Memanfaatan ReadyBoost Di Windows 10


Apakah Anda sudah memasang Windows 10 di Laptop Anda? Trus apakah sudah mencoba fitur yang bernama ReadyBoost? Fitur ini sebenarfnya sudah ada sejak Windows Vista di perkenalkan, namun tentu saja terus dikembangkan dari segi kemampuannya. Namun perlu diketahui bahwa sebelum Anda membeli Laptop dan memasang sistem operasi harus diperhatikan kemampuan dari lapotp dan tentu saja nantinya akan berhubungan erat dengan fitur dari sistem operasi yang akan Anda pasang.

Kalau kita perhatikan saat ini jarang dan bisa dikatakan hampir tidak ada laptop, netwbook atapun komputer PC yang menggunakan memory 512 Mbyte atau 1 GByte. Umumnya sudah terpasang memori di atas 1 Gbyte. Namun kadang-kadang kapasitas slot memori yang tersedia untuk laptop atau netbook kelas mengenah umumnya sudah maksimal 2 Gbyte dan apabila akan menaikan memori sudah tidak memungkinkan lagi karena mainboard yang digunakan sudah tidak memungkinkan lagi untuk dipasang atau ditingkatkan kapasitas memorinya.

Oleh karena itu apabila Anda akan membeli laptop atau komputer sebaiknya dicek sampai berapa apabila suatu saat memoriya akan ditingkatkan. Namun demikian, bagi mereka yang sudah terlanjur dan memiliki laptop atau komputer dengan memori maksimal 1 Gbyte, maka solusi agar Laptop, netbook atau komputer Anda bisa bekerja maksimal yaitu dengan mengingkatkan Virtual Memori dengan memanfaatkan fasilitas yang bernama ReadyBoost.

 Memory tidak masalah

Sebenarnya fasilitas Readyboost ini sudah diperkenalkan sejak beberapa waktu lalu, tetapi tidak semua pengguna mengenal dan memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kecepatan komputernya.  Fitur ini sangat mumpuni dan cukup baik bila digunakan secara maksimal. Sehingga dengan memanfaatkan fitur canggih ini komputer yang sebelumnya sedikit lambat akan tertolong dan kecepatannya akan meningkat dibandingkan sebeumnya.

Apa yag dimaksud dengan ReadyBoost? Readyboost adalah fitur canggih yang disediakan Microsoft untuk meningkatkan performa komputer dengan memanfaatkan USB Flash disk, SD Card ataupun Memory Card. Sebagai contoh, untuk meningkatkan Virtual Memory, Anda akan menggunakan USB FlashDisk misalnya Kingstone 4 GB. Dengan menggunakan FlashDisk tersebut, kecepatan komputer Anda akan meningkat.

READYB1

Gambar 1. Salah satu tanda baha flashdisk yang digunakanmendukung fasiltas ReadyBoost, sehingga terlihat Speed up my system Using Windows ReadyBoost

Dengan teknologi ReadyBoost tersebut komputer akan mampu menyediakan cache memory sebagai perluasan RAM (Random Access Memory) komputer untuk meningkatkan kinerja Microsoft Windows 10. Sebagaimana kita ketahui bahwa, sistem operasi khususnya keluarga Microsoft Windows mempunyai jalur cepat untuk mengakses resources dari memori dibandingkan lewat media lain seperti hard disk. Oleh karena itu peningkatan virtual memory akan sangat membantu dalam hal ini.

 Langkahnya bagaimana?

Untuk menggunakan fitur ReadyBoost tersebut Anda siapkan Flashdisk. Sebelumya Anda coba masukkan FlashDisk tersebut apakah mendukung ReadyBoost atau tidak. Jika mendukung, maka akan tampil seperti gambar AutoPay dan disitu terlihat pilihan Speed up my system (Using Windows ReadyBoost).

