Instalasi Sharepoint 2010 (3)


Di bagian sebelumnya Anda sudah setup SharePoint Server 2010 di atas Hyper-V, dan Microsoft SQL Server 2008R2 juga di atas Hyper-V dengan sistem operasi Windows Server 2008R2. Kali ini Anda akan mencoba menjalankan Microsoft SQL Server. Langkahnya sederhana saja, namun yang perlu diperhatikan adalah And harus masuk dengan user Adinistrator dan Join ke Server. Jika tidak, kemungkinan besar akan bermasalah ketika menjalankan SQL Server 2008R2 tersebut.

Langkah pertama

Jalankan Hyper-V Anda, kemudian jalankan Windows Server2008R2, kemudian JOIN kan ke server DC (ADDS)

Jalankan Microsoft SQL Server Anda, selanjutnya jalankan Microsoft SQL Server Management Studio, lalu koneksikan sehingga akan tampil seperti gambar 1.

Pada kolom Server type Anda pilih Database Engine, kemudian pada kolom Server Name Anda pilih atau ketikkan SQLSERVER. Untuk kolom Authentications Anda pilih Windows Authentication. Sedangkan pada kolom User name Anda masukkan nama domain\administrator. Dalam contoh ini saya menggunakan BIOTEKNOLOGI\administrator dan di kolom password Anda ketikkan password Administratior Anda. Setelah selesai klik tombol Connect.

SQL2-01

Gambar 1. Connect to Server

Jika user name dan password diterima dan tidak ada masalah, maka Microsoft SQL Server akan tampil seperti gambar 2.

SQL2-02

Gambar 2. SQL Server Management Studio

Klik kanan pada tap Security, lalu klik New. Setelah itu akan tampil pilihan untuk Login name baru Anda. Selanjutnya Anda ketikkan nama login Anda, nama login ini sebelumnya sudah dibuat di OU (Organizational Unit) yang ada di Domain Control atau ADDS. Dalam contoh ini saya menggunakan nama Login SP_Farm

SQL2-03

Gambar 3. Membuat Login name

Klik di depan pilihan Windows authentication, Ali klik master pada pilihan Default database dan klik tombol OK. Selanjutnya Anda klik Server Role dan klik pada pilihan dbcreator, public dan securityadmin, klik OK untuk melanjutkan.

SQL2-04

Gambar 4. Memilih dbcreator, public dan securityadmin

Di bagian selanjutnya akan dibahas cara atau langkah yang harus dilakukan untuk mengkonfigurasi protokol yang dan dan Port yang digunakan.

  • bersambung

 

 

Advertisements

Instalasi SharePoint Server 2010 (3)


Setelah di bagian sebelumnya Anda sudah mensetup SharePoint 2010 dan sudah tidak menemukan masalah berarti Anda telah sukses, maka sekarang giliran mensetup Microsoft SQL Server 2008R2. Perlu diperhatikan, untuk memudahkan jika Anda menggunakan Windows Server 2008R, maka Anda harus memasang Microsoft SQL Server 2008R2 juga. Saya pernah kejadian, ketika itu Windows yang saya setup Windows 2008R2 dan dijadikan DC, kemudian di atas mesin Virtual saya setup Windows Server 2008 R2, lalu saya setup Microsoft SharePoint 2010. Sedangkan satu mesin virtual lagi saya instal Wind0ws Server 2008R2 dan Microsoft SQL 2008. Namun, ketika konfigurasi SQL Server 2008 ternyata bermasalah dan proses instalasi tidak bisa dilanjutkan. Setelah diteliti dan dicari masalahnya, ternyata harus menggunakan Microsoft SQL Server 2008R2.

Oleh karena itu, jika Anda akan menginstal SharePoint 2010 di atas Windows Server 2008R2 harus menggunakan Microsoft SQL Swrver 2008R2 juga. Sebagai gambaran, berikut ini saya jelaskan langkah-langlah setup Microsoft SQL Server 2008R2.

Sqtup SQL Server 2008R2

Jalankan semua mesin, jangan lupa untuk setup Microsoft SQL Server 2008R2 komputer server yang digunakan harus masuk atau JOIN ke Domain Control. Setela itu Anda masukkan master Microsoft SQL Server 2008R2 seperti gambar 1.

