Setup Lync Server 2013 Standard (Bagian 3)


Sekarang kita akan menambah komponen yang ada di Lync Server 2013. Perlu diketahui, jika Anda belum sukses menginstalasi komponen Prepare Active Directory yang sudah saya jelaskan di tulisan sebelumnya, maka jangan harap Anda bisa melangkah untuk menginstalasi atau menambah komponen lain yang ada di Lync Server 2013 ini. Untuk itu jika Anda akan melangkah ke proses selanjutnya, proses pertama harus sukses dan pesannya Complete.

Sekarang kita akan menginstalas Administrative Tools. Sebenaranya Anda mungkin sudah sangat mengenal Administrative Tools ini, karena sejak Windows 2000 sampai Windows Server 2012 R2, bahkan di Windows 7 atau Windows 8 dan 8.1 Anda pasti menggunakan atau paling tidak melihat fitir Administrative Tools ini. Untuk prosesnya Anda cukup mengklik saja Install Administrative Tools seperti yang ada di gambar di bawah ini.

Instalasi Administrative Tools

clip_image002

Setelah mengklik Install Administrative Tools, maka di Windows Server 2012 Standard Anda akan tampak seperti gambar dibawah ini.

clip_image004

Sampai tahapan ini Anda sudah menginstalasi Administrative Tools. Selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menginstalasi atau menjalankan Topology Builder. Pekerjaan ini sangat peting dilakukan untuk membuat secara lengkap topologi yang diperlukan oleh Lync Server 2013 Standard. Maka jika fitur dan role yang diperlukan tidak lengkap, maka Anda diminta menambahnya terlebih dahulu.

Topology Builder

Untuk menjalankan Topology Builder Anda cukup klik saja Lync Server Topology Builder seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

clip_image005

Kemudian Anda tunggu dan biarkan proses berjalana sehingga akan rampil halaman Topology Biolder seperti gambar dibawah ini. Klik saja di depan New Topology, karena Anda baru pertama kali membuat Topology untul Lync Server 2013 ini.

clip_image006

Klik OK. Selanjutnya Anda biarkan program bekerja sehingga akan tampil halaman untuk menuliskan nama Topology Anda, mialnya Topology29Januari2014. Ini penting, tujuannya jika suatu waktu diperlukan maka Anda bisa menggunakan topologi ini.

clip_image008

Setelah menuliskan nama topology klik tombol Save untuk menyimpannya. Setelah menekan tombol OK, maka Lync Server 2013 akan menampilkan halaman Create New Topology

Ketikkan Primmary SIP domain Anda, mialnya bioteknologi.net. Nama ini adalah nama yang ada di komputer server (ADDS) dan nama ini akan dijadikan user@bioteknologi.net. Artinya nama ini sama dengan usir ketika pemakai akan menjalankan Lync dari Client atau pengguna akan JOIN ke domain Control atau istilah di Windows 2008 ke atas berubah menjadi ADDS (Active Directory Domain Services). Untuk jelasnya perhatikan gambar di bawah ini.

clip_image009

Klik tombol Next untuk melanjutkan, kemudian klik Next lagi sehingga komputer akan menampilkan seperti gambar di bawah ini. Di halaman Define the first site ini Anda diminta untuk menuliskan nama lembaga atau kantor atau perusahaan Anda. Ketikkan nama kantor Anda di kolom Name, misalnya Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Di kolom Description ketikan keterangan singkat perusahaan atau kantor Anda, misalnya sama Pusat Penelitian Bioeknologi LIPI.

clip_image011

Klik Next untuk melanjutkan.

clip_image013

Di halaman Specify Sie detail, ketikkan nama kota Anda. Di kolom City ketikan nama kota Anda, mialnya Cibinong Bogor, kemudian di kolom State/Province, ketikkan Jawa Barat dan di kolom Country/Region Code ketikkan Indonesia

Klik Next untuk melanjutkan.

clip_image014

Klik lagi Next. Setelah menekan tombol Next, maka akan tampil halaman Define The Front End polo FQDN. Di sini Anda harus mengetikan nama komputer Server yang digunakan untuk menginstalasi Lync Server 2013. Dalam contoh ini saya memberinama BLLYNCFE01

clip_image016

Klik Standrad Edition Server dan klik Next untuk melanjutkan.