Dengan melihat kompatibilitas tersebut, maka dapat dipastikan FlashDisk Anda mendukung fasilitas Readyboost. Untuk selanjutnya lakukan proses format, pada saat format  tersebut pahatikan Anda harus menggunakan pilihan NTFS (New Technology File System), FAT16 (File Alocation Table), atau FAT32 saja. Setelah proses format selesai dilaksanakan Anda bisa langsung memanfaatkan fasiltas tersebut. Untuk itu cara yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan USB Flash disk atau memory card dengan kapasitas minimal 1GB, mendukung standar USB 2.0 serta harus kompatibel dengan ReadyBoost.
  2. Kemudian, sistem akan memberikan pilihan apakah USB Flash disk tersebut akan digunakan untuk media penyimpanan atau untuk ReadyBoost. Di sini Anda pilih untuk ReadyBoost.
  3. Pilihlah menu ‘Use this device’ dan tentukan kapasitas memorinya, jika Anda tidak akan menggunakan memori default yang sudah ditentukan secara otomatis oleh Windows 10 Anda.

Selain cara di atas, Anda juga bisa menggunakan fasilitas ReadyBoost dengan cara yang lebih umum dilakukan, yaitu: Klik kanan muuse Anda tepat di USB Flashdisk Anda, pilih dan klik Properties, lalu klik Readyboost. Setelah itu klik Dedicated this device to Readyboost atau bisa juga dengan memilih Use this device, kemudian Anda tentukan jumlah memori yang akandigunakan. Apabila sudah selesai klik Apply atau OK.

READYB2

Gambar 2. Memilih Windows ReadyBoost

Setelah melakukan proses seperti yang dijelaskan di atas, untuk mengetahui hasilnya Anda cukup mengklik Flashdisk, akan terlihat pada Faslhdisk tersebut berwarna merah seolah penuh dengan data. Kemudian Anda klik USB tersebut dan akan terlihat file baru bernama ReadyBoost. Kalau Anda klik lagi di atas file ReadyBoost, maka akan tidak bisa membuka file tersebut, karena memang bukanlah file data.

Kenapa menggunakan memori flash yang mendukung fitur ReadyBoost untuk melakukan caching dan mengizinkan Windows 10 untuk melakukan pembacaan disk secara acak dengan performa yang umumnya 80 hingga 100 kali lebih cepat ketimbang hard disk tradisional biasa?  Di sini fungsi caching bisa diaplikasikan ke semua isi dari hard disk seperti dll, sys, dan lain sebagainya.

READYB3

Gambar 3. Sudah memilij Dedicate this device to ReadyBoost

Perangkat memori flash umumnya lebih lambat memang saat digunakan untuk memproses I/O secara berurutan (sequential I/O), sehingga untuk memaksimalkan performa, ReadyBoost menawarkan logika untuk mengenali permintaan pembacaan secara berurutan yang besar, untuk itu lalu mengizinkan permintaan-permintaan tersebut dilayani oleh hard disk, sehingga kecepatan maksimal akan didapatkan.

Persyaratan ReadyBoost

Untuk menjalankan fitur ReadyBoost apakah memerlukan persyaratan khusus? Sebenarnya tidak memerlukan persyaratan khusus. Namun tidak semua perangkat keras bisa digunakan dan mendukung fasilitas ReadyBoost yang disediakan Microsoft untuk meningkatkan kemampuan Virtual Memory. Sebagai gambaran berikut ini adalah beberapa persyaratan minimal untuk menjalankan dan memanfaatkan fitur ReadyBoost tersebut.

  • Kapasitas yang dibutuhkan minimal 256 MiB (atau 250 MiB setelah pemformatan).
  • Perangkat yang lebih besar daripada 4 GiB akan memiliki hanya 4 GiB yang bisa digunakan untuk fitur ReadyBoost.
  • Perangkat tersebut harus memiliki waktu akses 1 milidetik atau bahkan kurang dari 1 milidetik.
  • Perangkat tersebut harus mampu melakukan pembacaan paling tidak 2,5 Megabyte per detik. Sementara itu untuk pembacaan acak dalam blok 4 KiB di atas keseluruhan drive tersebut. Selain itu perangkat keras yang digunakan juga harus mampu melakukan penulisan paling tidak 1,75 Megabyte per detik untuk penulisan secara acak dalam blok 512 KiB di atas keseluruhan drive tersebut.
  • Perangkat tersebut minimal harus memiliki ruangan kosong sebesar 235 MiB.
  • Selain itu perangkat tersebut juga harus diformat dengan menggunakan NTFS, FAT16, atau FAT32. Sistem berkas exFAT tidak didukung oleh fitur ReadyBoost. Untuk keamanan sebaiknya Anda forat NTFS saja.
  • Fitur ReadyBoost dalam Windows Vista, Windows Server 2008 atau Windows 8 hanya dapat mendukung satu perangkat saja yang bisa digunakan untuk fitur ini. Jadi jika Anda akan memanfaatkan dua FlashDisk sekaligus, maka hal ini tidak mungkin bisa dilakukan, karena hanya satu perangkat saja yang didukung pada saat sistem bekerja.