SQL-01

Gambar 1. Tampilan Installation Center Microsoft SQL Server 208R2

Selanjutnya Anda pilih dan klik Installation. Kemudian Anda ikuti semua petunjuk yang ditampilkan program sehingga akan tampil pilihan berikutnya. Setelah tampilan sampai pada tampilan seperti gambar 2 Anda klik tombol Install

SQL-02

Gambar 2. Tampilan Setup Support Files

Setelah menekan tombol Install, sesaat kemudian Anda akan menuju pada tampilan berikutnya. Jika tidak terjadi kesalahan, maka akan tampak beberapa Roles yang ada di Microsoft SQL Server 2008R2 dengan Status Passed.

SQL-03

Gambar 3. Beberapa Roles yang sudah terpasang dengan status Passed

Seperti terlihat pada gambar 3, ada dua komponen atau Roles yang statusnya Warnaing, karena ini merupakan pilihan, maka untuk Windows Firewall dan Microsoft.NET Application Security biarkan atau abaikan saja. Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi Microsoft SQL Server 2008R2 ini.

SQL-04

Gambar 4. Menambah Role pada SQL Server

Klik saja SQL Server Feature Installation untuk setup ini. Selanjutnya Anda klik Next untuk melanjutkan.

SQL-05

Gambar 5. Menentukan Feature di SQL Server

Klik di depan pilihan Database Engine Services, kemudian pada pilihan Shared Features, tepat di depan Management Tols Basic dan Management Tools Complete Anda klik untuk memilih feature tersebut.

Klik Next untuk melanjutkan. Setelah itu Microsoft SQL Server akan menampilkan proses selanjutnya, yaitu Installation Roles seperti gambar 6

SQL-06

Gambar 6. Menentukan Installation Roles SQL Server

Klik Next untuk melanjutkan. Pada tampilan ini Anda pilih saja Default Instance

SQL-07

Gambar 7. Menentukan Default Instance

Klik Next untuk melanjutkan, setelah menekan tombol Next Microsoft SQL Server 2008R2 akan menampilkan Disk Space Requirements seperti gambar 8

SQL-08

Gambar 8. Menentukan lokasi dan dik space yang dipersyaratkan

Klik Next untuk melanjutkan. Seperti Anda lihat pada kompolem Service Anda akan melihan SQL Server Agent dan SQL Server Database Engine serta Account dan password yang digunakan untuk masuk ke lokasi tersebut. Harus diingat, di bagian sebelumnya Anda sudah membuat OU di Server DC dengan 3 buah User, yaitu SP_Admin, SP_SQL, dan SP_Farm. Untuk jelasnya Anda masuk ke server Domain Control, lalu pilih Administrative Tool, kemudian klik Active Directory Users And Computer, buatlah user seperti biasa, sehingga di DC Anda akan tampil OU baru bernama SharePointOU dan 3 (tiga) buah usir masing-masing.

USER_sql

Gambar 9. Active Directory Users And Compter

Kembali lagi ke Setup Microsoft SQL Server 2008R2, untuk jelasnya perhatikan gambar 10.

SQL-09

Gambar 10. Server Configurastion

Klik di bawah Acount Name, kemudian Anda masukkan nama domain Anda, juga masukkan username dan passwordnya di Kolom Account Name untuk SQL Server Agent dan SQL Server Database Engine, sehingga hasilnya akan tampak seperti gambar 11.

SQL-10

Gambar 11. Menuliskan domain, user dan password

Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi ini. Jika tidak terjadi kesalahan, maka hasilnya akan tampak seperti gambar 12, yaitu Your SQL Server 2008R2 installation complete successfully..

SQL-11

Gambar 12. Your SQL Server 2008R2 installation complete successfully

Sampai di sini proses instalasi Microsoft SQL Server 2008R2 telah sukses dilaksanakan dan Anda sudah bisa dikatakan sukses.

  • bersambung

Setup SharePoint (2)


Setelah sebelumnya Anda sudah mensetup aplikasi pendukung SharePoint 2010, selanjutnya Anda setup SharePoint-nya. Apa yang harus Anda kerjakan terlebih dahulu?

Jalankan semua server Anda (Domain Control) terlebih dahulu. Pastikan juga bahwa feature DNS sudah terinstall di server DC. Untuk jelasnya, sebelum Anda melakukan setup pastikan IP Address semuanya sudah Anda setup, misalnya Server DC dengan nama BIOTEKNOLOGI.NET dengan IP 172.16.51.9, server ini juga sekaligus dijadikan DNS Server juga. Selanjutnya Server SHAREPOINT dengan IP 172.16.51.11 dan Server SQLSERVER dengan IP 172.16.51.10, kemudian Anda masukkan IP Address 172.16.51.9 sebagai DNS Server di kedua server ini.

