Disable USB di Windows 10


REGISTRI-1Sebagai orang yang mobile, kadang di kantor, di kampus, seminar, meeting dan sebagainya umumnya menyediakan laptop yang umum bisa digunakan dan dibawa kemana-mana. Bahkan di kampus tidak sedikit mahasiswa minta materi kuliah, karena sudah bisa mereka bisa langsung mengcopynya sendiri atau kadang dicopy kan.

Yang namanya Flash disk, bisa dibuka dimana saja, sehingga tidak sedikit mengandung virus atau gangguan lain yang dibawa Flasdisk tersebut. Hal ini sangat menjengkelkan ketika ada Flas disk yang dicopy mengandung banyak virus dan membuat komputer kita tidak bekerja maksimal, bahkan hang. Kalau diketahui mungkin tidak terlalu masalah, namun adakalanya  orang mengcopy data dengan flasdisk tanpa sepengetahuan kita, ini yang membuat kita cilaka.

Bagaimana mengatasinya? Banyak cara untuk hal ini, salah satunya adalah mendesable Port USB yang ada di lapotp kita. Sebenarnya ada juga cara lain, misalnya dengan memasang adalah satu fitur yang disiapin Windows 10, misalnya BitLocker (baca artikel BitLocker). Tapi ini tidak menjamin kalau teman Anda makas ingin mengcopy data. Cara yang paling radikal dan aman adalah dengan mendesable USB melalui Registry. Sebenarnya tidak hanya USB Flasdisk saja yang bisa di blok, semua Port seperti USB Keyboard, mouse, printer Port dan sebagainya bisa diblock.

REGISTRI-2Many users also block the USB port on laptop or system to protect valuable data on your system. You can also disable all USB port through simple registry setting. But, this doesn’t block block USB mouse, or USB keyboard or USB Printer Port.Caranya yang paling mudah untuk menDisable USB port di Windows 10 adalah sebagai berikut:

  • Klok tombol Start Windows 10 atau bisa juga dengan menekan kombinasi tombol W (Windows) dan R secara bersamaan.
  • Ketikkan REGEDIT, apabila tampil pernyataan Anda jawab atau tekan Yes, setelah itu segera tampil jendela Registry Editor
  • Klik tepat pada HKEY_LOCAL_MACHINE dan klik dua kali SYSTEM
  • Selanjutnya Anda klik dua kali CurrentControlSet, lalu klik dua kali Services.
  • Selanjutnya Anda klik dua kali USBTOR
  • Pindahkan pointer ke kolom sebelah kanan dan cari Start, lalu klik dua kali START. Setelah menekan Start, Windows akan menampilkan kotak dialog Edit DWORD (32-bit) Valiue
  • Klik di kolom Value data, kemudian Anda ubah angka 3 menjadi 4 pada pilihan Hexadecimal.
  • Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut. Dengan demikian Anda sudah bisa memblock port USB yang ada di komputer Window 10 Anda.

Bagaimana mengembalikannya? Dengan cara yang Anda ubah kembali dari 4 menjdi 3 seperti sebelumnya. Mudah-mudahan tulisan singkat dan sederhana ini ada manfaatnya buat kita semua..

Mengecek Drive Error Windows 10


ERROR-02Kita jarang mengecek stabilitas dan kinerja serta masalah yang ada di disk drive yang digunakan. Selama disk tersebut bisa digunakan dan tidak timbul masalah lanjut terus dan tidak pernah menghoraukannya. Sebenarnya hal tersebut tidak masalah, namun alangkah baiknya Anda juga memgetahui drive di laptop Anda apakah masih berjalan baik, normal dan tidak ada keluhan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahi hal tersebut. Sebagai gambaran berikut ini akan dijelaskan langkah langah yang  harus dilakukan untuk mengetahui Drive Error di laptop atau komputer PC Anda yang sudah menggunakan sistem operasi Windows 10.ERROR-01

  • Pastikan Anda masuk sebagai Admin
  • Kemudian Anda masuk ke This PC
  • Klik drive yang sedikit bermasalah tersebut, misalnya drive D,
  • Klik kanan pada drive tersebut,
  • Klik Properties,
  • Klik tab Tools.
  • Selanjutnya di kotak Error checking, klik tab Ceck, kotak dialog Error Checking segera tampil
  • Klik Scan Drive.
  • Setelah itu Anda ikuti semua petunjuk yang ditampilkan program.

ERROR-03Pekerjaan ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah disk drive yang ada di lapotp atau komputer PC yang menggunakan Windows 10 sebagai sistem operasinya. Tujuannya tentu istilah “sedia payung sebelum hujan” menjadi penting dalam hal ini. Mudah-mudahan tulisan singkat ini bermanfaat.

