Windows Firewall di Windows 8.1


Firewall yang disertakan pada Windows 8.1 memiliki banyak fungsi, powerful, dan penggunaannya juga sangat mudah. Sangat sesuai bagi user yang sering berpindah-pindah dari satu jaringan ke jaringan lain, misalnya dari rumah ke jarigan atau LAN di kantor, dari kantor ke LAN di kampus dan seterusnya, bahkan bisa juga sering menggunakan hotspot publik yang saat ini mulai marak.

Bagaimana setting Firewall di Windows 8.1? Caranya mudah, pertama Anda masuk ke Control Panel, kemudian pilih Firewall. Coba perhatikan gabar Firewall, di sana terlihat ada 3 pilihan utama (kalau join ke domain) akan ada Domain Network, Private Network, dan Guest or Public Network.

FIRE-01Kalau komputer kita di set ke HomeGorup, dimana network discovery akan dihidupkan dan membuat kita bisa melihat komputer lain yang terhubung dalam jaringan HomeGroup dan juga bisa memanfaatkan folder sharing yang ada di salah satu komputer dalam jaringan HomeGroup tersebut. Sebagai contoh dengan Homegroup akan membuat komputer yang terkoneksi dapat me-share gambar, musik, video dan dokumen maupun sharing Printer, tapi kadang-kadang ada folder yang tidak ingin dishare, maka Anda dapat memilih tidak dishare.

Jika jaringan Anda berupa LAN dan dilengkai degan DC (DomainControler) atau ADDS dan ada beberapa komputer tidak JOIN ke domain, maka tidak akan bisa memanfaatkan folder yang di share di server jika Firewallnya diaktifkan. Sedangkan apabila ingin memanfaatkan folder sharing atau DFS (Distributed File System) yang ada dalam jaringan tersebut, maka Firewallnya jangan diaktifkan.

FIRE-03Anda bisa dengan mudah mengaktifkan dan menonaktifkan Firewall ini dengan cara mengklik Turn Windows Firewall on or Off. Setelah itu akan tampil jendelan untuk pengaturan Firewall tersebut. Di jendela Customize Firewall ini Anda bisa mengatur seting sesuai keinginan, misalnya untuk domain settings Anda pilih Turn on Windows Firewall, lalu pada pilihan di bawahnya Anda klik misalnya Block all incoming connection, including those in the list of allowed app. Anda bisa memberi tanda centang pada pilihan yang dikehendaki, setelah selesai klik OK.

Seperti telah diejalaskan di atas terlihat tiga pengaturan Firewall tersebut, yaitu “Domain Network“. Pilihan ini akan tampil apabila komputer Anda terkoneksi ke jaringan LAN dengan ADDS.

Pilihan berikutnya adalah “Private network“, network discovery akan hidup secara default, kebetulan komputer saya terhubung ke Domain Windows Server (ADDS), oleh karena itu secara otomatis Windows Firewall akan mengenalinya dan mengklasifikasikan sebagai domain network.

Public Network“ merupakan pilihan yang tepat bila kita sedang mengakses internet di area publik seperti restoran, kafe, ataupun saat memakai koneksi dengan internet melalui handphone. Memilih Public Network akan membuat setting Network Discovery off secara default sehingga komputer lain di jaringan tidak bisa melihat keberadaan anda dan pilihan profil ini akan membuat anda tidak bisa membuat atau bergabung kedalam homegroup.

Untuk setiap profil network, secara default Windows Firewall akan memblokir koneksi dari program yang tidak ada didalam daftar FIRE-02whitelist. Namun Windows 8.1 dan mungkin juga Windows 8 memperbolehkan anda melakukan setting berbeda untuk setiap profil. Untuk mengkonfigurasi akses program untuk setiap profile cara dengan memilih Advanced Setting di bagian kiri layar. Beberapa setting yang dapat diubah antara lain:

  • Inbound connections
  • Outbound connections
  • Connection Security
  • Monitoring

Di sini Anda bisa mengatur Firewall Anda sesuai keinginan dengan cara mengklik salah satu pilihan yang ada mulai dari Inbound connections, outbound connections, connection security dan monitoring. Perhatikan gambar yang berkaitan dengan firewal tersebut.

Advertisements

Kisi-kisi UAS Jaringan Komputer 2014


4-14Untuk UAS semester genap ini semua materi yang pernah disampaikan ikut diujikan, tentu saja dengan diseleksi sedemikian rupa sehingga sesuai dengan materi yang diujian tersebut. Kali ini materi UAS diawali dengan mengisi, menjelaskan dan pendapat mahasiswa yang berkaitan dengan materi jarkom.

Seperti biasa untuk UAS dibagi menjadi bebrapa bagian, yaitu A, B dan C. Di mana bagian A mahasiswa diminta untuk menjelaskan berkaitan dengan materi jaringan komputer, dan bagian b membuat garambaran, flowchart dalam sebuah jaringan, dan bagian C sedikit perhitungan.

Di bgaian Untuk materi penjelasan ini meliputi prinsip-prinsip kerja, perbedaaan antara OSI dan TC/IP, penjelasan mengenai penggunaan TELNET, dan sebagainya. Kemudian untuk memperkaya wawasan, mahasiswa juga harus meyelesaikan soal lain juga termasuk penjelasan, diantaranya mengenai mode transmisi, bradcast, Classfull Addressing dan Casslass Addressing, media transmisi seperti Fiber Optic, dan sebagainya.

Selain itu agar mahasiwa mengerti juga mengenai konsep, flowchart dan sebagainya, maka di bagian berikutnya, yaitu soal bagian B mahasiswa diharapkan mampu menggambarkan yang berhubungan dengan konsep routing, topologi jaringan, arsitektur IPv6, DHCP. Domain isolation dan sebagainya. Sedangkan dibagian C mahasiswa diminta untuk menghitung Subneting.

Walaupun Anda sudah membaca kisi-kisi ini, namun mahasiswa tetap diharapkan membaca semua materi yang sudah diberikan, baik teori maupun praktikum. Selamat membaca dan sukses selalu.

Seminar Mingguan “Menggunakan Folder Sharing”


SHAREDalam suatu jaringan penggunaan shared folder atau folder sharing merupakan suatu hal yang lumrah dan banyak digunakan. Salah satu keuntungan menggunakan jaringan computer adalah berbagi device, file, resource dan sebagainya. Namun kadang-kadang dalam hal file atau folder sharing bisa juga berbahaya jika tidak digunakan dengan benar sesuai dengan aturan, misalnya Bapak/Ibu memberikan atau meminjamkan akun (account) dan kata sandi (password) ke orang lain, meminjamkan komputer kepada orang lain tanpa keluar atau SIGN OUT terlebih dahulu dari Windows, dan sebagainya.

Beberapa waktu lalu saya memberikan pencerahan kepada pengguna jaringan di lingkungan Puslit Bioteknologi LIPI, bahwa demi keamanan dan kenyamanan terutama berkaitan dengan penyimpanan dokumen, maka pada tahao awal dijelaskan mengenai penggunaan Folder Sharing. Memang ke depan akan lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan DFS dan semua komputer yang terhubung ke jareigan harus JOIN ke domain.

Menggunakan Folder Sharing

Akun dan kata sandi yang harus digunakan untuk masuk ke server DATACENTER adalah akun yang biasa digunakan berinternet. Jadi diharapkan Bapak/Ibu mengingat akun dan kata sandi tersebut. Namun kalau lupa, silahkan saja menghubungi petugas Admin.

Data atau file yang boleh disimpan dalam folder sharing ini adalah file yang umum digunakan, antara lain:

  • Data yang dibuat menggunakan aplikasi Microsoft Word (DOC, DOCX)
  • Data yang dibuat menggunakan aplikasi Microsoft Excel (XLS, XLSX)
  • Data yang dibuat menggunakan aplikasi Microsoft PowerPoint (PPT, PPTX)
  • Data yang dibuat menggunakan aplikasi Microsoft Access (MDB)
  • Data-data lain yang berhubungan dengan pekerjaan termasuk foto, gambar (image), data statistik, dan lain-lain.
  • Data video dan audio yang berkaitan dengan penelitian

Sedangkan data yang tidak boleh disimpan dalam folder ini antara lain:

  • Data-data pribadi termasuk foto kegiatan pribadi
  • Data video dan film
  • File-file lagu, dan lain-lain.

Struktur DFS di Windows Server 2012R2


10-19Beberapa bulan lalu saya pernah menulis mengenai DFS (baca: DFS namespace dan DFS replication). Dalam tulisan tersebut sudah saya jelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan DFS tersebut. Dsalam tulisan ini saya akan menjelaskan struktur dari DFS yang ada di Windows Server 2012R2.

Sebenarnya untuk mengimplementasikan DFS (Distributed File System) tidak sulit, namun sebelumnya Anda harus mengetahui struktur dari DFS tersebut. Sebagai gambaran berikut ini akan dijelaskan struktur DFS yang ada pada Windows Server 2012R2

  • DFS Root merupakan share folder yang disebut dengan namspace yang akan ada dalam jaringan, dalam share folder, user dapat menambah dan mengurangi file maupun folder.
  • DFS link merupakan share folder yang berada pada server lain yang berada dalam root DFS ketika user dapat mengakses link ini, maka akan di redirect ke share folder di server
  • DFS target atau replica, merupakan suatu link apabila menginginkan dua atau lebih folder beserta kontenya menjadi identik dengan ketentuan link tersebut berada dalam replication group.