Langkah yang tidak kalah pentingnya adalah membuat OU (Organizational Unit) di server DC untuk akun di SharePoint dan di Microsoft SQL Server. Untuk itu buatlah OU di server DC, berinama untuk OU tersebut, misalya OUSharePoint, kemudian buat tiga buah usir, asing-masing SP_Admin, SP_Sql, dan SP_Farm. User ini nanti akan digunakan ketika Anda mensetup SQL Server 2008 R2.

Selanjutnya Anda jalankan Server SHAREPOINT yang sebelumnya sudah ditambah beberapa Role penting seperti Web Server (IIS), Microsoft SQL Server 2008 Native Client, Hotfix for Microsoft Windows (KB976462), Windows Identity Foundation (KB974405), Microsoft Sync Framework Runtime v1.0 (x64) dan lain-lain. Setelah server jalan baru Anda setup SharePoint 2010. Caranya ikuti langkah berikut ini.

Msukkan master SharePoint 2010 Anda. Pastikan jika Anda menggunakan Hyper-V server tersebut sudah bisa membaca DVD sehingga proses setup bisa berjalan sehingga setelah dimasukan master SharePoint akan tampil seperti gambar 1.

SHP2-01

Gambar 1. Tampilan setup SharePoint

Untuk mengetahui apakah komponen yang diperlukan sudah terinstal atau belum Anda klik Install software prerequisites. Biarkan program bekerja dan apabila semua komponen yang diperlukan sudah terpasang dan dinyatakan Complete Anda bisa melanjutkan ke setup SharePoint 2010.

SHP2-02

Gambar 2. Semua komponen yang diperlukan sudah terinstal

Setelah selesai Anda klik tombol Finish untuk menutup kotak dialog Install software prerequisites tersebut dan kembali halaman depan untuk melanjutkan proses Instalasi SharePoint 2010.

Mulai Setup SharePoint

Bagaimana memulai Setup SharePoint? Berkut ini akan dijelaskan tahapan yang harus Anda lakukan untuk Setup SharePoint Server 2010. Langkahnya sebagai berikut:

Dari tampilan gambar 1, Anda klik pilihan Install SharePoint Server. Setelah itu program akan berkerja dan akan tampil seperti gambar 3 dibawah ini. Di sini Ada dua pilihan yaitu Standalone dan ServerFarm. Pilihan ini bisa Anda ambil salah satu sesuai keperluan, jika Anda cukup dengan Standalone, maka ambil pilihan tersebut, sedangkan jika Anda akan menggunakan banyak untuk pengembangan lebih lanjut, maka pilih ServerFarm. Untuk kali ini Anda pilih dan klik Server Farm.

SHP2-03

Gambar 3. Mulai Setup SharePoint Server 2010

Setelah memilih dan mengklik ServerFarm, maka SharePoint 2010 akan mulai proses instalasinya.

SHP2-04

Gambar 4. Memilih Complete pada pilihan Server Type.

Setelah mengklik pilihan Complete – Install alk komponen. Can Ade server do krom a SgerePoint Farm klik tombol Install Now

SHP2-05

Gambar 5. Proses instalasi sedang berjalan

Pada tahapan ini Anda tinggal menunggu proses instalasi ini dan tidak perlu menekan Tombol apapun di sini sehingga proses instalasi dinyatakan komplet. Jika tidak terjadi masalah makan akan tampil pilihan seperti gambar 6 di bawah ini.

SHP2-06

Gambar 6. Instalasi komplit.

Pada pilihan ini Anda jangan menggunakan ilham Run Configuration Wizard dulu, karam kita belum melakukan setup Microsoft SQL Server 2008R2nya. Jadi untuk sementara Anda klik di depan pilih Run The SharePoint Products Configuration Wizard Now untuk menghilangkan tanda centang.

Klik tombol Close untuk menutup jendela Run Configuration Wizad ini.

Sampai di sini proses Instaasi SharePoint Server 2010 telah selesai dan tidak terjadi kesalahan. Untuk selanjutnya kita akan mencoba menginstalasi Microsoft SQL Server 2008R2.

– Bersambung, tulisan selanjutnya akan mensetup Microsoft SQL Server 2008 R2

Persiapan dan Instalasi SharePoint 2010 (1)


Untuk setup SharePoint 2010 ataupun 2013 banyak hal yang harus kita lakukan, terutama berkaitan dengan sistem operasi, hardware, software pendukung dan lain lain. Saya mencoba SharePoint 2010 menggunakan Windows Server 2008R2 dengan 4 buah mesin 2 secara fisik, dan 2 disetup diatas Hyper-V.

