DFS Windows 2016 (1)


Apa itu DFS? DFS ( distributed file system ) adalah satu set layanan bagi klien dan server di mana Microsoft Windows Server 2012R2 untuk mengatur pendistribusian file ke sebuah sistem secara terdistribusi. DFS memberikan transparansi lokasi dan redudansi untuk mengingatkan ke tersediaan data di beberapa lokasi yang berbeda yang secara logis di kelompokan menjadi satu folder bernama DFSRoot.

Fungsi DFS yaitu memberikan kemampuan kepada beberapa server untuk menjadikan sebuah folder di salah satu server dengan memberikan nama Namespace hirarki tunggal. DFS bisa berdiri sendiri dengan nama DFS Namespace pada satu server dengan ADDS atau domain atau bisa juga beberapa server yang dihubungkan ke dalam satu server domain (ADDS).
setiap struktur pohon DFS memiliki satu atau lebih target akar, target root adalah host server yang menjalankan server DFS menghubungkan poin satu atau lebih untuk folder bersama pada jaringan. anda dapat menambah, mengubah dan menghapus link DFS dari name space DFS. bila anda menghapus target terakhir yang terkait dengan link DFS atau dalam dokumentasi sebelumnya DFS link yang di sebut titik persimpangan .

sebuah link DFS dapat menunjuk satu atau lebih folder bersama, folder di sebut target ketika penggua link DFS server DFS memilih satu set target berdasarkan informasi situs klien. klient mengakses target pertama yang tersedia di set, hal ini membantu untuk mendistribusikan permintaan klien di seluruh target mungkin dan dapat memberiakn aksesbility bagi pengguna terus bahkan ketika beberapa server yang lain gagal.

  • bersambung
Advertisements

Amankan Komputer Anda dari Virus “Ransomware”


Beberapa hari berlakangan ini masyarakat di Indonesia, terutama yang kesehariannya menggunakan komputer baik berbasis Windows maupun jenis lain merasa kenyamanannya terganggu dengan hadirnya malware “ransomware”.

Hadirnya VirusRansomware” ternyata bikin heboh dan sudah ada beberapa lembaga menjadi korban. Untuk mencegah menyebarnya virus tersebut perlu dilakukan pencegahan yang komprehensip dan menyeluruh. Artinya tidak hanya server dan komputer tertentu saja yang harus diamankan, melainkan semua komputer yang terkoneksi kejaringan initernet.

Apa yang harus Anda lakukan? Minimal sistem operasi yang pertama kali harus diamankan. Kemudian aplikasi yang sering dan banyak digunakan misalnya Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsof PowerPoint san sebagainya.

Mengamankan Sistem Operasi

Jika di kantor Anda sudah menggunakan server, maka sistem yang ada di server tersebut yang pertama kali harus diamankan, misalnya Windows Server 2003, Windows Server 2003R2. Namaun kelihatannya belum ada informasi yang detail serta akurat berkaitan dengan sistem operasi Windows Server 2008, 2008R2, Windows Server 2012 atau Windows Server 2012R2, dan Windows Server 2016. Setelah itu baru ke sistem-sistem lain, seperti Windows XP, Wndows 7, Windows 8, dan sebagainya. Namun demikian tetap saja kita harus waspada dan tetap harus melakukan update dan patching supaya sistem operasi yang Anda gunakan tetap sehat, data tetap aman dan berinternet tetap nyaman dan stabil.

Bagi pengguna Windows yang sudah memasang atau mengaktifkan Windows Defender, Microsoft Security Essential dansebaginya yag harus diupdate setiap saat. Kalau Anda menggunakan antivirus tetapi tidak diupdate percuma saja.

Selanutya untuk mengamanan sistem operasi Windows Anda pastikan selalu mengupdate sistem Anda. Karena saat ini sudah rameai dan sudah menyebar virus ransomware, maka Anda harus melakukan patching, alamat yang bisa Anda kunjungi adalah https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx.

