Mengkonfigurasi Hyper-V di Windows 8.1 (1)


Seperti pada tulisan saya beberapa waktu lalu, bahwa Hyper-V tidak hanya disediakan Windows Server saja, Windows lain seperti Windows 7, Windows 8 atau Windows 8.1 juga menyediakan fitur Hyper-V ini. Hanya tentu saja tidak semua Window tersebut menyediakan fitur tersebut, hanya yang versi 64 bit saja yang menyediakan fitur Hyper-V ini. Jadi apabila Anda akan setup Windows 8.1 dan ingin memasang beberapa sistem di komputer Anda, maka Anda harus menggunakan Windows 8.1 64 bit supaya tersedia fitur Hyper-V.

Microsoft Windows 8.1 menyediakan banyak tools yang dapat digunakan untuk mengatur atau memanage kerja sistem operasi komputer Anda. Apa sebenaranya Hyper-V atau Virtualisation? Anda dapat membaca tulisan saya sebelumnya yang berkaitan dengan Hyper-V atau Virtualization ini, tentunya di log saya ini. Kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana menambah fitur dan setup atau menambah mesin di atas Windows 8.1 dengan memanfaatkan fitur Hyper-V. Memang, pada dasarnya sama saja, Hyper-V di Windows Server ataupun di Windows versi sebelumnya.

 HYPER-V-01

 Kemudian, untuk menambah Roles Hyper-V atau Virtualization di Windows 8.1, dari Control Panel tersebut Anda pilih dan klik Programs, setelah itu Windows 8.1 akan menampilkan Control Panel berikutnya. Kemudian Anda klik saja Programs and Features tersebut sehingga Windows 8.1 akan menampilkan jendela pilihan berikutnya.

Selanjutnya Anda klik Programs and Feature, komputer kembali menampilkan jendela berikutnya.

 HYPER-V-03

Selanjutnya Anda klik pilihan Turn Windows features on or off. Setelah menekan tombol plihan tersebut, Windows 8.1 akan menampilkan pilihan seperti gambar 4, klik di depan Hyper-V, sehingga pilihan lain yang ada dibawah pilihan tersebut seperti Hyper-V Management Tools dan Hyper-V Platform akan tampil. Untuk melanjutkan proses penambahan Roles ini Anda klik OK.

HYPER-V-04

Setelah Anda menekan OK, Windows 8.1 akan bekerja dan pada akhirnya Anda diminta untuk melakukan boling. Biarkan komputer Boot dan ikuti semua petunjuk sampai dengan proses instalasi dan penambahan oles tersebut selesai dan Anda masuk lagi dengan menggunakan login Administrator.

Perlu diketahui bahwa untuk memanfaatkan fasilitas canggih ini ada beberapa persyaratan yang wajib dipernuhi dan ini merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, yaitu komputer server yang digunakan harus mendukung Hyper-V atau virtualization. Salah satu CPU yang mendukung fasilitas Hyper-V ini adalah CPU 64 bit, untuk kelompok Intel adalah Intel VT sedangkan untuk AMD adalah AMD-V. Selain CPU yang harus mendukung virtualization, motherboard yang digunakan harus mendukung penuh virtualization. Disamping itu tentu saja memori yang digunakan juga harus cukup untuk keperluan virtualiasasi, misalnya untuk Laptop minimal menggunakan memory 4 GByte. Tujuannya tentu untuk menundukung kemampab dan kinerja komputer dengan Hyper-V tersebut.

Membuat Mesin Baru

Seperti halnya ketika Anda menggunakan Microsoft Windows 7 64 bit, untuk menjalankan Hyper-V Anda perlu membuat atau mendefinisikan nama mesin baru. Untuk membuat atau mendefinisikan mesin baru dengan memanfaatkan Hyper-V ini, Anda harus menjalankannya dari Windows 8.1 yang digunakan, kemudiakn Anda jalankan Hyper-V Manager. Setelah itu segera tampil halaman Wizard untuk mendefinisikan mesin baru yang diinginkan.

Untuk jelasnya, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

Klik Hyper-V Manager. Jendela Hyper-V segera tampil. Selanjutnya Anda klik Action dan pilih New

HYPER-V-07

HYPER-V-08

Klik Virtual Machine setelah itu segera tampil halaman Wizard

 HYPER-V-09

Klik Next untuk melanjutkan.

 HYPER-V-10

Kemudian setelah tampil halaman untuk menentukan Directory, dan lokasi untuk mesin baru, klik Next untuk melanjutkan

 HYPER-V-11

Klik Generation1 dan klik Next untuk melanjutkan

 HYPER-V-12

Di halaman berukutnya Anda harus mengalokasikan jumlah atau besarnya memori yang akan digunakan. Di sini sebaikya Anda memilih Use Dynamic Memory for The virtual Machines. Tujuannya agar memori yang digunakan bisa berubah sesuai kebutuhan. Selanjutnya Anda klik tombol Next untuk melanjutkan.

 HYPER-V-13

Selanjutnya Anda atur juga penggunakan kartu jaringan (NIC) yang akan digunakan, lalu klik Next untuk melanjutkan proses ini.

Setelah menekan tombol Next, Anda atur juga penggunakan harddisk untuk mesin baru Anda, lalu klik Next dan apabila proses yang dilakukan sudah selesai akan tampil summary dan proses dinyatakan telah selesai dan tidak terjadi kesalahan.

HYPER-V-14

Klik Next.

HYPER-V-15

Di sini Anda harus menentukan lokasi Drive DVD/CD atau ISO untuk sistem yang akan digunakan ketika menginstalasi sitetem tersebut. Klik Next untuk melanjutkan

 HYPER-V-16

Klik Next sekali lagi.

HYPER-V-17

Klik Finish untuk mengakhiri pekerjaan Anda.

Sampai di sini Anda sudah bisa mensetup dan membuat mesin baru dengan memanfaatkan Hyper-V di Windows 8.1. Di bagian selanjutnya akan dibahas bagaimana menjalankan Hyper-V.

  • Tulisan beirkutnya akan membahas Menjalankan Microsoft SQL untuk SharePoint
  • Menjalankan Hyper-V (2)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s