SSHP-01

Gambar 1. Dua buah Server dan dua buah Hyper-V

Domain Control atau ADDS (Actove Directory Dimain Services) saya buat terpisah dengan nama mesin CURCUMA domainnya BIOTEKNOLOGI.NET, komputer server saya ini memiliki kemampuan lumayan dengan mesin Intel Xeon, RAM 16 GByte. Dalam mesin tersebut saya setup sistem operasi Windows Server 2008R2 64 bit, kemudian saya promot (DCPROMO) sehingga menjadi DC dan DC ini nantinya akan digunakan sebagai user ketika kita set SharePoint 2010 diatas mesin lain. Sementara itu satu mesin lagi juga mempunyai kemampuan yang cukup bagus, CPU Itel Xeion, RAM 32 GByte. Kemudian saya setup Microsoft Windows Server 2008R2 64 bit juga. Di mesin ini saya tambahkan Role Hyper-V kemudian dibuatlah dua buah mesin satu bernama SQLSERVER dan SHAREPOINT. Kedua mesin virtual ini saya setup Microsoft Windows Server 2008R2.

Setelah mengetahui persyaratan awal dan Anda sudah mempersiapkan minimal seperti yang dijelaskan di atas, langkah selanjutnya adalah setup SharePoint dan Setup SQL Server 2008R2. Namun sebeumnya pastikan Anda sudah memiliki seperti pada gambar. Sebenarnya Anda bisa memasang DC dalam mesin yang sama namun ini harus diperhitungkan juga jumlah memori pada server tersebut. Kenapa saya menggunakan dua buah mesin secara fisik dan dua buah Hyper-V, karena sebeumnya saya sudah memiliki DC dan sudah jalan, jadi tidak perlu lagi membuat Domain Control lagi.

SSHP-02

Gambar 2. Hyper-V dengan dua mesin SHAREPOINT dan SQLServer

Apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu sehingga bisa berjalan dengan baik? Berikut urutan atau step-step instalasi SharePoint 2010. Berikut ini adalah komponen atau Role dan Feature yang harus ditambahkan pada Windows server 2008R2 yang ada di mesin Hyper-V. Karena mesin bernama SHAREPOINT ini akan digunakan untuk setup atau menginstalasi SharePoint Server 2010.

  • Application Server Role, Web Server (IIS) Role
  • Microsoft SQL Server 2008 Native Client
  • Hotfix for Microsoft Windows (KB976462)
  • Windows Identity Foundation (KB974405)
  • Microsoft Sync Framework Runtime v1.0 (x64)
  • Microsoft Chart Controls for Microsoft .NET Framework 3.5
  • Microsoft Filter Pack 2.0: installation error
  • Microsoft SQL Server 2008 Analysis Services ADOMD.NET
  • Microsoft Server Speech Platform Runtime (x64)
  • Microsoft Server Speech Recognition Language – TELE(en-US)
  • SQL 2008 R2 Reporting Services SharePoint 2010 Add-in
  • Microsoft Server Speech Recognition Language – TELE(en-US)
  • SQL 2008 R2 Reporting Services SharePoint 2010 Add-in

Sehingga dengan menambah Role dan Feature di Windows Server 2008R2 di mesin SHAREPOINT yang digunakan untuk menginstalasi SharePoint Rolenya dan dan featurenya berubah. Setelah itu Restrat mesin virtual Anda. Selanjutnya setup semua aplikasi yang disebutkan diatas. Jika Anda belum memilikinya download di situsnya Microsoft. Setelah itu tentu setup semua aplikasi tersebut.

– Tulisan kedua akan menjelaskan langkah-langkah setup SharePoint 2010

Perjalanan Panjang SharePoint Server


Pendahuluan

SHARE-04Saat ini SharePoint sudah sampai pada versi yang 2013. Banyak perubahan dari versi pendahulunya, pada versi terakhir ini SharePoint semakin canggih, semakin mewah dan semakin mudah untuk digunakan. Bahkan saat ini, karena semakin canggih makan tidak sedikit perusahaan besar menggunakan sharePoint ini untuk keperluan manajemennya.

Sebenaranya perjalanan SherePoint sejak diperkenalkan beberapa waktu lalu sedikit tersendat, tepatnya dibundel dengan Microsoft Office 2002 atau Office XP, ternyata perkembangannya terus berlanjut dan sampai kini sudah mencapai puncakya, yaitu SharePoint 2013. Dulu memang tidak begitu diperhitungkan dan hanya digunakan untuk keperluan sederhana yaitu untuk Intranet dilingkungan korporasi yang sudah mapan. Tetapi kini, SharePoint Team Services sudah berubah menjadi sebuah aplikasi modern yang handal dan diperlukan untuk berbagai keperluan, terutama untuk kalangan korporasi yang banyak menggunakan fitur kolaborasi, dan keperluan korporasi tersebut sudah terjawab dengan SharePoint 2013.