Perlu diketahui bahwa jumlah kapasitas memori flash yang dapat digunakan untuk akselerasi Windows ReadyBoost yang direkomendasikan adalah satu sampai dengan tiga kali jumlah kapasitas memori yang terinstalasi dalam Laprop, NetBook atau komputer Anda. Dengan melihat fitur ini secara mendalam kemungkinan besar banyak juga yang tertarik untuk memanfaatkan ReadyBoost untuk meningkatkan kinerja Windows 10 Anda.

 

Advertisements

Kisi-kisi Manpro


A. Kisi-kisi berkaitan dengan soal pilihan

Teman-teman, tidak terasa sekarang sudah mau UAS lagi. Untuk soal UAS mata kuliah Manajemen Proyek ada dua jenis terdiri 10 soal pilihan dan 5 soal menjawab. Untuk soal UAS kali ini saya mengambil 25% dari soal UTS, dan sisanya dari pengalaman dan materi yang disampaikan selama perkuliahan berlangsung.

PROJEK1Dari 10 soal memilih jawaban Anda harus mempelajari Project Contraint, berkaitan dengan kegiatan perencanaan,  5 fase penting dalam manajemen proyek, manajemen proyek berkaitan dengan kegiatan pelaksanaan, dan lain-lain.

Kemudian yang perlu juga Anda pelajari adalah berkaitan dengan Trade off Triangle atau Tri-le Contraint. Ini juga harus Anda baca dan pelajari. Selanjutnya yang berkaitan dengan 5 daya utama dalam organisasi adalah salah satu hal yang perlu dikuasai apabila Anda akan menggarap suatu pryek.

Estimasi biaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam manajemen proyek, oleh karena itu Anda harus mempelajarinya. Selanjutnya yang berkaitan ddengan penanganan sebuah proyek dalam sebuah organisasi biasanya dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, di sini ada 3 jenis pengorganisasian secara matrik. Ini perlu Anda pelajari karena sangat berkaitan dengan penanganan sebuah proyek.

Anda harus mempelajari secara mendalam berkaitan dengan estimasi seperti dijelaskan di atas, karrna dalam sebuah kegiatan proyek khususnya proyek SI, ada beberapa pilihan capaian estimasi biaya dan pertanggungjawaban. Kemudian salah satu tool atau aplikasi yang banyak digunakan dalam menyusun Manajemen Proyek adalah Microsoft Project. Untuk menyusun sebuah proyek memang akan lebih baik kalau kita menggunakan tools tersebut. Fitur apa saja yang perlu dipelajari dan dikuasi ketika Anda menggnakan Micrsoft Manajemen Project sebagai tools dalam penyusunan perencanaan proyek?

B. Kisi kisi berkaitan pertanyaan

Untuk UAS kali ini Ana diminta menjawan pertanyan yang ada. Di sini saya mengambil beberapa soal dari UTS dan sisanya dari pertemuan setelah UTS. Semua materi ada di slide dan materi yang sudah saya sampaikan.

Pertanyaan secara umum antara lain Anda diminta menjelaskan mengenai proyek, manejemen proyek, program dan lain-lain serta perbedaaannya. Kemudian Anda juga diminta menjelaskan berkaitan dengan stakebolder dana manajemen proyek, dan lain-lain.

Dalam proyek dikenal beberapa tahapan, antara lain Forward Pass dan Backward Pass serta jaur kritis. Di sini Anda diminta menjelaskan dari gambar yang ada. Selanjutnya yang juga tidak kalah pentingnya untuk dipelajari adalah berkaitan dengan kegiatan proyek. Kembali Anda diminta menjelaskan kegiatan sebuah proyek.

