Setup SharePoint (2)


Setelah sebelumnya Anda sudah mensetup aplikasi pendukung SharePoint 2010, selanjutnya Anda setup SharePoint-nya. Apa yang harus Anda kerjakan terlebih dahulu?

Jalankan semua server Anda (Domain Control) terlebih dahulu. Pastikan juga bahwa feature DNS sudah terinstall di server DC. Untuk jelasnya, sebelum Anda melakukan setup pastikan IP Address semuanya sudah Anda setup, misalnya Server DC dengan nama BIOTEKNOLOGI.NET dengan IP 172.16.51.9, server ini juga sekaligus dijadikan DNS Server juga. Selanjutnya Server SHAREPOINT dengan IP 172.16.51.11 dan Server SQLSERVER dengan IP 172.16.51.10, kemudian Anda masukkan IP Address 172.16.51.9 sebagai DNS Server di kedua server ini.

Langkah yang tidak kalah pentingnya adalah membuat OU (Organizational Unit) di server DC untuk akun di SharePoint dan di Microsoft SQL Server. Untuk itu buatlah OU di server DC, berinama untuk OU tersebut, misalya OUSharePoint, kemudian buat tiga buah usir, asing-masing SP_Admin, SP_Sql, dan SP_Farm. User ini nanti akan digunakan ketika Anda mensetup SQL Server 2008 R2.

Selanjutnya Anda jalankan Server SHAREPOINT yang sebelumnya sudah ditambah beberapa Role penting seperti Web Server (IIS), Microsoft SQL Server 2008 Native Client, Hotfix for Microsoft Windows (KB976462), Windows Identity Foundation (KB974405), Microsoft Sync Framework Runtime v1.0 (x64) dan lain-lain. Setelah server jalan baru Anda setup SharePoint 2010. Caranya ikuti langkah berikut ini.

Msukkan master SharePoint 2010 Anda. Pastikan jika Anda menggunakan Hyper-V server tersebut sudah bisa membaca DVD sehingga proses setup bisa berjalan sehingga setelah dimasukan master SharePoint akan tampil seperti gambar 1.

SHP2-01

Gambar 1. Tampilan setup SharePoint

Untuk mengetahui apakah komponen yang diperlukan sudah terinstal atau belum Anda klik Install software prerequisites. Biarkan program bekerja dan apabila semua komponen yang diperlukan sudah terpasang dan dinyatakan Complete Anda bisa melanjutkan ke setup SharePoint 2010.

SHP2-02

Gambar 2. Semua komponen yang diperlukan sudah terinstal

Setelah selesai Anda klik tombol Finish untuk menutup kotak dialog Install software prerequisites tersebut dan kembali halaman depan untuk melanjutkan proses Instalasi SharePoint 2010.

Mulai Setup SharePoint

Bagaimana memulai Setup SharePoint? Berkut ini akan dijelaskan tahapan yang harus Anda lakukan untuk Setup SharePoint Server 2010. Langkahnya sebagai berikut:

Dari tampilan gambar 1, Anda klik pilihan Install SharePoint Server. Setelah itu program akan berkerja dan akan tampil seperti gambar 3 dibawah ini. Di sini Ada dua pilihan yaitu Standalone dan ServerFarm. Pilihan ini bisa Anda ambil salah satu sesuai keperluan, jika Anda cukup dengan Standalone, maka ambil pilihan tersebut, sedangkan jika Anda akan menggunakan banyak untuk pengembangan lebih lanjut, maka pilih ServerFarm. Untuk kali ini Anda pilih dan klik Server Farm.

SHP2-03

Gambar 3. Mulai Setup SharePoint Server 2010

Setelah memilih dan mengklik ServerFarm, maka SharePoint 2010 akan mulai proses instalasinya.

SHP2-04

Gambar 4. Memilih Complete pada pilihan Server Type.

Setelah mengklik pilihan Complete – Install alk komponen. Can Ade server do krom a SgerePoint Farm klik tombol Install Now

SHP2-05

Gambar 5. Proses instalasi sedang berjalan

Pada tahapan ini Anda tinggal menunggu proses instalasi ini dan tidak perlu menekan Tombol apapun di sini sehingga proses instalasi dinyatakan komplet. Jika tidak terjadi masalah makan akan tampil pilihan seperti gambar 6 di bawah ini.

SHP2-06

Gambar 6. Instalasi komplit.

Pada pilihan ini Anda jangan menggunakan ilham Run Configuration Wizard dulu, karam kita belum melakukan setup Microsoft SQL Server 2008R2nya. Jadi untuk sementara Anda klik di depan pilih Run The SharePoint Products Configuration Wizard Now untuk menghilangkan tanda centang.

Klik tombol Close untuk menutup jendela Run Configuration Wizad ini.

Sampai di sini proses Instaasi SharePoint Server 2010 telah selesai dan tidak terjadi kesalahan. Untuk selanjutnya kita akan mencoba menginstalasi Microsoft SQL Server 2008R2.

– Bersambung, tulisan selanjutnya akan mensetup Microsoft SQL Server 2008 R2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s