“Menanti” Kehadiran Windows 10 CU


WINDOWS10-CUMicrosoft saat ini sedang giat-giatnya menyelesaikan berbagai hal berkaitan dengan peningkatan Microsoft Windows 10. Kali ini Microsoft akan segera meluncurkan Windows 10 Creators Update. Berdasarkan beberapa yang ada, rencananya Microsoft akan merilis Windows 10 Creators Update di awal 2017 mendatang. Walaupun tanggal pastinya maih belum jelas, namun demikian biasanya Microsoft tidak akan meleset dari rencana dan segera mengumumkan sistem operasi yang serba 3D tersebut.

Selain memperkenalkan konsep desain yang cukup canggih dan elegan. Build perdana Windows 10 “NEON” ini kabarnya bakal langsung dirilis pada akhir April 2017, hanya beberapa hari saja setelah Creators Update dirilis.

Pada event Microsoft yang digelar bulan Oktober 2016, kita bisa mengetahui berbagai macam fitur yang akan dihadirkan Microsoft pada update besar ke-2 Windows 10. Namun, kita belum mengetahui kapankah update ini akan mulai digulirkan. Sistem operasi tercanggih keluaran Microaoft tersebut akan tampil beda, karena semuanya akan serba 3D.

Berbagai aplikasi bawaan Microsoft juga dirombak agar serba 3D. Aplikasi gambar sederhana Microsoft Paint disulap menjadi Paint 3D yang canggih, bisa digunakan untuk menggambar obyek 3 dimensi. Bagi Anda yang ingin mencobanya bisa mendownloadnya di situs resminya. Begitu juga dengan aplikasi lain yang seperti Microsoft Office, juga mendapatkan sentuhan yang sama. PowerPoint misalnya, di Creators Update akan lebih canggih dengan presentasi yang menyertakan obyek 3D didalamnya.

Windows 10 Creators Update bakal lebih teroptimasi lagi untuk Virtual Reality. Bahkan berbagai brand partner Microsoft seperti Acer, Lenovo, Dell, Asus, dan lain-lain juga akan merilis VR Headset dengan harga terjangkau untuk digunakan di Windows 10 Creators Update.

DFS di Windows Server 2016


win2016DFS (Distributed File System ) adalah satu set layanan yang disediakan Microsoft Windows Server 2016 untuk mengatur pendistribusian file ke sebuah sistem secara terdistribusi. Dalam hal ini DFS memberikan transparansi lokasi dan redudansi untuk mengingatkan ke tersediaan data di beberapa lokasi yang berbeda yang secara logis di kelompokan menjadi satu folder bernama DFSRoot.

Fungsi DFS yaitu memberikan kemampuan kepada beberapa server untuk menjadikan sebuah folder di salah satu server dengan memberikan nama Namespace hirarki tunggal. DFS bisa berdiri sendiri dengan nama DFS Namespace pada satu server dengan ADDS (Active Directory Domain Services) atau domain atau bisa juga beberapa server yang dihubungkan ke dalam satu server domain (ADDS).

Setiap struktur pohon DFS memiliki satu atau lebih target akar, target root adalah host server yang menjalankan server DFS menghubungkan poin satu atau lebih untuk folder bersama pada jaringan. Anda dapat menambah, mengubah dan menghapus link DFS dari namespace DFS. bila anda menghapus target terakhir yang terkait dengan link DFS atau dalam dokumentasi sebelumnya DFS link yang di sebut titik persimpangan.

Sebuah link DFS dapat menunjuk satu atau lebih folder bersama, folder disebut target ketika pengguna link DFS memilih satu set target berdasarkan informasi dari client. Client mengakses target pertama yang tersedia di set, hal ini membantu untuk mendistribusikan permintaan client di seluruh target mungkin dan dapat memberiakn aksesbilitas bagi pengguna terus bahkan ketika beberapa server yang lain gagal.

Manfaat DFS

Salah satu manfaat DFS adalah dalam hal menejemen file berserta sumber daya secara evesien dan menjaga avibilty serta keamanan bagi pengguna jaringan. Disamping itu, DFS juga dapat mengatur dan mengelola file server sehingga file tersebut dapat di akses dengan mudah, aman dan mengurangi bindwidh yang di perlukan. Hal ini mungkin sangat berbeda dengan sharing folder biasa dimana pengguna mengakses langsung file atau folder yang disharing di salah satu komputer atau server.