Untuk Windows langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Klik Control Panel
  • Kemudian pilih dan klik Windows Firewall

CONTROL-01

  • Klik Advance Settings

CONTROL-02

  • Klik Inbound Roles
  • Klik New Roles

CONTROL-03

  • Klik Port
  • Klik Next
  • Ketikkan di port 139, 445, 3389

CONTROL-04

  • Klik Next

CONTROL-05

  • Kik Block the Connetion
  • Klik Next

CONTROL-06

CONTROL-07

  • Berinama, misalya Virus Ransomware

Selain itu, Anda jangan menguktifkan file sharing karena ini virus akan menyebar melalui file sharing tersebut. Jika sudah diaktifkan Anda nonaktifkan dengan cara:

  • Klik Control Panel
  • Klik Nerwork and Sharing Center

SHARING

  • Klik Change Advanced sharing settings
  • Non akktifkan semua yang berkaitan dengan file Sharing
  • Klik Save changes untuk menyimpan ketentuan setting Anda.

Atau Anda bisa juga menonaktifkan fitur SMB yang ada di Windows. Caranya sebagai berikut:

  • Masuk ke Control Panel
  • Pilih dan Klik Programs and Features

SHARING1-1

  • Klik Turn Windows feature on or off

SHARING1-2

  • Klik untuk menghilangkan tanda centang di pilihan SMB 1.0/CIFS File Sharing Support
  • Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut.

Dengan demikian untuk sementara dari sisi sistem operasi sudah aman.

Mengamankan Aplikasi

Selanjutnya Anda harus mengamankan aplikasi yang kemungkinan sering digunakan seperti Microsoft Word atau Microsoft Excel. Untuk keluarga Office prosedur atau cara untuk menonaktifkan Macro caranya sama saja.

  • Jalankan Microsoft Word atau Excel
  • Kik Menu File

word-01

  • Klik Option
  • Klik Trust Center

word-02

Klik Trust Center Settings

word-03

Klik Disable all macros without nitification

Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut.

Dengan beberapa langah tersebut aplikasi Word, Excel dan yang lainnya akan aman. Namun tentu saja Anda juga harus melakukan settings bagi semua aplikasi lainnya seperti Excel, Outlook, PowerPoint dan sebagainya.

DFS di Windows Server 2016


win2016DFS (Distributed File System ) adalah satu set layanan yang disediakan Microsoft Windows Server 2016 untuk mengatur pendistribusian file ke sebuah sistem secara terdistribusi. Dalam hal ini DFS memberikan transparansi lokasi dan redudansi untuk mengingatkan ke tersediaan data di beberapa lokasi yang berbeda yang secara logis di kelompokan menjadi satu folder bernama DFSRoot.

Fungsi DFS yaitu memberikan kemampuan kepada beberapa server untuk menjadikan sebuah folder di salah satu server dengan memberikan nama Namespace hirarki tunggal. DFS bisa berdiri sendiri dengan nama DFS Namespace pada satu server dengan ADDS (Active Directory Domain Services) atau domain atau bisa juga beberapa server yang dihubungkan ke dalam satu server domain (ADDS).

Setiap struktur pohon DFS memiliki satu atau lebih target akar, target root adalah host server yang menjalankan server DFS menghubungkan poin satu atau lebih untuk folder bersama pada jaringan. Anda dapat menambah, mengubah dan menghapus link DFS dari namespace DFS. bila anda menghapus target terakhir yang terkait dengan link DFS atau dalam dokumentasi sebelumnya DFS link yang di sebut titik persimpangan.

Sebuah link DFS dapat menunjuk satu atau lebih folder bersama, folder disebut target ketika pengguna link DFS memilih satu set target berdasarkan informasi dari client. Client mengakses target pertama yang tersedia di set, hal ini membantu untuk mendistribusikan permintaan client di seluruh target mungkin dan dapat memberiakn aksesbilitas bagi pengguna terus bahkan ketika beberapa server yang lain gagal.

