk suite, Microsoft membuat mendapatkan Microsoft Security Essentials dan tetap up to date dengan kemajuan perlindungan teknis dan keamanan menjadi mudah:

  • Tersedia secara cuma-cuma. Karena Microsoft Security Essentials tersedia secara cuma-cuma, tidak perlu melakukan proses pendaftaran yang berbelit untuk mendapatkan tagihan atau informasi pribadi.

  • Mengunduh secara langsung. Microsoft Security Essentials mudah didapatkan secara online, langsung dari Microsoft, yang artinya pegguna bisa percaya diri karena mengetahui bahwa merela mengunduh perlindungan anti malware berkualitas dari sumber yang dapat dipercaya.

  • Tidak ada konversi percobaan atau pembaharuan. Pengguna bisa dibuat bingung oleh percobaan dan pembaharuan tahunan, kebanyakan mereka percaya bahwa memiliki perlindungan antivirus yang up to date padahal jatah berlangganan mereka sudah kadaluarsa dan komputer mereka berisiko. Dengan Microsoft Security Essentials, pengguna bisa mengunduh perangkat lunak tanpa proses pendaftaran yang rumit dan tetap terlindung tanpa repot-repot memperbaharui setiap tahunnya.

  • Up to date. Microsoft Security Essentials secara otomatis memperbaharui untuk membantu memastikan bahwa signature, mesin anti malware dan aplikasinya selalu up to date dengan kemajuan perlindungan mutakhir. Signature malware baru diunduh setiap harinya dengan signature baru diakses secara hampir saat itu juga melalui Dynamic Signature Service ketika ada perilaku yang mencurigakan terdeteksi.

  • Antar muka pengguna yang intuitif. Tidak diperlukan tebak-tebakan untuk mengetahui apakah komputer kita terlindungi. Ketika ada masalah yang menarik perhatian pengguna, tombol perintah atau pemberitahuan muncul di tempat yang menyolok mata dengan saran tindakan apa yang harus diambil, sehingga mudah bagi pengguna untuk membereskan masalah ini dengan hanya satu klik saja.

Perlindungan yang Tenang

Microsoft Security Essentials dirancang untuk bekerja diam-diam dan secara efisien di latar belakang sehingga pengguna bisa memakai komputer berbasis Windows mereka sesuka hati – tanpa khawatir terganggu, pop-up atau kinerja sistem yang buruk. Untuk membantu komputer agar terlindungi tanpa membebani sumber sistem, Microsoft Security Essentials memasukkan fitur-fitur berikut ini:

  • Desain yang ringan. Karena Microsoft Security Essentials hanya anti malware, maka tidak menanggung beban produk suite dan memiliki ukuran unduhan yang lebih kecil.

  • CPU throttling. CPU throttling membantu memastikan bahwa sistem pengguna tetap responsive tehadap tugas-tugas yang mungkin dilakukan pengguna seperti membuka file atau jendela browser, memuat hasil pencarian, dll.

  • Pemindaian Idle-time. Pemindaian dan pembaharuan dijadwalkan untuk berjalan ketika komputer dalam keadaan ‘menganggur’ atau ‘idle’ dan menggunakan thread berprioritas rendah.

  • Caching yang cerdas dan penukaran memori aktif. Signature yang tidak sedang digunakan tidak menghabiskan tempat dalam memori yang tersedia, membuat Microsoft Security Essentials lebih ramah terhadap komputer yang lebih lama juga bentuk faktor yang lebih kecil dan memiliki kekuatan yang kurang.

Keperluan Sistem Microsoft Security Essentials

  • Sistem Operasi: Windows XP (Service Pack 2 atau Service Pack 3); Windows Vista dan Windows 7
  • Untuk Windows XP, komputer dengan:
    • CPU dengan clock speed 500 MHz atau lebih
    • Memori 256 MB RAM atau lebih
  • Untuk Windows Vista dan Windows 7, komputer dengan:
    • CPU dengan clock speed 1.0 GHz atau lebih
    • Memor 1 GB RAM atau lebih
    • VGA (display): 800×600 atau lebih
    • Penyimpanan: tersedia 140 MB ruang pada hard-disk
  • Koneksi internet itu diperlukan untuk penginstallan dan untuk menunduh definisi virus dan spyware terbaru untuk Microsoft Security Essentials.

Kesimpulan

Antivirus buatan Microsoft ini ternyata cukup bagus dan bisa digunakan dengan berbagai sistem operasi keluarga Windows, seperti WIndows XP, Vista dan Windows 7. Selain sudah teruji dan cukup canggih, kaena antivirus ini menggunakan perangkat lunak real-time anti-malware untuk membantu melindungi PC. Ada banyak produk keamanan berkualitas yang dapat dipilih (baik yang dapat diperoleh secara gratis maupun yang berbasis langganan), namun, biaya dan hambatan kinerja menjadi halangan bagi banyak konsumen menggunakan perangkat keamanan yang up-to-date.