Dalam suatu jaringan biasanya memerlukan folder yang di manfaatkan oleh semua orang dalam jaringan tersebut dengan keamanan yang terjamin di bandingkan dengan menggunakan fasilitas folder sharing. Untuk itu kita memerlukaan suatu startegi yang baik agar dokumen tidak dapat di lihat oleh orang lain yaitu dengan memanfaatkan folder sharing dan join ke domain controller atau ADDS.

  • bersambung

Menambahkan IP Address


win2016Hal yang tidak kalah pentingnya dalam membangun sebuah server adalah mengkonfigurasi Network untuk Windows Server 2016. Pekerjaan ini sangat mudah dan biasa dilakukan untuk membuat IP Statis, DNS, maupun lainnya. Sebagai bahan latihan, berikut ini adalah langkah untuk membuat IP Statis, menambahkan DNS dan Gateway di Server Anda. Langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Dari tampilan Server manager (Local Server), klik disebelah Ethernet ada pilihan IPv4 Address assigned bay DHCP, IPv6 enable. Setelah itu kotak dialog Network Connection segera tampil
  2. Klik kanan di Ethernet lalu klik Properties, komputer segera menampilkan kotak dialog Properties
  3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  4. Klik Properties. Kemudian ketikkan IP Statis di kolom Use following IP address, ketikkan untuk IP Statis Anda di kolom tersebut, misalnya 192.168.1.1, untuk Subnet akan terisi secara otomatis, Anda lanjutkan untuk mengenai Gateway, isilah dikolom Gateway, misalnya 192.168.1.1, atau bisa juga untuk sementara dikosongkan saja dan untuk DNS Anda isi misalnya 192.168.1.1.

Sampai di sini Anda sudah bisa mengubah banyak hal berkaitan dengan nama komputer  Server Anda. Di bagian selanjutnya akan dibahas bagaimana menambah Roles dan Features di Windows Server 2016. Penambahan Roles dan Features ini sangat penting, karena roh dari Windows Server 2016 adalah pada Roles dan Feature ini.

  • bersambung

Mengganti nama, Seting Tanggal dan Waktu di Windows Server 2016


Di bagiawin2016n sebelumnya saya sudah menjelaskan secara lengkap Server Manager. Di sini saya akan menjelaskan langkah-langah teknis untuk mengganti nama komputer, setting tanggal, waktu dan sebagainya. Sebenarnya untuk mengubah atau mengkonfigurasi mengubah nama server, Time zone (waktu), dan sebagainya btidak sulit, karena secara umum sama saja seperti ketika Anda setting di Windows Server versi sebelumnya. Bahkan tidak jauh berbeda dibandingkan dengan setting Windows 7, Windows 8, atau Windows 10.

Mengubah Nama Server

Untuk jelasnya berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk seeint atau mengubah dana komputer. Proses ini harus Anda lakukan melalui Server Manager. Caranya Anda cukup klik saja nama komputer pada pilihan Computer name. Kemudian setelah itu segera tampil kotak dialog System Properties, Anda ketikkan deskripsi untuk komputer server tersebut di kolom Computer description. Misalnya server untuk DATA SHARING. Selanjutnya klik tombol Change, kotak dialog Computer Name/Domain Changes. Ketikkan nama komputer server Anda, misalnya SERVER1, lalu klik OK, klik OK sekali lagi dan kemudian klik tombol OK di kotak dialog System Properties. Klik tombol Restart Now komputer Anda.lokal-01

Biarkan komputer melakukan restart. Setelah boot dan Anda diminta menuliskan user name dan password. Ketikkan user dan password Anda, kemudian setelah itu Anda tinggal menunggu sampai Windows menampilkan jendela Server Manager seperti biasa.

Mengganti tanggal dan waktu

Selanjutnya yang harus Anda konfigurasi adalah seting tanggal dan waktu. Ini penting Anda lakukan agar apabila server tersebut digunakan bisa sejalan dan sesuai datanya. Untuk setup tanggal dan waktu caranya Anda klik di sebelah pilihan Time Zone, setelah itu Anda atur mulai dari tanggal dan waktu (Date and Time), dan jangan lupa Anda pilih Change Time Zone untuk mengubahnya, seperti biasa Anda pilih Bangkok, Hanoi, Jakarta. Setelah selesai memilih Time Zone tersebut klik OK untuk menutup koak dialog tersebut kembali ke jendela sebelumnya.

Sampai disini penjelasan mengenai mengganti nama komputer server dan setting tanggal dan waktu. Di bagian selanjutnya akan dijelaskan bagaimana memasukkan IP Address,  DSN dan sebagainya.

  • bersambung