SharePoint kini sudah menjadi kata kunci yang sering didengar, terlebih untuk kalangan korporasi yang banyak menggunakan fitur kolaborasi yang dimiliki oleh Sharepoint. Perlu juga diketahui, Microsoft juga sebenarnya di sistem operasi Windows Server 2008 sudah menyediakan Sharepoint ini yang bernama Windows SharePoint Services (WSS), dan ada juga Microsoft Office SharePoint 2007, 2010 dan Share Point 2013. Yang terakhir ini merupakan pengembangan dari SharePoint Team Services yang diperkenalkan di Microsoft Office 2002.

Seperti pendahulu-nya Sharepoint 2013 secara umum mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan pendahulunya. Akan tetapi dalam versi sekarang ini banyak fitur-fitur baru yang ditambahkan sebagai kekuatan utama dibandingkan dengan versi sebelumnya.

Kebutuhan System

Apakah SharePoint bisa jalan di Windows Vista atau Windows 7? Sebenarnya bisa saja, asal komputer dan sistem operasi yang digunakan adalah Windows Vista atau Windows 7 64 bit. Jadi dengan tegas SharePoint 2010 tidak bisa jalan diatas mesin dan sistem operasi 32 bit. Apabia Anda akan memasang SharePoint Server 2010 di atas mesin dengan sistem operasi Windows 7 atau Windows 8, 8.1 64 bit tidak direkomendasikan, karena SharePoint Server 2010 merupakan aplikasi berbasis Web yag seharusnya dipasang diatas sistem operasi Winows 2008 64 bit atau Windows Server 2008 R2. Jadi dengan kata lain apabila Anda mencoba SharePoint Server 2010 diatas Windows 7 64 bit atau Windows 8 64 bit itu merupakan latihan untuk mengeksplorasi dan ingin mengetahui kelebihan dan kecanggihan SharePoint Server 2010 saja. Sedangkan untuk implementasi yang benar Anda harus memasang SharePoint Server 2010 di atas komputer Server bermesin 64 bit (Processor 64-bit), Dual-Core atau diatasnya dimana kecepatan tiap core sekitar 2.5 GHz. Kemudian untuk memori atau RAM yang dibutuhkan minimal 4 GB dengan space hardisk sekitar 80 GB.

Kenapa SharePoint Server 2010 memerlukan komputer server dengan Processor 64-bit? Karena SharePoint Server 2010 harus dijalankan pada sistem operasi 64-bit juga yaitu Windows 7 64 bit, Windows Server 2008 64 bit atau Windows Server 2008 R2, dan juga harus menggunakan Microsoft SQL Server 2008 64-bit.

Kenapa harus IIS

Untuk menjalankan aplikasi berbasis Web diperlukan aplikasi khusus bernama web server, tujuannya agar dokumen yang dirancang bisa ditampilkan di website atau portal dengan memanfaatkan program browser seperti Internet Explorer 8 (IE8). Microsoft SharePoint Server 2010 merupakan aplikasi berbasis ASP.NET, di mana untuk menjalankan aplikasi berbasis web tersebut memerlukan web server bernama IIS (Internet Information Services) dan juga memerlukan aplikasi berbasis data yaitu Microsoft SQL Server 2005 64 bit atau Microsoft SQL Server 2008 64 bit sebagai tempat penyimpanan data yang bekerja di belakang layar. Tanpa aplikasi tersebut SharePoint Server 2010 tidak akan bisa digunakan, selain itu juga diperlukan beberapa aplikasi lain seperti Microsoft Sync Framework, SQL Server Analysis Services, Microsoft Geneva Framework, dan sebagainya.

SharePoint Server 2010 sendiri datang tidak sendirian keluarga lain SharePoint ini antara lain Microsoft Office SharePoint Designer, yang bisa digunakan untuk membuat web part, dan beberapa hal lainnya dalam SharePoint Server. Selain itu, jika Anda sudah menginstalasi Microsoft Office 2010 akan menemukan Microsoft SharePoint Workspace 2010, aplikasi ini dulu dikenal dengan Office Grove.

SharePoint Portal

SHARE-06SharePoint memang cukup menjajikan dalam hal kemudahannya dalam kolaborasi aplikasi berbasis jaringan khususnya internet dan intranet. Dengan SharePoint Server 2010 berbagai keperluan korporasi seperti penggunaan teknologi canggih, mudahnya kolaborasi dan sharing data dan dokumen, sharing aplikasi berbasis berbasis web dan sebagainya.