Soal terakhir yang ada dalam UAS kali ini, Anda diminta menggambar berkaitan dengan struktur, baik yang berkaitan dengan proyek, struktur organisasi, dan sebagainya.

Jadi soal UAS kali ini sudah ada dalam slide. Untuk itu Anda bisa mencari dan memintanya pada teman Anda di kampus.

Fitur baru Windows Server 2016


Dalam waktu dekat akan hadir sistem operasi server “Windows Server 2016”. Apa kelebihan Windows Server 2016? Jawabnya pasti banyak role dan fitur baru yang disediakan Windiws Server 2016. Salah satu yang tidak pernah di Windows Server sebelumya adalah Nano Server. Apa itu Nano Server?

GB-02Selain nano server, yang menjadi perhatian di Windows Server 2016 adalah Hyper-V. Karena dengan adanya Hyper-V, ke depan tidak lagi ditanya berapa banyak Windows Server 2016 terpasang di server, melainkan berapa banyak mesin Virtual Machine atau Hyper-V yang bisa diaplikasikan dalam sebuah mesin server. Jadi demikian bisa terlihat bahwa saat ini bukan bentuk fisik yang harus banyak melainkan sudah mengarah pada pemanfaatkan VM (Virtual Mesin) baik berupa Hyper-V ataupun Windows Azure yang ada di Cloud.

Jika Anda menggunakan pilihan GUI tampilan Windows Server 2016 nyaris sama dengan Windows 10. Hanya tentu saja dari feature dan roles jelas sangat berbeda, Windows 10 disiapkan untuk tablet, desktop dan Worksation, sedangan Windows Server diisiapkan sebagai sistem operasi server. Kemudian apakah Windows Server 2016 mendukung berbagai device yang ada saat ini? Jelas Windows Server 2016 mendukung semua device yang ada saat ini sebagaimana Microsoft mengaplikasikannya di Windows 10.

Nano Server

Jika Server Core sudah teredia kenapa Microsoft mengeluarkan teknologi baru bernama Nano Server pada Windows Server 2016? Sebenarnya kalau dilihat dari beberapa hal Nano Server hampir sama dengan server core, hanya yang menjadi perbedanaan yang sangat signifikan antara server core dengan nano server adalah dimana Nano Server 20 kali lebih kecil dari Server Core, dengan kemampuan nyaris sama dengan Server Core.

Nano Server adalah bagian penting dari komputasi modern, terutama berkaitan dengan berkembangnya teknologi cloud. Bahkan untuk Microsoft Windows Azure kemugkinan besar ke depan Nano Server akan sangat berperan, terutama bagi mereka yang memiliki koneksi internet tidak terlalu baik. Service apa yang disediakan Nao Server? Untuk sementara memang masih terbatas pada bebeapa fitur saja, seperti sistem operasi host untuk komputasi awan menggunakan Hyper-V, platform untuk menyebarkan aplikasi berbasis cloud, dan host untuk operasi server file.

Melihat perkembangan saat ini tampaknya perusahaan akan mencoba memanfaatkan dua teknologi yang disiapkan Windows Server 2016 seperti Nano Server atau Server Core dan tetap menjadi pilihan di Windows Server 2016. Namun demikian tentu tidak sedikit perusahaan yang tetap akan memanfaatkan Windows Server 2016 secara utuh.

Hyper-V

Sebenarnya arsitektur Windows Server Virtualization dari Windows Server 2016 sangat berbeda dibandingkan dengan arsitektur virtualisasi pada umumnya. Konsep Hyper-V di Windows Server 2016 tetap masih mempertahankan apa yang disebut degan Hypervisor dan mengadopsi konsep microkernelized. Implementasi dari microkernelized memungkinkan sebuah instance virtual machine berperan sebagai partisi parent dan instance yang lain sebagai partisi child. Semua instance virtual machine akan berjalan diatas hypervisor, namun tentu saja dari segi keamanan dan kecanggihan fitur Hyper-V Windows Server 2016 sangat mumpuni.