Seminar : Antara Windows 10, Hyper-V dan Azure


SEMINAR-2Tanggal 2 April 2016 yang akan datang, saya dan Pak Salman Farizi akan mengisi seminar satu hari dengan tema “Antara Windows 10, Hyper-V dan Azure”. Seminar ini digagas dan diselenggarakan oleh STMIK Panata Indonesia bekerjasama dengan MUGI (Microsoft User Group Indonesia).

Saya sendiri diminta mengisi materi Windows 10 dan Microsoft Azure, sedangkan Pak Salman Farizi dengan materi Active Directory.

Seinar ini memang sudah direncakan beberapa waktu lalu, namun baru bisa terlaksana tanggal 2 April 2016 nanti. Mudah-mudahan seminar kali ini bisa membawa manfaat bagi perkembanagn Teknologi Informasi di Indnesia.

Semoga bermanfaat.

Gunakan BitLocker di Windows 10


BITLOCK-01Bagi penguna komputer baik PC, Laptop maupun Netbook yang sudah menggunakan Windows 10 sebagai sistem operasinya. Ada beberapa fitur yang tergolong canggih salah satunya adalah BitLocker, fitur ini samgat berguna untuk mengamankan data dalam disk baik Flasdisk maupun Harddisk.

Fasilitas ini sebenarnya dipersiapkan Microsoft bagi mereka yang suka menggunakan USB Drive atau harddisk External. Degan memanfaatkan fasilitas BitLocker, maka USB Drive (FlashDisk) atau harddisk External Anda ketika dicolokkan ke port USB langsung meminta password.  Begitu juga dengan harddisk external juga akan meminta hal yang sama. Dengan memanfaatkan BitLocker ini data dan dokumen Anda yang ada di FlasihDisk, Harddisk External tidak mudah untuk dibaca dan dibuka oleh orang ain yang tidak berhak.

Setup BitLocker

BITLOCK-02Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengaktifkan BitLocker ini. Cara yang paling umum adalah dengan klik kanan di atas FlashDisk. Namun apabila Anda akan mengaktifkan Bitlocker pada Harddisk External bisa mengikuti cara berikut, klik Control Panel, klik System and Security, dan klik BitLocker Drive Encryption. Setelah mengikuti ara tersebut jendela yang menampilkan Disk drive segera terlihat, kemudian Anda tinggal klik Turn on BitLocker.

Jika proses akan terus dilaksanakan, maka Anda harus memasukkan Password dikolom yang telah disediakan, ketikkan password dikolom tersebut, kemudian ketikkan sekali lagi password Anda di kolom berikutya. Setelah itu Anda klik Next untuk melanjutkan.

Sebenarnya ada beberapa perbedaan, terutama dalam hal menyimpan file untuk recovery. Sebagai contoh pada menu recovery key ketika kita setup pada drive laptop terdapat 3 piihan penyimpanan file “Save the recovery key to a USB flash drive, Save the recovery key to a file, dan Print the recovery key”. Sedangkan ketika Anda setup BitLocker pada USB Drive atau External Drive ada beberapa pilihan peyimpanan file, yaitu “Save the recovery key to a file” dan “Print the recovery key” . Setelah Anda menyimpannya file tersebut, klik “Next” untuk melanjutkan dan “Next”. Kemudian untuk mengakhiri pekerjaan tersebut klik “Start Encrypting”. Lalu biarkan proses enkripsi berjalan sesuai dengan yang diinginkan dan untuk menutup klik “Close”.

BITLOCK-03Untuk mencobanya Anda Eject USB FashDisk, kemudian masukkan kembali, maka BitLocker akan aktif ditandai degan tampilnya permintaan untuk memasukkan password.

Pada tampilan tersebut ada beberapa pilihan, yaitu Show password characters as i type them, pilihan ini digunakan apabila Anda menuiskan password, maka teks password yang diketikkan tersebut akan akan terihat. Dan pilihan berikutnya adalah Automatically unlock on this computer from now on. Pilihan ini digunakan apabila Anda menginginkan USB FlasDrive tersebut akan unlock secara otomatis..

Manage BitLocker

BITLOCK-04Bitlocker harus dimanage, karena apabila tidak suatu saat Anda akan lupa passoword yang digunakan atau bisa hal lainyang menyebabkan fasilitas tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk memanege BitLocker tersebut caranya klik Start , klik Control Panel, lalu klik System and Security, dan klik BitLocker Drive Encryption.

Setelah Anda memasukkan USB FlashDrive atau Harddisk External, maka apabila Anda klik kanan dan memilih Manage BitLocker, maka akan tampil beberapa pilihan, antara lain:

  • Change password to unlock the drive diunakan untuk merubah password
  • Remove password from this drive digunakan untuk menghapus atau membuang password
  • Add a smart card to unlock the drive digunakan untuk menambahkan smart card guna meng-unlock drive tersebut
  • Save or print recovery key again dalam hal ini Anda diberi diberi pilihan untuk menyimpan sekali lagi recovery key yang telah anda buat sebelumnya. Automatically unlock this drive on this computer digunakan apabila drive akan meng unlock secara otomatis.