Seperti telah dijelaskan diawal bahwa SharePoint adalah sebuah platform sistem kolaborasi manajemen dokumen berbasis web yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi dalam suatu jaringan intranet atau internet. Dengan SharePoint 2010 seolah-olah ruangan kerja dapat dishare (shared workspace) dan begitu juga dengan dokumen yang dapat digunakan secara bersama-sama (shared documents), selain itu aplikasi khusus web dan blog juga dapat digunakan secara bersama. Fitur SharePoint Server 2010 bisa diakses oleh berbagai aplikasi browser, namun demikian akan lebih nyaman jika Anda Microsoft Internet Explorer 8.

Fungsionalitas SharePoint terbangun dari beberapa web part, seperti halnya daftar tugas (task list) atau panel diskusi (discussion pane). Web-part tersebut kemudian dimasukkan ke dalam halaman web di SharePoint, lalu secara otomatis akan beroperasi secara penuh di atas SharePoint 2010 portal.

Microsoft SharePoint Server 2010 atau merupakan salah satu komponen server yang saat ini merupakan kebutuhan utama dilingkungan korporasi. Walaupun harganya cukup lumayan mahal, tetapi SharePoint Server 2010 fungsionalitas semakin seempurna seperti manajemen dokumen yang semakin sempurna, fungsionalitas pencarian berkas (enterprise-class) yang semakin mapan, fitur navigasi yang tambah canggih, dukungan RSS, dan beberapa fitur lainnya.

Microsoft SharePoint Server 2010 iatau 2013 ni juga mencakup beberapa fitur untuk analisis data bisnis, seperti halnya Excel Services dan Business Data Catalog. SharePoint Server 2010 juga menyediakan integrasi secara ketat dengan aplikasi Microsoft Office, seperti halnya kemampuan manajemen proyek dengan menggunakan Microsoft Project Server atau Project Web Access (PWA) dan kemampuan untuk menampilkan form yang dibuat dengan Microsoft Office InfoPath dengan hanya menggunakan sebuah penjelajah web. Selain itu, SharePoint Server 2010 juga menawarkan pustaka yang sangat canggih seperti halnya PowerPoint Template Library.

Search Server

Microsoft Search Server (MSS) adalah platform pencarian data dan dokumen dilingkungan perusahaan Anda yang semakin sempurna, dimana MSS ini berbasiskan kemampuan pencarian dari SharePoint Server 2010. Jika diteliti dan diperhatikan secara mendalam, maka kemampuan dari fitur Microsoft Search Server ini memiliki arsitektur yang mirip dengan platform Windows Search, baik itu engine query-nya maupun pengindeksnya. Cara pencarian SharePoint Server 2010 ini dilakukan dengan melihat pada metadata.

SharePoint Designer

Sesuai dengan namanya Microsoft SharePoint Designer 2010, maka sudah jelas kegunaan dan manfaat dari aplikasi ini merupakan editor HTML yang bersifat What-You-See-Is-What-You-Get (WYSIWYG), yang ditujukan untuk mendesain situs SharePoint dan workflow untuk situs-situs WSS. Rendering engine yang bisa digunakan sama dengan Microsoft Expression Web, dan juga Microsoft Visual Studio 2008 atau 2010.

Office Web Apps

Sesuai dengan namanya, Office Web Apps adalah aplikasi Office yang berbasis Web dimana pengguna dapat menggunakan beberapa aplikasi dasar Office yaitu Word, Excel, PowerPoint dan OneNote cukup dengan browser internet saja, dengan kata lain, untuk menggunakan aplikasi dasar Office tersebut pengguna tidak perlu lagi melakukan instalasi Office di komputer yang digunakannya dan bahkan pengguna bisa menggunakan aplikasi Office di komputer mana saja selama pada komputer tersebut terdapat browser Internet dan tentunya dapat terhubung dengan server tempat menampung layanan Office Web Apps tersebut.

Di Internet Microsoft juga sudah mempublikasikan Office Web Apps ini sebagai fitur tambahan dari layanan online storage Skydrive (http://skydrive.live.com). Dan dalam lingkungan Intranet Anda juga dapat menghadirkan layanan Office Web Apps ini sebagai salah satu fitur tambahan dari SharePoint Server 2010. Dengan demikian, semua pengguna yang terhubung dengan Intranet tersebut dapat menggunakan aplikasi Office tanpa harus menginstall aplikasi Office terlebih dahulu, hal ini jelas dapat meningkatkan efisiensi kerja, apalagi salah satu benefit dari Office Web Apps ini adalah pengguna dapat bekerja pada satu buah file dokumen yang sama secara berbarengan dengan para pengguna lainnya.