Partisi parent bertanggung jawab untuk mengorganisasi partisi child, dan manajemen virtualization stack. Partisi parent juga bisa disebut sebagai partisi root karena partisi ini dibuat pertama kali saat inisialisasi hardware server. Partisi root adalah pusat dari power management, organisasi hardware, dan manajemen hypervisor. Peran partisi parent sebagai virtualization stack sehingga software component berkerja diatas hypervisor dan berkerja bersama untuk mendukung virtual machine di system. Virtualization stack berkomunikasi dengan hypervisor dan melakukan semua fungsi virtualisasi. Partisi parent pun dianggap sebuah instance, sehingga IT Administrator dapat dengan mudah mengubah sebuah child menjadi parent jika dibutuhkan.

Kalau melihat konsep microkernelized adalah driver yang dibutuhkan antar partisi parent dan dalam hal ini physical server tidak memerlukan suatu perubahan. Namun yang perlu diingat adalah Hyper-V membutuhkan sebuah CPU atau prosesor dengan dukungan virtualisasi. Server dengan CPU yang beredar saat ini seperti Xeon E-3, semuanya sudah mendukung virtualization. CPU (Central Processing Unit) atau processor dengan dukungan virtualisasi sangat dibutuhkan untuk menjalankan mesin-mesin virtual, karena data dan code untuk hypervisor tersebut tidak dipetakan dalam address space guest. Sehingga hypervisor hanya bisa berjalan di atas CPU yang mendukung penggunaan extension tersebut.

Windows Server 2016 Technical Preview3 sekarang sudah tersedia untuk download. Seperti biasana karena saat ini sudah mengarah ke vitualisasi maka kehadiran sistem operasi server tersebut selalu bersamaa dengan SCVMM (System Center Virtual Machine Manager) 2016, dan ini berarti bahwa pengguna pada akhirnya bisa mengatasi dan mengontrol mesin-mesin virtual dengan SCVMM tersebut.

Microsoft Azure dan One Drive


uika-2015Beberapa  hari lalu saya berbicara mengenai Microsoft Azure, Windows 2016 dan One Drive. Dalam seminar ini saya menjelaskan mulai dari Microsoft Azure sampai dengan OneDrive dan penggunaannya. Selain itu, saya juga menjelaskan mengenai Windows Server 2016 yang ada di Azure.

Apakah Microsoft Azure atau lebih dikenal dengan Windows Azure? Windows Azure adalah platform komputasi awan (cloud computing) dari Microsoft yang menawarkan berbagai layanan SaaS (Software as a Service) untuk membangun aplikasi web yang scalable. Selain digunakan untuk membangun aplikasi, layanan ini juga sekaligus menyediakan platform hosting dengan skema pembayaran ketika resource komputasi digunakan saja (pay as you go).

Di belakang infrastruktur Windows Azure adalah data-data center yang didirikan oleh Microsoft yang tentunya telah berpengalaman dengan infrastruktur layanan web mereka seperti Hotmail, Windows Live, MSN dan Bing. Sehingga dengan Windows Azure ini pengguna bisa memanfaatkan berbagai kecanggihan komputasi modern seperti Hybrid Cloud dimana dengan teknologi ini Public Cloud dan Private Cloud yang di-implementasikan oleh suatu organisasi/perusahaan. Sehingga dengan Hybrid Cloud pengguna bisa memilih proses bisnis mana yang bisa dipindahkan ke Public Cloud dan proses bisnis mana yang tetap berjalan di Private Cloud.

uika-20152Sebagai contoh, Perusahaan A, menyewa layanan dari Windows Azure (Public Cloud) sebagai “rumah” dipakai untuk aplikasi yang mereka buat, tapi karena peraturan perundang-undangan, data nasabah dari perusahaan A tidak boleh disimpan di pihak ketiga. Karena perusahaan A tersebut taat pada aturan yang ada, data nasabah tetap disimpan di database sendiri (Private Cloud), dan aplikasi akan melakukan koneksi ke database internal.

One Dreive

Sebagaimana kita ketahuibahwa OneDrive merupakah salah satu fitur dari Windows live dan keluarganya. OneDrive adalah layanan file hosting untuk menyimpan atau meng-upload dan sinkronisasi file ke cloud storage. Microsoft telah merilis aplikasi resmi OneDrive Clent sehingga akan lebih memudahkan pengguna untuk mengelola account OneDrive langsung lewat komputert atay desktopnya. Di sini cuoup dengan menginstal aplikasi OneDrive pada PC, kita dapat mengakses, menelusuri, dan meng-upload file ke account OneDrive melalui komputer desktop secara langsung.