clip_image018

Beri tanda centang di bagian depan Confrerencing (includes audio, video, Ana application haring) juga jangan lupa beri tanda centang di depan Enterprise Voice, lalu klik Next

clip_image020

Klik di depan Collocate Mediation Server dan klik lagi Next

Klik lagi Next untuk melanjutkan, lalu klik Next lagi dan biarkan program bekerja sehingga tampil pernyataan Finish seperti gambar di bawah ini.

clip_image022

Selanjutnya Anda lanjutkan dengan mendefinisikan untuk SQL Server. Ikuti proses yang ada sehingga ketika Anda menemukan tampilan seperti gambar di bawah ini Anda kektikkan nama komputer Lync Sever Anda. Dalam contoh ini saya menggunakan nama BLLYNCFE01\RTC dan klik Next untuk melanutkan.

clip_image023

Kemudian lanjutkan untuk mendefinisikan nama komputer yang nantinya akan digunakan sebagai OfficeWebApps. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

clip_image025

Ketikkan namanya Misalnya OfficeWebApps

Klik Finish

clip_image026

Klik OK

Klik Finish untuk mengakhiri proses ini.

clip_image028

Klik kanan tepa di atas Lync Sever sehingga akan tampil seperti gama di bawah ini

clip_image030

Klik kanan tepat di atas Lync Server, kemudian menu Popup akan tampil seperti gambar di atas. Lalu klik Publish Topology dan klik Publish. Jika tidak ada masalah Anda lanjutkan dengan menekn tombol Next

clip_image032

clip_image033

Akhirnya Publish Topology telah sukses dan Anda tinggal melanjutkan ke proses selanjutnya.

Sampai di sini konfigurasi Lync Server 2013 Standard telah selesai dikerjakan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai proses selanjutnya Insya Allah nanti akan saya lanjutkan.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Setup Lync Server 2013 (Bagian 2)


GB-02

Proses setup seperti dijelaskan di bagian sebelumnya mudah dan tidak menemukan kendala berarti. Memang, di bagian selanjutnya juga mungkin tidak akan menemukan masalah jika semua persyaratan sudah terpenuhi.

Jadi, sekali lagi gunakanlah Server dengan RAM 16 GByte dengan CPU yang sesuai, untuk Domain Control (ADDS) dan buat Mesin Virtual dengan RAM 6 GByte. Dan usahakan setup dari awal supaya tidak bermasalah. Selain itu, semua keperluan yang berhubungan dengan DC dan persyaratan untuk Lync Server 2013 dilengkapi sesuai dengan yang dijelaskan dalam tulisan saya di bagian sebelumnya.

Untuk selanjutnya, di tulisan ini saya akan menjelaskan step-step konfigurasi Lync Server 2013. Siapkan Software Lync Server 2013, siapkan juga OfficeWeb Apps dan Microsoft Silverlight. Sebenarnya untuk Office Web Apps dan Microsoft Silverlight bisa disiapkan belakangan setelah konfigurasi Lync Server 2013 diaksanakan.

Prepare Active Directory

Seperti di[erlihatkan gar di bawah ini, pilihan pertama yang harus Anda ambil untuk mengkonfigurasi Lync Server 2013 adalah Prepare Acticve Directory. Jika di sini bisa berjalan dengan Muklis dan dinyatakan OK dengan pernyataan yang tampil sukses dan Complate, maka langkah awal Anda sudah sukses. Namun jika muncul tulisan berwarna merah, maka Anda harus mencari solusi kesalahanannya ada di mana saja. Lakukan penambahan role dan feature di Windows Server 2008 atau 2012 baik untuk Server ADDS (Active Directory Domain Services) ataupun untuk Lync Server. Biasanya kesalahan ada di mesin Virtual yang diinstalasi Windows Server 2012 sebagai Pront End.

Untuk memaulainya Anda klik Lync Server Deployment. Setelah menekan tombol Lync Server Deployment, akan tampil seperti gambar di bawah ini.

clip_image002

Klik Prepare Active Directory. Setelah itu proses akan berjalan dan Lync Server 2013 akan menampilkan seperti gambar di bawah ini. Di sini terlihat mulai dari Prepare Schema, Verify Replication of Schema Partition, dan lain-lain terlihat Complete.

clip_image004

Dari sini Anda harus masuk terlebih dahulu ke Administrative User and Computer. Kemudian Anda tambahkan Lync Administrative User ke dalam Group. Perhatikan gambar Administrator Properties.

clip_image005

Kemudian Anda tambahkan CSAdminisrator dan TRCuniversalServerAdmins. Sekarang kembali lagi ke Lync Server Deployment Wizard

clip_image006

Dari sini Anda klik saja Prepare First Standard Edition Server. Di sini jika file tidak ada pada saat Anda menekan tombol Browse, maka Anda harus ada file bernama OCSCore.msi, file ini harus diinstalasi jika pada saat Wizard tidak jalan sempurna.

Selanjutnya klik Next saja untuk melanjutkan dan akhirnya akan terlihat proses seperti berikut ini.

clip_image007

Tunggu proses prepare ini sampai dengan selesai.

clip_image008

Sampai disini proses berjalan dengan mulus dan sempurna. Jika terjadi kesalahan Anda harus mengulanginya sampai dengan proses selesai dan menampilkan pesan dengan Status Completed.

Buat folder Share

Kenapa harus dibuat Folder Share? Ini untuk menampung file-file yang akan disetup nantinya, terutama berkaitan dengan database dan aplikasi lain yang berhubungan dengan Lync Server 2013. Untuk membuat folder ini sama saja seperti halnya Anda membuat folder. Hanya dini folder tersebut bernama SHARE. Kemudian folder yang berbana share tadi juga harus dishare sehingga seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini.

clip_image009

Masukkan komponen

  • RTCComponentUniversalSerivices
  • RTCHSUniversalServices
  • TRCUniversalConfigReflicator
  • TRCUniversalServerAdmins

Perlu diketahui semua komponen tersebut harus diambil atau ditambahkan dari Server ADCS, dan semua komponen statusnya harua Read/Write. Untuk jelasnya perhatikan gambar.

clip_image010

clip_image011

Kemudian tutuplah konfigurasi untuk folder SHARE ini dan kembali ke Lync Server 2013. Sampai disini langkah awal setup Lync Server 2013 sudah selesai. Untuk selanjutnya Anda bisa membacanya dibagian selanjutnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tulisan saya ini selesai, karena Lync Servernya di tempat saya sudah bisa digunakan, walaupun masih versi Trialnya.

-bersambung

Setup Lync Server 2013 (Bagian 1)


Di bagian sebelumya Anda sudah mempersiapkan infrastruktur berupa server berbasis Windows Server 2008 R2 dan di atas mesin tersebut juga sudah dipasang mesin virtual (Virtual Machine) yang sudah di setup Windows Server 2012 Standard Edision.

Sebagaimana kita ketahui, pada Windows Server DC atau ADDS diberi IP Address 172.16.51.2, DNS 172.16.51.2, dengan Subnet mask 255.255.254.0. Kemudian di mesin vurtual kita pasang IP Address 172.16.51.9, dengan DNS dan Subnet mask sama.

Setelah itu Anda JOIN kan Windows Server 2012 tersebut ke DS atau ADDS, sehingga bisa sinkron dan bisa saling berkomunikasi. Setelah semuanya selesai, baru Anda siapkan DVD master Lync Server 2013 dan lakukan setup seperti biasa.

Setup Lync Server 2013

Untuk setup Lync Server 2013 Standrad Edition sebenarnya tidak sulit, hanya ketika Anda mengkonfigurasi Lync Server 2013 baru akan merasakan kesulitan yang cukup berarti. Namun demikian tentu saja semua itu bisa dipelajari dan banyak petunjuk yang basa Anda gunakan. Salah satunya di blog saya ini. Untuk memulai Setup Lync Server 2013, ikuti langkah yang akan dijelaskan di bawah Ni.

  • Cari lokasi software Lync Server 2013
  • Klik Ikon Setup dan biarkan program bekerja

clip_image002

  • Setelah beberapa saat proses berlangsung maka akan tampil gambar Lync Server 2013 seperti di bawah ini.

clip_image003

  • Klik Install

clip_image004

  • Klik di depan I accept  the terms in the license agreement
  • Klik OK

clip_image005

  • Proses berjalan dan setelah itu segera tampil seperti berikut ini.

clip_image007

Sampai di sini Anda sudah siap untuk mengkonfigurasi Lync Server 2013 ini. Perlu diketahui bahwa untuk mencoba sebaiknya Anda mendownload versi Trial terbaru, sehingga akan jauh lebih sempurna. Perlu diketahui juga bahwa sebaiknya untuk mencoba aplikasi canggih ini gunakan yang Lync Server Standrad Edition.

– bersambung

Persiapan Setup Lync Server 2013 (Bagian 2)


ADDSSetelah semua fasilitas yang dibutuhkan sudah terpenuhi, termasuk Anda sudah selesai membuat mesin Virtual (Virtual Machine) di Windows Server 2008 R2 yang dijadikan ADDS, kemudian di mesin virtual sudah di setup Windows Server 2012 Standard dan sudah JOIN  ke Server ADDS tersebut, selanjutnya kita buat konfigurasi di Windows Server 2012 yang nantinya akan dijadikan server Lync Server 2013.

Sebelum dilanjutkan, Anda harus mengecek ulang komponen atau role yang sudah diinstal di Windows Server 2008 R2 yang dijadikan ADDS. Jadi yang harus ada di Windows Server 2008 R2 sebagai lingkungan kerja dari Lync Server 2013 adalah Role dan Feature sebagai berikut:

  • GB-01AD DS (Active Directory Domain Services)
  • AD CS (Active Directory Certificate Services)
  • DNS (Domain Name Sysem)

Menambah Role dan Fitur Windows Server 2012

Setelah Rore dan fitur yang sudah tarpasang di Windows Server 2008 R2, selanjutnya Anda tinggal melanjutkan untuk setup dan menambah Role di Windows Server 2012 yang nantinya akan disetup Lync Server 2013.

Penambahan Role dan Fitur ini harus dilakukan dengan teliti, karena nantinya ketika Anda melakukan setup dan instalasi Lync 2013 tidak akan menemukan masalah. Namun biasanya tentu saja jarang yang langsung bisa berjalan sempurna ketika menginstalasi Lync Server 2013 ini. Memang selain diperlukan pengalaman, SBS dari Lync 2013 dan tentu saja hardware dan software Aung digunakan juga harus sesuai.

Adapun Role dan Featur yang harus diinstal di Windows Server 2012 (persyaratan secara lengkap dapat di lihat di SBS Lync Server 2013). Namun yang disampaikan ditulisan ini saya rasa sudah cukup memenuhi syarat untuk setup Lync Server 2013. Role dan Featur yang dimaksud adalah sebagai berikut:

A. Role

  • Web Server (IIS)
  • Common Http Features Installed
    • GB-02Static
    • Default doc
    • Https errors
    • Health and Diagnostics
      • Http logging
      • Logging Tools
      • Tracing
      • Performance
        • Static Content Compression
        • Dynamics Content Compression
        • Security
          • Request Filtering
          • Client Cert Mapping Authentication
          • Windows Authentication
  • Management Tools
    • IIS Mgt Console
    • IIS mgt Scripts and Tools
    • Application Development
      • ASP.NET 3.5
      •  ASP.NET 4.5
      •  .NET extensibility 3.5
      •  .NET extensibility 4.5
      •  ISAPI extensions
      • ISAPI Filters

B. Features

  • Message Queuing | Message Queuing Services
  • Remote Server Administration Tools | Role Administration Tools | AD DS and AD LDS Tools
  • User Interfaces and Infrastructure | Desktop Experience
  • Windows Identity Foundation 3.5
    • .NET Framework 3.5 Features
    • .NET Framework 3.5
    • HTTP Activation (Important!)
    • Non-HTTP Activation
    • .NET Framework 4.5 (all options)GB-03

Setelah proses penambahan Role dan Featur di Windows Server 2012 selesai dilaksanakan Anda bisa boot server tersebut. Sampai di sini Anda pada dasarnya sudah siap untuk setup Lync Server 2013. Pada bagian 3 nanti akan dijelaskan langkah-langkah yang harus dikerjakan untuk setup Lync Server 2013 ini.

(bersambung)

Mudah-mudahan bermanfaat.

Persiapan Setup Lync Server 2013 (Bagian 1)


LYNC-SApa yang harus dipersiapkan?  Sebenaranya bagi yang sudah terbiasa dengan mendeploy Lync Server 2010, mungkin ketika Lync Server 2013 tdal akan mengalami kesulitan. Tetapi bagi pemula ini adalah pekerjaan berat yang harus mengerti banyak hal, mulai dari AD DS, AD LDS, AD CS, sampai dengan Hyper-V harus sangat memahami dan sudah mencobanya. Nah ketika mau setup Lync Server 2013, mungkin akan sedikit mehamahi, tetapi tentu saja harus ada e-Book SBS (Steb Bay Step) minimal. Kalau tidak, agan harap Anda bisa setup Lync Server 2013 degan baik.

Persiapan

Dalam tulisan ini secara bertahap saya akan mencoba memberikan sedikit gambaran, bagaimana mempersiapkan Server untuk setup Lync Server 2013. Saran saya, dalam hal menggunakan sistem operasi sebaiknya menggunakan yang stadard saja, begitu juga dengan Lync Server 2013, juga gunakan yang standar saja.

Siapkan minimal 2 buah komputer Server, dengan spesifikasi yang cukup. Komputer Server tersebut akan digunakan untuk keperluan:

  • Jaringan LAN dan tentu saja koneksi internet
  • Server AD DS (Active Directory Domain Services) atau lebih dikenal dengan DC (Domain Controler) dengan sistem operasi Windows Server 2008 R2 Standard
  • Satu buah mesin virtual untuk menginstalasi Lync Server 2013 Standard dengan sistem operasi Windows Server 2012 Standrad
  • Server untuk menjalanan Office Web Application (Office Web Apps) dengan sistem operasi Windows Server 2008 R2 atau bisa juga Windows Server 2012

Langkah 1

HYPER-VSetup Server Anda dengan sistem operasi Microsoft Windows 2008 R2 sampai dengan selesai, kemudian beri IP untuk server tersebut, misalya 192.168.51.1, kemudian promote atau buat server tersebut menjadi AD DS (Active Directory Domain Services) dan berinama misalnya BIOTEKNOLOGI.NET. Selanjutnya Anda tambah Role atau Feature bernama DNS DNS (Domain Name System), dan AD CS (Active Directory Certificate Sercice).

Hyper-V. Hyper-V adalah fitur yang akan digunakan untuk membuat Virtual mesin yang nantinya akan digunakan untuk mensetup Lync Server 2013 Standrad.  Selanjutnya buat mesin Virtual atau Virtual Machine di atas Server AD DS tersebut, dan berinama misalnya BLYNCFE01. Setelah membuat mesin Virtual Anda setup Windows Server 20012 Standard.

Setelah selesai setup, buat IP untuk Server Virtual Machine tersebut. Kalau di Server AD DS Anda memberi IP dengan 192.168.51.1,  DNS 192.168.51.1, maka untuk IP Address mesin virtual Anda masukkan 192.168.51.2 dengan Mask 255.255.255.0. Untuk nama komputernya Anda berinama sama dengan Virtual Machine, yaitu BLYNCFE01. Kenapa demikian? Untuk memudahkan saja, disamakan dengan nama mesin virtualnya.

WIN2012Setelah itu jalankan Server AD DS, selanjutnya jalankan Hyper-V dan aktifkan mesin Virtual Anda, kemudian jalankan Windows Server 2012 Standrad Anda, lalu JOIN kan ke server AD DS. Di Windows Server 2012 yang ada di Virtual Machine ini ada beberapa Role dan feature yang harus Anda tambahkan. Jadi sebelum Setup LYNC Server 2013 Standrad, Anda lengkapi dulu Role dan Feature di Windows Server 2012 yang ada di VM tersebut, karena jika ada yang terlewat, maka ketika Anda akan setup Lync Server 2013 akan mengalami banyak masalah. (bersambung)

Mudah-mudahan bermanfaat.

Sinkronisasi SkyDrive Pro


SINK-01Jika Anda sudah memiliki Akun di Office 365 bisa dengan mudah menyinkronkan data yang ada di SharePoint dengan komputer atau laptop atau Komputer PC Anda. Dengan memanfaatkan fitur canggih ini Anda bisa leluasa bekerja dan mengelola file menggunakan Windows Explorer. Di sini data dan dokumen Anda secara otomatis akan tersinkronkan ke SharePoint setiap kali Anda bekerja secara online.

Bagaimana menggunakan fitur tersebut? Dalam hal ini untuk menggunakan fitur tersebut Anda harus memiliki SkyDrive Pro dan sudah terpasang di komputer Anda. Aplikasi ini sebenarnya sudah SINK-02tersedia ketika Anda mensetup atau menginstalasu Office 2013 (pada edisi Standar atau Professional). Bagi Anda yang sudah berlangganan atau memiliki akun di Office 365 yang mencakup aplikasi Office 2013, juga sudah bisa memanfaatkan futur ini dengan mudah. Jika Anda tidak mempunyai Office 2013, sebenarnya Microsoft sudah menyiapkan file unduhan gratis SkyDrive Pro tersebut.

Cara paling sederhana untuk menyinkronkan SkyDSINK-03rive Pro yang ada di Office 365 dengan Laptop atau komputer PC Anda adalah dengan masuk ke SkyDrive Pro lalu klik tombol Sync atau Sinkronisasi. Setelah Anda menekan tombol Sync tersebut, akan segera tampil kotak dialog sinkronkan sekarang. Kemudian Anda klik saja tombol Sinkronkan sekarang, untuk mulai menyinkronkan SkyDrive Anda. Klik Show My file, di kotak dialSINK-04og untuk membuka folder SkyDrive tersinkronkan.

Di sini akan terlihat semua file yang ada dalam folder SkyDrive Pro. Di sana juga akan terlihat folder berbagai dengan semua orang. Jika Anda klik folder tersebut, akan tampil semua file yang ada dalam folder berbagi tersebut.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Setup AppLocker di Windows 8.1


APPLOCKER-01Ketika saya presentasi Applocker merupakan salah satu slide yang saya tampilkan. Begitu juga degan demonya kadang saya menyampaikan materi ini. Fitur ini sangat akrab ditelinga para pengguna Windows 8.1, AppLocker untuk keamanan aplikasi yang digunakan. Jadi fitur ini diciptakan untuk menjaga sistem keamanan pengguna Windows 8.1.

Apakah AppLocker itu? AppLocker merupakan fitur sudah ada sejak Windows 7, Windows Server 2008R2 diperkenalkan. Jadi sekarang fitur ini tersedia pada APPLOCKER-02Windows 8, Windows 8.1, Windows Server 2008R2, Windows Server 2012 dan Windows Server 2012 R2. AppLocker merupakan pengganti dari Restriction Policies yang ada pada sistem operasi Windows versi dibawah Windows yang dijelaskan di atas.

Kemudian Anda mungkin akan bertanya juga, apa gunanya AppLocker?  AppLocker sangat berguna bagi administrator sehingga dia dapat mengontrol bagaimana pengguna dapat mengakses dan menggunakan file, seperti . Exe file, script, Windows Installer file . MSI, .MSP, DLL. , dan lain-lain. Sebagai gambaran berikut ini beberapa manfaat bagi pengguna Windows 8, Windows 8.1, Windows Server 2012 dan Windows Server 2012 R2.

  1. APPLOCKER-03Membatasi jumlah dan jenis file yang bisa di jalankan oleh user dengan cara mencegah dijalankannya aplikasi unlicensed atau malicious serta membatasi ActiveX controls yang terinstall.
  2. User hanya dapat menjalankan aplikasi-aplikasi yang di setujui oleh perusahaan.
  3. Mengurangi bocornya data-data perusahaan dari unauthorized software seperti spyware dan maleware.
  4. Sistem administrator bisa memanfaatkan Group Policy Object untuk melakukan manajemen AppLocker.
  5. Applocker dapat menetapkan aturan-aturan berdasarkan digital signature, publisher, nama produk, nama file dan versi dari file, penugasan aturan bisa berdasrkan security group atau secara individu, membuat pengecualian untuk file .exe, menggunakan audit-only mode untuk mengidentifikasi file yang tidak di ijinkan untuk di jalankan dan untuk mempermudah administrasi terdapat fasilitas untuk import dan export rules.
  6. Secara default AppLocker rules tidak memperbolehkan pengguna untuk menajalankan file apapun yang tidak di ijinkan karena itu sistem administrator harus selalu meng-update daftar aplikasi-aplikasi apa saja yang boleh di jalankan.