Windows Update Bagi Pengguna Windows 10


UPDATEApakah Anda pengguna Windows 10? Jika sudah memanfaatan Windows 10 apakah fasilitas Windows Updatenya sudah digunakan? Jika fasilitas Windows Update dan fitur tersebut diseting otomatis, maka koneksi ke internet merupakan persyaratan yang perlu diperatikan. Perlu diketahui bahwa aplikasi-aplikasi yang ada di Windows 10 selalu minta update terutama aplikasi yang berkaitan dengan sistem keamanan, seperti Firewall, Defender, dan sebagainya.

Bagaimana jika komputer Anda tiak terkoneksi ke jaringan internet? Memang tidak apa-apa, hanya tentu apabila memerlukan update bisa mendownload ditempat lain kemudian disetup di komputer Anda yang tidak terkoneksi ke jaringan internet, atau bisa juga dengan membawa komputer tersebut ke lokasi yang tersedia koneksi internet, misalnya mall, cafe, atau bisa juga memanfaatkan koneksi yang saat ini sangat mudah seperti speady instant, atau sejenisnya.

Bagaimana mengetahui apakah sistem udapte berjalan dengan baik dan komputer Anda selalu terkoneksi ke jaringan internet, maka untuk mengetahuinya Anda cukup masuk ke Control Panel, kemudian pilih Program and Feature.

Jika di kantor Anda tersedia koneksi internet dan juga tersedia server WSUS yang menyediakan berbagai update aplikasi akan lebih baik dan prosesnya akan lebih cepat, karena yang mengupdate secara online hanya sever saja, sedangkan semua komputer dalam jaringan lokal menggunakan server WSUS. Dengan cara ini sebenarnya akan jauh lebih baik karena proses update akan berjalan dengan cepat, karena sebelumnya sudah didownload dan tersimpan di server lokal bernama WSUS tadi. Jika demikian alternatif pertama yang bisa Anda lakukan, komputer yang Anda gunakan harus selalu terkoneksi ke jaringan internet, atau mendownload terlebih dahulu, baru disetup di komputer Anda secara offline.

 

Command Prompt di Windows 10


COMM1Bagi pengguna sistem operasi baik sistem operasi server, desktop ataupun client penggunaan perintah melalui command prompt, command line ataupun PowerShell sangat dierlukan. Tujuannya tentu untuk mempercepat proses eksekusi suatu aplikasi atau perintah. Misalnya Anda akan mengcopy semua data yang ada di dari drive folder data (C:\DATA) ke drive D folder DATA-DATA ( D:\DATA-DATA), perintahnya adalah copy C:\data *.* d:\data-data <enter> . Anda juga bisa menggunakan perintah lainnya melalui command line atau PowerShell.

Beberapa cara

COMM2Bagaimana masuk ke command prompt Windows 10? Banyak cara yang bisa dilakukan. Kalau Anda menggunakan PowerShell, cukup menjalankan aplikasi tersebut cara klik tombol Start Windows 10, lalu klik All Apps, klik PowerShell dan pilih salah satu aplikasi Windows PowerShell yang akan dijalankan, misalnya Windows Power Shell. Misalnya Anda akan meminta bantuan di PowerShell tersebut ketikkan help diikuti dengan menekan Enter, perhatikan PS C:\Users\tutang> help <enter>

COMM3Untuk masuk ke command prompt Anda bisa melalui tombol RUN, ketikkan CMD, lalu klik tombol OK atau cukup dengan menekan enter saja. Cara lain yang paling mudah adalah dengan menekan tombol W (Windows) yang ada dipapan ketik diikuti dengan menekan tombol R (Windows+R), ketikkan CMD, tekan tombol OK.

Cara lain untuk masuk ke command prompt adalah dengan menekan tombol W (Windows) diikuti dengan menekan tombol X (Windows+X). Di sini ada dua pilihan untuk masuk ke command promt tersebut, yaitu command prompt biasa (user) dan command prompt (admin).

Apabila Anda memilih Command Prompt (Admin), maka akan tampil pernyataan apakah Anda yajin akan menampilkan Command Prompt (Admin), jika Ya Anda jawab Yes dan No apabila tidak. Sedangkan jika Anda mengabik pilihan Command prompt biasa (user) pernyataan tersebut tidak akan tampil.

Sebenarnya masih banyak pilihan lain yang bisa digunakan apabila Anda akan masuk ke Command Prompt, misalnya melalui pilihan Search, melalui Start Menu dan lain lain. Jika Anda menggunakan Start Menu dengan menekan tombol Windows diikuti dengan menekan tombol C secara bersamaan (Windows+C), lalu teruskan dengan menambah MD (CMD), diikuti degan menekan enter.

Mudah-mudahan bermanfaat.