Manfaat DFS

Salah satu manfaat DFS adalah dalam hal menejemen file berserta sumber daya secara evesien dan menjaga avibilty serta keamanan bagi pengguna jaringan. Disamping itu, DFS juga dapat mengatur dan mengelola file server sehingga file tersebut dapat di akses dengan mudah, aman dan mengurangi bindwidh yang di perlukan. Hal ini mungkin sangat berbeda dengan sharing folder biasa dimana pengguna mengakses langsung file atau folder yang disharing di salah satu komputer atau server.

Dalam suatu jaringan biasanya memerlukan folder yang di manfaatkan oleh semua orang dalam jaringan tersebut dengan keamanan yang terjamin di bandingkan dengan menggunakan fasilitas folder sharing. Untuk itu kita memerlukaan suatu startegi yang baik agar dokumen tidak dapat di lihat oleh orang lain yaitu dengan memanfaatkan folder sharing dan join ke domain controller atau ADDS.

  • bersambung

Menambahkan IP Address


win2016Hal yang tidak kalah pentingnya dalam membangun sebuah server adalah mengkonfigurasi Network untuk Windows Server 2016. Pekerjaan ini sangat mudah dan biasa dilakukan untuk membuat IP Statis, DNS, maupun lainnya. Sebagai bahan latihan, berikut ini adalah langkah untuk membuat IP Statis, menambahkan DNS dan Gateway di Server Anda. Langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Dari tampilan Server manager (Local Server), klik disebelah Ethernet ada pilihan IPv4 Address assigned bay DHCP, IPv6 enable. Setelah itu kotak dialog Network Connection segera tampil
  2. Klik kanan di Ethernet lalu klik Properties, komputer segera menampilkan kotak dialog Properties
  3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  4. Klik Properties. Kemudian ketikkan IP Statis di kolom Use following IP address, ketikkan untuk IP Statis Anda di kolom tersebut, misalnya 192.168.1.1, untuk Subnet akan terisi secara otomatis, Anda lanjutkan untuk mengenai Gateway, isilah dikolom Gateway, misalnya 192.168.1.1, atau bisa juga untuk sementara dikosongkan saja dan untuk DNS Anda isi misalnya 192.168.1.1.

Sampai di sini Anda sudah bisa mengubah banyak hal berkaitan dengan nama komputer  Server Anda. Di bagian selanjutnya akan dibahas bagaimana menambah Roles dan Features di Windows Server 2016. Penambahan Roles dan Features ini sangat penting, karena roh dari Windows Server 2016 adalah pada Roles dan Feature ini.

  • bersambung

Mengganti nama, Seting Tanggal dan Waktu di Windows Server 2016


Di bagiawin2016n sebelumnya saya sudah menjelaskan secara lengkap Server Manager. Di sini saya akan menjelaskan langkah-langah teknis untuk mengganti nama komputer, setting tanggal, waktu dan sebagainya. Sebenarnya untuk mengubah atau mengkonfigurasi mengubah nama server, Time zone (waktu), dan sebagainya btidak sulit, karena secara umum sama saja seperti ketika Anda setting di Windows Server versi sebelumnya. Bahkan tidak jauh berbeda dibandingkan dengan setting Windows 7, Windows 8, atau Windows 10.

Mengubah Nama Server

Untuk jelasnya berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk seeint atau mengubah dana komputer. Proses ini harus Anda lakukan melalui Server Manager. Caranya Anda cukup klik saja nama komputer pada pilihan Computer name. Kemudian setelah itu segera tampil kotak dialog System Properties, Anda ketikkan deskripsi untuk komputer server tersebut di kolom Computer description. Misalnya server untuk DATA SHARING. Selanjutnya klik tombol Change, kotak dialog Computer Name/Domain Changes. Ketikkan nama komputer server Anda, misalnya SERVER1, lalu klik OK, klik OK sekali lagi dan kemudian klik tombol OK di kotak dialog System Properties. Klik tombol Restart Now komputer Anda.lokal-01

Biarkan komputer melakukan restart. Setelah boot dan Anda diminta menuliskan user name dan password. Ketikkan user dan password Anda, kemudian setelah itu Anda tinggal menunggu sampai Windows menampilkan jendela Server Manager seperti biasa.

Mengganti tanggal dan waktu

Selanjutnya yang harus Anda konfigurasi adalah seting tanggal dan waktu. Ini penting Anda lakukan agar apabila server tersebut digunakan bisa sejalan dan sesuai datanya. Untuk setup tanggal dan waktu caranya Anda klik di sebelah pilihan Time Zone, setelah itu Anda atur mulai dari tanggal dan waktu (Date and Time), dan jangan lupa Anda pilih Change Time Zone untuk mengubahnya, seperti biasa Anda pilih Bangkok, Hanoi, Jakarta. Setelah selesai memilih Time Zone tersebut klik OK untuk menutup koak dialog tersebut kembali ke jendela sebelumnya.

Sampai disini penjelasan mengenai mengganti nama komputer server dan setting tanggal dan waktu. Di bagian selanjutnya akan dijelaskan bagaimana memasukkan IP Address,  DSN dan sebagainya.

  • bersambung

Role dan Feature Windows Server 2016


win2016Ketika setup standar desktop (default) Roles dan Features tidak secara otomatis tersedia, tertuma role dan feature utama seperti ADDS (Active Directory Domain Service) atau Domain Controller. Oleh karena itu untuk meningkatkan dan menambah feature perlu pekerjaan tambahan. Penjelasan mengenai menambah role dan feature akan dijelaskan dibagian selanjutnya.

fitur-01Pada tulisan ini, saya akan menjelaskan beberapa komponen saja, seperti WER (Windows Eror Reporting) telah dinyalakan, pesan “Windows Error Reporting on” akan ditampilkan disebelah item task yang bersangkutan. Sekali anda telah melakukan initial configuration pada server , maka Anda bisa mengklik link Print, E-mail atau Save This Information pada menu bawah.  Selain itu, ada beberapa catatan tambahan yang tidak kalah pentingnya mengenai server  manager tersebut, antara lain:

  • Melakukan beberapa task membutuhkan anda untuk log off dan mereboot mesin anda. Sebagai contoh, secara default ketika anda menginstall Windows Server 2016, account built-ini Administrator diaktifkan dan tidak mempunyai password. Jika anda menggunakan Server Manager untuk mengubah nama dari account ini atau menentukan sebuah password, anda harus melakukan log off dan kemudian log on lagi untuk melihat hasil dari perubahan tersebut.
  • Jika Windows Server 2016 mendeteksi bahwa instalasi atau setup berlangsung pada jaringan yang terbatas/dibatasi. Ketika anda pertamakali melakukan log on, bagian Update this Server dari Server Manager akan menampilkan link baru yang bernama Restore Network Access. Mengklik pada link ini membolehkan anda untuk meninjau batasan-batasan akses jaringan pada saat ini dan mengembalikan (restore) akses jaringan penuh untuk server Alasan bahwa kedua item lain pada bagian ini (Enable Windows Update and Feedback dan Download and Install Updates) tidak ditampilkan pada situasi seperti ini ialah kareana mesin yang dianggap berada pada keadaan karantina tidak bisa mengakses Windows Update secara langsung dan harus menerima update-an dari sebuah remediation server.
  • OEM bisa menkostumisasi layar Server Manager sehingga bisa menampilkan sebuah bagian tambahan pada bagian bawah yang bisa meliputi sebuah logo, deskripsi dan link-link task dari OEM tersebut yang bisa me-launch file-file EXE, DLL, dan script-script yang disediakan oleh OEM tersebut. Catatan, bahwa link-link task OEM tidak bisa menampilkan informasi status.
  • Server Manager tidak akan ditampilkan jika anda mengupgrade Windows Server 2016 dari versi sebelumnya dari Windows Server. Server Manager juga tidak ditampilkan jika setting Group Policy berikut ini dikonfigurasi: Computer Configuration\Administrative Templates\System\ServerManger\Do Not Open Initial Configuration Tasks Windows at Logon

-bersambung

Mengenal Server Manager Windows Server 2016


win2016Microsoft Windows Server 2016 menyediakan banyak tools yang dapat digunakan untuk mengatur atau memanage kerja sistem operasi ini. Tools tersebut terdiri dari user interface (UI), tools untuk mengkonfigurasi dan memanage server seperti command-line baru untuk menginstall roles dan feature, tools untuk remote administration, Windows Management Instrumentation (WMI) enhancements untuk meningkatkan script management, penam-bahan Group Policy, dan lain-lain.

Server Manager

Setelah login dan masuk ke lingkungan Windows Server 2016 hal pertama yang tampil adalah jendela atau layar Server Manager atau kalau di Windows Server 2008R2 namanya ICT (Initial Configuration Tasks) seperti terlihat pada gambar. Dari sini sebenarnya Anda sudah siap untuk mengkonfigurasi sistem operasi server ini.

deskto-20171

Gambar 1. Layar yang pertama tampil bernama Server Manager

Setelah Anda melakukan instalasi dan telah menentukan password dan mengingatnya sebagai kunci untuk masuk Windows Server 2016 ada satu hal yang perlu diperhatikan adalah setelah traffic inbound diperbolehkan menuju server, Anda bisa menggunkan menu Manage Your Server untuk menginstalasi aplikasi pada server sehingga server tersebut bisa berperan baik Print Server, File Server, Domain Controller (DC) dan lain lain-lain.

Untuk jelasnya mengenai tampilan awal jendela atau layar Server Manager di Windows Server 2016 coba perhatikan gambar 2. Seperti Anda lihat, pada tampilan ini masih belum ada komponen yang diubah atau masih dalam keadaan normal (default). Untuk itu dari tampilan ini bisa sedikit demi sedikit mengubah konfigurasi untuk Server anda.

Configure this local server, digunakan untuk mensetup beberapa komponen penting, seperti tanggal, jam, nama komputer, dan sebagainya. Setelah menekan tombol Configure this local server tampilan Windows Server 2016 Anda akan berubah seperti gambar 2.

lokal-01

Gambar 2. Jendela konfigurasi untuk mengkonfigurasi Local Server

Tujuan dari Server Manager ialah untuk menyediakan cara langsung bagaimana menginstall feature-feature dan peran (roles) pada server anda sehingga bisa berfungsi dibawah lingkungan jaringan bisnis anda. Sebagai sebuah tools, Server Manager ditargetkan untuk kalangan pemakai IT umum yang bekerja pada organisasi dengan skala sedang (medium-size). Seorang spesialis IT yang bekerja pada perusahaan besar mungkin bisa menggunakan tool-tool tambahan untuk mengkonfiugrasi server yang baru terinstall Windows Server 2016. Namun sebagai contoh, dengan melakukan beberapa initial configuration tasks pada saat Anda mengkonfigurasi yang tidak diawasi menggunakan Windows Deployment Service (WDS) bersama dengan file .xml yang berjalan sendiri.

Server Manager juga memungkinkan anda untuk melakukan modifikasi seting apapun yang anda telah lakukan sebelumnya menggunakn layar Server Manager. Umpamanya akan mengaktifkan Remote Dekstop dengan mengklik link Configure Remote Desktop yang berada pada bagian kanan judul Server Summary. Bahkan, Server Manager membolehkan anda untuk mengkonfigurasi tambahan yang lebih canggih yang tidak terlihat dilayar, seperti mengaktifkan atau me-non-aktifkan Internet Explorer Enhanced Security Configuration (IE ESC) atau menjalankan Security Configuration Wizard (SCW) pada mesin anda.

– bersambung