Seperti telah dijelaskan dimuka, bahwa dengan OneDrive kita bisa dengan mudah menyimpan data berupa file diatas awal dan tentu saja kapan pun kita bisa membuka dan mengeditnya, dengan sistem operasi apapun Anda bisa menjalankan aplikasi seperti Word, Excel, dan lain-lain, tentu saja komputer yang Anda gunakan harus sudah terhubung ke inernet.

OneDrive selain bisa digunakan untuk menyimpan file juga bisa digunakan sebagai media untuk sharing file, sharing dokumen dan lain-lain. Hanya tentu saja sebelum Anda menggunakan fitur tersebut sebelumnya Anda harus sudah memiliki Account di MS, Live atau Hotmail.

OneDrive saat ini memberikan space penyimpanan sebesar 7 GB san dapat diupgrade menjadi 25GB, kapasitas yang cukup besar ini bisa digunakan untuk menyimapn berbagai file dokumen termasuk file grambar atau foto, begitu juga dengan tampilannya, sebagaimana layaknya Windows Explorer OneDrive sangat mudah untuk dimanage. Selain itu Anda juga bisa berbagi file atau dikumen dengan dengan orang lain melalui dunia maya, data yang disimpan di OneDrive, file tersebut di Sharing dan bisa juga dengan memberikan linknya kepada yang memerlukan.

Shortcut Keyboard Windows 10


LOGODulu di Windows 8 dan 8.1 Anda mengenal beberapa tombol penting untuk mempercepat proses penggunaan suatu aplikasi. Di Windows 10 juga trersedia, jumlahnya juga relatif sama. Windows 10 menyediakan shortcut tidak kurang dari 20 shortcut keyboard untuk mempercepat proses penggunaan aplikasi apapun yang ada di Windows 10 tersebut.

Tombol apa saja yang bisa digunakan untuk mempercepat proses tersebut? Berikut ini akan dijelaskan beberapa tombol alternatif atau lebih tepat Shorrtcut Keyboard.

Beberapa Tombol Penting

  • Menekan tombol Windows Logo Key+Tab secara bersamaan digunakan untuk mengaktifkan Task View.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+A secara bersamaan mengaktifkan Action Center.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+C secara bersamaan mengaktifkan Cortana dengan suara.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+D secara bersamaan menuju layar desktop.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+E secara bersamaan membuka File Explorer.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+G secara bersamaan mengaktifkan games Xbox dan secara otomatis akan merekam setiap permainan, termasuk mengambil potongan gambar dari games yang dimainkan tersebut juga diperukan.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+H secara bersamaan mengaktifkan fitur berbagi.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+I secara bersamaan membuka menu Pengaturan.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+K secara bersamaan mengaktifkan fitur Connect untuk streaming, untuk menampilkan tampilan nirkabel, dan mengatur audio.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+L secara bersamaan mengunci mesin atau komputer Anda.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+P secara bersamaan digunakan apabila komputer yang digunakan akan dihubungkan ke projector.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+R secara bersamaan digunakan untuk menampilkan tombol RUN.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+S secara bersamaan digunakan untuk mengaktifkan Cortana.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+X secara bersamaan digunakan untuk menjalankan fitur Power User.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+D secara bersamaan menampilkan virtual desktop.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+Ctrl+ F4 secara bersamaan menutup virtual desktop.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+Ctrl+ panah ke kiri atau ke kanan secara bersamaan digunakan untuk pindah antar virtual desktop.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+Ctrl+Shift+panah kiri atau kanan secara bersamaan digunakan untuk memindahkan aplikasi dari satu monitor ke monitor lainnya.
  • Menekan tombol Windows Logo Key+Ctrl+1/2/3 secara bersamaan digunakan untuk membuka program yang telah ditandai di taskbar.

Sebenarnya masih banyak tombol tombol lain yang ada di Windows 10 yang bisa digunakan untuk mempercepat proses menjalankan aplikasi. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat.