DFS Namespace dan DFS Replication


10-5Kalau kita berbicara media penyimpanan data, seperti sharing data, saharing file dan sebagainya memang tidak sulit, dan semua sistempun, seperti pada Windows 7, Windows 8, Windows 8.1 bahkan Windows 10 dan sebagainya. Namun tentu dalam sebuah server penyimpanan file, sharing folder, dan sebagainya tidak demikian ada aturan, ada ketentuan yang tidak bisa dilewati.

Windows Server sejak kehadirannya dan cikal bakalnya ada di Windows NT Server dan Windows Server 2000, 2003, 2003R2, 2008, 2008R2 sampai Windows Server 2012R2 menyediakan fasilitas canggih yang bernama DFS (Disrubuted File System). Dalam DFS ini ada beberapa dua teknologi yang paling dikenal dan banyak digunakan, yaitu DFS Namespace dan DFS Replicaton.

  1. Namespace

DFS Namespace merupakan suatu server untuk mengelola file system yang telah menjadi “network resaurces”. Dalam suatu jaringan, sumber daya file bisa terdapat pada beberapa server yang terpisah dan dalam hal ini user harus mengingat alamat server mana user tersebut memeliki file yang akan digunakan. Untk membuat dan menggunakan DFS Namespace ada beberapa persyaratan, seorang administrator jaringan sebelum mengimplementiasikan DFS namespaces salah satu server harus mengkonfigurasi:

  • Harus menggunakan Sistem Operasi Windows Server
  • Server tersebut harus di buat DC (Doamain controler) atau ADDS (Active Directiry Domain System)
  • Media penyimpanan nemespaces harus dalam format NTFS
  • Semua Workstation atau client harus menggunakan sistem operasi Windows 7 Professional, Windows 7 Enterprise, Windows 7 Ultimate, Windows 8 Professional, Windows 8 Eterprise, Windows 8.1 Professional atau Windows 8.1 Enterprise.
  1. DFS Replication

10-7DFS Replication merupakan multimaster yang mendukung penjadwalan replection menggunakan protocol kompresi baru yang di namakan RDC (Remote Ceferintial Compresision), di mana bisa digunakan untuk mengupdate file dalam jaringan yang memiliki bandwich terbatas. RDC mendeteksi penambahan, pengurangan, pengeditan ulang dari suatu file. Adapun salah satu persyaratan untuk mengaplikasi DFS replication adalah sebagai berikut:

  • ADDS schema harus di update supaya DFS replication bisa di terapkan.
  • Server yang di joinkan harus menggunakan sistem operasi berbasis Windows Server
  • Jika menggunakan anti virus, maka Anti Virus yag digunakan harus kompatibeld engan DFS Replication
Advertisements

One thought on “DFS Namespace dan DFS Replication

  1. Pingback: Struktur DFS di Windows Server 2012R2 | TUTANG MM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s