Virtual Machine Instances di Windows Azure


7-3Apabila Anda akan memasang sistem operasi di Windows Azure, apa yang harus dilakukan? Salah satu langkah awal yang harus Anda lakukan adalah membuat mesin virtual di Windows Azure tersebut. Caraya tentu Anda harus berada pada tab Virtual Machine. Selanjutnya apa yang harus dilakukan? Untuk jelasnya ikuti langkah berikut ini:

Dari tampilan di tab Virtual Machine, klik Virtual Machine Instances, lalu klik Create A Virtual Machine, tampilan halaman berikutnya bernama Virtual Machine. Klik Compute, selanjutnya klik Virtual Machine untuk melanjutkan, Form Gallery. Selanjutnya Windows Azure Anda akan menampilkan halaman berikutnya.

Selanjutnya Anda klik salah satu sistem operasi yang akan digunakan. Sebagai contoh dalam latihan ini penulis menggunakan Windows Server 2012 Datacenter.  Ini adalah salah satu sistem operasi yang bisa dipasang di Windows Azure.  Lalu klik tombol panah ke kanan untuk melanjutkan proses instalasi dan memilih Windows Server 2012 Datacenter.

7-4Kemudian klik tombol dropdown untuk menentukan Version Rellease Date, atau cukup menggunakan tanggal hari in atau sesuai defaultnya, klik di kolom Virtual Machine Name, lalu ketikkan nama mesin Anda, misalya BIOTEK. Lalu klik tombol dropdown pada pilihan Size untuk menentukan jumlah atau besarnya memory yang akan dipasang di sistem Anda. Jika akan menggunakan nilai defaultnya langsung saja Anda pindah ke kolom NEW USERNAME. Namun apabila akan mengatur dan mengubah SIZE default, Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Jika akan mengatur SIZE tersebut, maka klik tombol dropdown dipilihan SIZE, lalu klik salah satu pilihan yang sesuai, misalnya Medium ( 2 cores, 3,5 GB Memory). Selanjutnya Anda klik di kolom Username, lalu ketikkan user name Anda, misalnya tutangsaja, kemudian ketikkan P@$$word, klik tombol panah ke kanan untuk melanjutkan.

7-5Pada tampilan berikutnya yang wajib Anda isi adalah kolom Cloud Service, lalu klik tombol dropdown lalu pilih Create a new cloud service. Kemudian Anda klik di kolom Cloud Services DNS Name, ketikan nama DNS yang Anda inginkan, misalnya BIOTEK, ini sama dengan nama mesin yang sudah dibuat dihalaman setup sebelumnya. Klik di kolom Region/Affinity group/Virtual network, kemudian klik tombol dropdown dan pilih Southeas Asia, di kolom Storage Account Anda pilih Use an automaticaly generated accout. Pada kolom Availability Set Anda pilih (none) saja.. Kemudian Anda klik tombol panah ke kanan untuk melanjutkan, dan jika tidak terjadi kesalahan Anda akan melihat tampilan.

Klik tombol tanda centang  untuk mengakhiri pekerjaan ini. Dengan mengkuti langkah tersebut proses setup Virtual Machine di atas Windows Azure akan segera dilaksanakan. Untuk jelasnya Anda bisa memperhatikan proses instalasi Windows Server 2012 Datacenter sedang berjalan. Sampai di sini Anda bisa beristirahat untuk menunggu sampai berakhir proses instalasi tersebut.

Proses instalasi ini memerlukan waktu tidak lama, tergantung koneksi internet. Perlu diketahui, pada saat setup ini koneksi internet jangan sampai terputus, karena akan mengakibatkan rusaknya sistem dan mesin virtual yang sedang kita setup. Jika tidak terjadi kesalahan, maka tampilan di status yang sebelumnya Starting Provisioning akan berubah menjadi Runing.

7-11Perhatikan tampilan selanjutnya Anda akan melihat bahwa semua tombol di bagian bawah sudah menyala, ini berarti Anda sudah siap menjalankan Mesin Virtual yang sudah dedefinisikan tersebut. Namaun untuk itu ada aturan dan caranya. Perlu diketahui, ketika Virtual Machine sudah siap digunakan ada beberaa tombol penting yang perlu diketahui, antara lain, New, Connect, Restart, Shutdown, Attach, Detack Disk, Capture, dan Delete. Tombol-tombol tersebut penting untuk diketahu, terutama tombol yang menyala. Tombol yang penting diketahui manfaatnya antara lain:

  • Connect: Tombol ini digunakan untuk mengkoneksikan komputer atau laptop yang digunakan ke server Anda yang ada di Cloud atau di Windows Azure , servernya sendiri bisa di Singapura, Hongkong, USA, dan sebagainya tergantung ketika kita menentukan lokasi atau area, karena untuk saat ini server untuk area Asia Tenggara ada di Singapura.
  • Restart: Tombol ini digunakan untuk merestrat Virtual Machine yang ada di Windows Azure yang sudah Anda buat sebelumnya.
  • Shutdown: Tombol ini digunakan untuk mematikan Virtual Machine yang ada di Windows Azure.
  • Delete: Tombol ini digunakan untuk menghapus Virtual Machine atau mesin virtual yang sudah didefinisikan sebelumnya dan tidak digunakan lagi. Perlu diketahui, penghapusan mesin virtual ini akan berakibat semua komponen yang ada di lingkungan mesin virtual akan terhapus dan hilang. Untuk itu jika akan menghapus mesin virtual harus berhati-hati, karena akan berkibat patal jika sistem sudah berjalan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s