Office Web Apps yang disediakan SharePoint Server 2010 atau 2013 ini terdiri dari 4 aplikasi utama, yaitu Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint dan Microsoft OneNote. Dengan demikian tentu hanya ke empat dokumen yang dibuat dengan Office 2010 saja yang bisa Anda upload. Kemudian mengenai dokumen yang dibuat dengan Office 2007, walaupun ekstensinya sama, tetap tidak bisa dibuka oleh Office Web Apps. Kemudian sebagai solusinya, Anda harus membuka terlebih dahulu dokumen yang dibuat dengan Microsoft Office 2007 tersebut dengan Office 2010 lalu menyimpannya kembali dalam format Microsoft Office 2010. Cara ini harus Anda lakukan juga jika Anda akan meng-upload dokumen yang dibuat dengan Microsoft Office 2003 atau Microsoft Office 2007.

Jika perusahaan tempat Anda bekerja ingin memaksimalkan penggunaan Microsoft SharePoint Server 2010 dalam aktifitas sehari-sehari , maka penggunaan aplikasi Microsoft Word 2010, Microsoft Excel 2010, Microsoft PowerPoint 2010 dan Microsoft OneNote untuk seeleuruh pegawai di perusahaan tersebut di clientnya tidak wajib menginstalasi Microsoft Office 2010, karena kemampuan dan fitur Office Web Apps juga hampir sama dengan keluarfga Microsoft Office pada umumnya. Namun demikian, tentu saja fitur yang disediakan Office Web Apps tidak akan sama dengan Microsoft Office 2010 yang dipasang terpisah.

Dalam implementasi-nya aplikasi Microsoft Office Web Apps ini bisa menggantikan fungsi-fungsi standar aplikasi Microsoft Office 2010. Pertama kita lihat layout dan tampilan Micrfosoft Office yang tampil di atas SharePoint Server 2010atau 2013 yang sudah terinstall Office Web Apps, sepintas tidak terlihat perbedaannya. Namun kenyataannya tidak demikian, karena yang ditampilkan dalam aplikasi yang jalan diatas semua browser, seperti Internet Explorer 8, Mozila, dan sebagainya tidak menampilkan semua fitur yang ada di Microsoft Office 2010 secara keseluruhan. Namun demikian tentu yang diharapkan bukan masalah fitur yang disediakan Microsoft Office Apps ini, melainkan kemampuan SharePoint Server 2010 dalam kolaborasi, sharing data dan dokumen, sharing aplikasi berbasis web dan sebagainya adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Dengan demikian pemakai dilingkungan perusahaan atau coporate akan banyak menghemat karena tidak perlu semua clinent memasang Microsoft Office di kompyter atau di laptopnya, karena secara umum keperluan dasar perkantoran sudah tersedia dalam SharePoint Server 2010.

Bagaimana kolaborasinya?

Bagaimana kolaborasinya? Secara sederhana dalam melakukan kolaborasi data atau dokumen dari Microsoft SharePoint 2010 adaah dokumen atau data yang dibuat dengan Microsoft Office 2010, kemudian dipublikasikan atau diupload ke server SharePoint 2010. Kemudian stelah data atau dokumen tersebut diupload dokumen tersebut akan berada di di dokumen center di server SharePoint 2010. Di sini pengguna dalam jarningan intranet atau interet bisa leluasa menggunakan dokumen tersebut sesuai dengan tingkat otoritas yang diberikan kepadanya.

Kecanggihan SharePoint 2010 dalam berkolaborasi dengan program aplikasi khususnya keluarga Micerosoft Office 2010, seperti Word, Excel, PowerPoint dan OneNote sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan anda. Dokumen yang dibuat dengan aplikasi Microsoft Office 2010, bisa diupload ke server SharePoint 2010 dana secara otomatis dokumen yang sudah berada di server tersebut dishare serta bisa digunakan secara bersama.

Tidak hanya dokumen sebenarnya yang di sharing ini, aplikasi yang ada di SharePoint 2010 atau 2013 seperti Word, Excel, PowerPoint dan OneNote juga bisa digunakan secara bersama dalam jaringan intranet atau internet. Sebagai contoh, Anda masuk ke Windows Live dan masuk sebagai user di Windows live tersebut, dan setelah itu Anda klik tombol Office, maka akan terbuka aplikasi keluarga Microsoft Office 2010 atau 2013 yang disharing dan bisa digunakan dari seluruh dunia tanpa kecuali. Begitu juga dengan aplikasi browser yang digunakan juga tidak dibatasi, semua browser yang ada saat ini hampir dipastikan bisa menjalankan aplikasi tersebut secara online melalui internet . Begitu juga degan SharePoint 2010 atau 2013 yang saat ini sedang ramai dibicarakan juga memiliki kemampuan yang sama seperti ini, Anda bisa mengupload dokumen, menggunakan aplikasi secara bersama di atas browser, dan sebagainya.

Bagaimana dengan aplikasi yang dibuat sendiri dengan VisualStudio.Net? Yang namanya kolaborasi tentu semua aplikasi yang dipasang di SharePoint 2010 semuanya bisa digunakan secara bersama termasujk datanya. Jadi jelas dengan kolaborasi ini, maka akan semakin mempermudah anda dalam melakukan kegiatan bisnis anda. Kita akan dengan mudah saling bertukar informasi dan data dengan portal yang kita bangun dengan menggunakan kolaborasi ini.

Walau demikian, akhirnya berpulang keada kita semua yang akan merasakan manfaat yang luar biasa bagi lingkungan kerja dengan hadirnya SharePoint Server 2010 dan SharePoint 2013. Karena dengan adanya Microsoft SharePoint 2010 atau 2013 lengkap dengan aplikasi Office Web Appsnya Anda akan sedikit menghemat. Namun tentu saja apabila memerlukan aplikasi yang kengkap Anda tetap harus memiliki Microsoft Office 2010 atau 2013 secara keseluruhan.

Artikel selanjutnya Setup SharePoint dan Setup Microsoft SQL Server

Mencoba SharePoint 2010 (1)


sharepointHari ini saya mencoba instal SharePoint 2010. Memang sedikit sulit kalau kita tidak memiliki akses internet. Karena untuk setup atau instalasi SharePoint harus memiliki banyak file sebagai persyaratannya. Sebagai gambaran berikut ini beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk setup SharePoint 2010.

  • Application Server Role, Web Server (IIS) Role
  • Microsoft SQL Server 2008 Native Client
  • Hotfix for Microsoft Windows (KB976462)
  • Windows Identity Foundation (KB974405)
  • Microsoft Sync Framework Runtime v1.0 (x64)
  • Microsoft Chart Controls for Microsoft .NET Framework 3.5
  • Microsoft Filter Pack 2.0: installation error
  • Microsoft SQL Server 2008 Analysis Services ADOMD.NET
  • Microsoft Server Speech Platform Runtime (x64)
  • Microsoft Server Speech Recognition Language – TELE(en-US)
  • SQL 2008 R2 Reporting Services SharePoint 2010 Add-in
  • Microsoft Server Speech Recognition Language – TELE(en-US)
  • SQL 2008 R2 Reporting Services SharePoint 2010 Add-in

Kenapa koneksi internet diperlukan? Untuk memudahkan proses download aplikasi yang dibutuhkan seperti disebutkan diatas.

Setelah semua aplikasi disetup, selanjutnya Anda setup SharePointnya. Dan jika tidak terjadi kesalahan dan kekurangan, maka proses instalasi akan sukses. Ini baru instalasinya saja masih banyak hal-hal lain yang harus dikerjakan.

– bersambung

Persiapan Setup SharePoint 2010


Setelah Anda mengetahui kecanggihan dan kemampuan Sharepoint baik 2010 ataupun 2013, selanjutnya tentu Anda bisa mensetup SharePoint 2010 atau 2013 tersebut. Tentu jika Anda memiliki software canggih ini.

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk setup SharePoint 2010 atau 2013 ini. Saya kebetulan mencoba Setup SharePoint 2010 diatas Windows Server 2008 R2. Memang bisa juga menggunakan Windows Server 2012 atau 2012 R2, namun kali ini saya ingin mencoba diatas Windows Server 2008 R2.

Pertama saya setup Windows Server 2008R2 Enterprise diatas mesin Xeon RAM 20 GByte saja. Kemudian setelah proses instalasi Windows Server 2008R2 Enterprise selesai dilaksanakan, selanjutnya dibuat DC (Domain Controler). Dengan mesin ini selanjutnya kita buat 2 buah mesin virtual diatas DC tersebut, dan berinama sesuai keinginan Anda. Misalnya mesin virtual pertama kita berinama SharePoint, yang kedua kita berinama SQLServer, atau sesuai keinginan Anda.

Selanjutnya diatas DC Anda buat OU (Organizational Unit) dan berinama misalnya SharePoint. Kemudian diatas OU SharePoint tersebut kita buat beberapa user, mialnya SP_Admin, SQL_Admin, dan