MSE selain merupakan sistem operai antivirus gratis juga merupakan anti-malware berkualitas yang mudah didapat dan tidak memperlambat kinerja sistem, Microsoft memperkenalkan Microsoft Security Essentials beberapa waktu lalu, anti malware tanpa biaya yang memberikan perlindungan berkualitas bagi konsumen terhadap berbagai ancaman, termasuk virus, spyware, rootkits, dan Trojan. Dan karena Microsoft Security Essentials ditawarkan secara langsung oleh Microsoft, konsumen dapat memiliki keyakinan bahwa perangkat lunak mereka unduh sah dan bukan perangkat lunak palsu yang dapat menginfeksi PC dengan malware.

Tips Membuat Partisi di Windows 7


Pendahuluan

Ketika kita membeli komputer atau Laptop dan di dalamnya sudah terpasang Microsoft Windows 7 Ultimate, Professional atau Windows 7 Exterprise biasanya harddisk tidak dipartisi. Umumnya mereka membuatnya dengan 2 partisi dan 1 partisi saja yang terlihat, yaitu drive C. Sedangkan 1 partisi lagi secara otomatis disembunyikan (hidden). Tetapi kadang kalau kita menginstalnya sendiri umunya harddisk tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, misalnya C dan D.

Suatu ketika Anda memerlukan satu partisi lagi untuk menyimpan khusus untuk data-data hasil download, apabila ini memang sangat diperlukan, maka Anda harus membuat partisi baru. Di sini Anda bisa membagi drive C atau drive D tergantng banyaknya space kosong dalam harddisk tersebut.

Langkah-langkah

Dalam hal membuat partisi di Windows 7 ini banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya dengan menggunakan software khusus (Tripartit). Namun, sebenarnya Windows 7 atau Windows 8 juga menyediakan fitur untuk membuat partisi ini. Bagaimana menggunakan fitur tersebut? Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Klik tombol Start Windows 7
  • Klik kanan di Computer
  • Klik Manage. Setelah komputer Windows 7 Anda akan menampilkan kotak dialog Computer Management seperti gambar 1.

PARTISI-1

Gambar 1. Tampilan Computer Management

  • Klik dua kali Disk Management di bawah Storage, akan segera tampil kotak dialog seperti gambar 2

image

Gambar 2. Tampilan Computer Management tag Disk Management dan Gambar 3. Menu Popup

  • Klik kanan di salah satu drive yang akan dibuatkan atau ditambah dengan partisi baru, misalnya drive C, setelah itu akan tampil menu Popup, lalu klik Shrink Space dan biarkan program bekerja melakukan Querying Shrink Space. Dan apabila tidak terjadi kesalahan, maka akan tampil kotak dialog seperti gambar 4

image

Gambar 4. Tampilan menu Popup dan Gambar 5. Tampilan kotak dialog Shrink

  • Tentukan jumlah atau space yang akan dibuat pada kolom Enter the amount of space to shring in MB.
  • Klik tombol Shrink untuk melanjutkan proses pembuatan partisi baru tersebut.

PARTISI-7

Gambar 6. Hasil partisi sudah tampak

  • Setelah selesai proses Shrink dan sudah terlihat hasilnya seperti gambar 6 di atas, untuk selanjutnya Anda format hasil partisi tersebut. Caranya klik kanan tepat diatas drive yag masih tertulis Unalocated, setelah itu akan tampil menu Popup, lalu klik New Simple Volume.
  • Setelah kotak dialog New Simple Volume Wizard tampil klik tombol Next untuk melanjutkan. Kotak dialog Spesify Volume Size tampil Anda bisa atur sesuai keinginan, atau langsung saja Anda klik tombol Next untuk melanjutkan proses tersebut
  • Tentukan lokari drive yang diinginkan, dalam tampklan ini defaultnya adalah F

PARTISI-8

Gambar 7. Kotk dialog New Simple Violume Wizard untuk mulai proses performatan

  • Klik Next untuk melanjutkan, lalu tentukan jenis File System yang akan digunakan, di sini ada dua pilihan, yaitu exFAT dan NTFS. Pilih aja defaultnya, yaitu NTFS

PARTISI-8

Gambar 8. Kotak dialog dialog New Simple Violume Wizard berikutnya

  • Pada pilihan Alocation Unit Size Anda pilih default saja
  • Klik pada kolom Volume Label, lalu ketikkan Nama lebel untuk drive tersebut, misalnya SOFTWARE
  • Klik Next untuk melanjutkan

image

Gambar 9. Kotak dialog menentukan lokasi drive dan Gambar 10. Kotak dialog menentukan file system dan nama drive

  • Beri tanda pada pilihan Perform a Quict format dengan cara memberi tanda cetang di depan pilihan tersebut
  • Klik Next untuk melanjutkan
  • Klik Finish untuk mengakhiri proses format tersebut.

PARTISI-11

Gambar 11. Kotak dialog dialog Finish yang menandakan akhir darir proses pembuatan partisi dan format harddisk

Setelah menekan tombol Finisih berarti pekerjaan Anda telah selsai dilaksanakan. Dan hasilnya akan terlihat satu buat drive F yang masih kosong dengan space sesuai dengan yang Anda tentukan sebelumnya.