Ketika AppLocker diaplikasikan, itu pun hanya aplikasi yang di perbolehkan oleh perusahaan, user akan banyak mengeluh karena tidak semua aplikasi (kecuali aplikasi yang di bolehkan) bisa di jalankan tetapi dengan berjalannya waktu user akan mulai memahami policy perusahaan dan user akan mengerti. Perlu diketahui juga bahwa untuk mengaplikasikan AppLocker kepada semua user dalam domain sistem administrator bisa memanfaatkan group policy.

Selanjutnya bagaimana mengaplikasikan AppLocker tersebut sehingga komputer kita aman dari berbagai mallware, spam, dan lain-lain. Berikut ini sedikit setup agar AppLocker bisa dimanfaatan.

  • APPLOCKER-06Tekan tombol Windows dan R secara bersamaan, kemudian Anda ketikkan gpedit.msc, dan tekan tombol Enter.
  • Setelah jendela Local Group Policy tampil klik dua kali Computer Configuration,
  • Klik dua kali Windows Settings,
  • Klik dua klik Scurity Settings,
  • Klik dua kali Application Control Policies, setelah itu pilihan AppLocker segera tampil.
  • Klik dua kali AppLocker dan klik kanan pada Excetutable Rules, sehingga tampil menu PopUp akan tampil
  • Klik Create New Rule, setelah itu segera tampil kotak dialog Create Excecutable Rules.
  • Selanjutnya Anda klik tombol Next untuk melanjutkan dan Anda sekarang berada pada pilihan Permission
  • Klik salah satu pilihan yang tersedia, misalnya Allow.
  • Klik tombol Select di kolom User or goup, setelah itu segera tampil jendela User and Group
  • Klik Advanced, dan jendela berikutnya segera tampil. Pilih dan klik Find Now untuk mencari pilihan user yang akan digunakan, sebagai contoh saya menggunakan user Tutang, maka dari itu klik Tutang dan klik OK
  • Klik lagi OK
  • Klik tombol Next untuk melanjutkan. Setelah Anda pada pilihan berikutnya, Anda akan melihat tiga pilihan, yaitu PublisherPath dan File Hash. Publisher pilihan ini akan melakukan pengecekan apakah licensednya resmi dari Microsoft atau kompatibel dengan windows system anda. Path pilihan ini akan mem-protect user yang akan menjalankan sebuah aplikasi pada path/lokasi tertentu pada drive anda atau File Hash digunakan apabila anda mengizinkan user menggunakan aplikasi yang tidak berlisensi.
  • Untuk kali ini pilih Publisher dan klik Next untuk melanjutkan
  • Klik tombol Browse , lalu cari file .exe, di salah satu drive di bawah folder Program Files, yaitu suatu aplikasi yang anda APPLOCKER-07izinkan menggunakan license dari Microsoft atau bisa juga aplikasi lain yang kompatibel , dalam contoh ini saya menggunakan aplikasi Windows Media Player untuk itu klik file wmplayer.exe dan klik tombol Open
  • Klik tombol Next untuk melanjutkan
  • Pada tampilan ini Windows 8.1 memberikan pilihan, apakah Anda akan memberikan pengecualian pada User “Tutang” lagi. Apabila mengambil pilihan yang tersedia tersebut, lanjutkan dengan mengklik “Next”. Selain itu Anda juga bis langsung mengklik tombol Create.
  • Setelah Anda menekan tombol Create Windows 8 akan memberikan pernyataan, yaitu Do you want to create the default role nows? Anda jawab cukup dengan menekan tombol  Yes

Sampai di sini proses instalasi atau setup AppLocker telah selesai, dan sekarang AppLocker telah aktif pada aplikasi Windows Media Player, dan menandakan Windows Media Player untuk saat ini aman. Anda bisa juga menambahkan fasilitas AppLocker ini terutama untuk aplikasi yang sering digunakan untuk online.

Mudah-mudahan bermanfaat.

ttd