DFS di Windows Server 2016


win2016DFS (Distributed File System ) adalah satu set layanan yang disediakan Microsoft Windows Server 2016 untuk mengatur pendistribusian file ke sebuah sistem secara terdistribusi. Dalam hal ini DFS memberikan transparansi lokasi dan redudansi untuk mengingatkan ke tersediaan data di beberapa lokasi yang berbeda yang secara logis di kelompokan menjadi satu folder bernama DFSRoot.

Fungsi DFS yaitu memberikan kemampuan kepada beberapa server untuk menjadikan sebuah folder di salah satu server dengan memberikan nama Namespace hirarki tunggal. DFS bisa berdiri sendiri dengan nama DFS Namespace pada satu server dengan ADDS (Active Directory Domain Services) atau domain atau bisa juga beberapa server yang dihubungkan ke dalam satu server domain (ADDS).

Setiap struktur pohon DFS memiliki satu atau lebih target akar, target root adalah host server yang menjalankan server DFS menghubungkan poin satu atau lebih untuk folder bersama pada jaringan. Anda dapat menambah, mengubah dan menghapus link DFS dari namespace DFS. bila anda menghapus target terakhir yang terkait dengan link DFS atau dalam dokumentasi sebelumnya DFS link yang di sebut titik persimpangan.

Sebuah link DFS dapat menunjuk satu atau lebih folder bersama, folder disebut target ketika pengguna link DFS memilih satu set target berdasarkan informasi dari client. Client mengakses target pertama yang tersedia di set, hal ini membantu untuk mendistribusikan permintaan client di seluruh target mungkin dan dapat memberiakn aksesbilitas bagi pengguna terus bahkan ketika beberapa server yang lain gagal.

Manfaat DFS

Salah satu manfaat DFS adalah dalam hal menejemen file berserta sumber daya secara evesien dan menjaga avibilty serta keamanan bagi pengguna jaringan. Disamping itu, DFS juga dapat mengatur dan mengelola file server sehingga file tersebut dapat di akses dengan mudah, aman dan mengurangi bindwidh yang di perlukan. Hal ini mungkin sangat berbeda dengan sharing folder biasa dimana pengguna mengakses langsung file atau folder yang disharing di salah satu komputer atau server.

Dalam suatu jaringan biasanya memerlukan folder yang di manfaatkan oleh semua orang dalam jaringan tersebut dengan keamanan yang terjamin di bandingkan dengan menggunakan fasilitas folder sharing. Untuk itu kita memerlukaan suatu startegi yang baik agar dokumen tidak dapat di lihat oleh orang lain yaitu dengan memanfaatkan folder sharing dan join ke domain controller atau ADDS.

  • bersambung
Advertisements

Menambahkan IP Address


win2016Hal yang tidak kalah pentingnya dalam membangun sebuah server adalah mengkonfigurasi Network untuk Windows Server 2016. Pekerjaan ini sangat mudah dan biasa dilakukan untuk membuat IP Statis, DNS, maupun lainnya. Sebagai bahan latihan, berikut ini adalah langkah untuk membuat IP Statis, menambahkan DNS dan Gateway di Server Anda. Langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Dari tampilan Server manager (Local Server), klik disebelah Ethernet ada pilihan IPv4 Address assigned bay DHCP, IPv6 enable. Setelah itu kotak dialog Network Connection segera tampil
  2. Klik kanan di Ethernet lalu klik Properties, komputer segera menampilkan kotak dialog Properties
  3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  4. Klik Properties. Kemudian ketikkan IP Statis di kolom Use following IP address, ketikkan untuk IP Statis Anda di kolom tersebut, misalnya 192.168.1.1, untuk Subnet akan terisi secara otomatis, Anda lanjutkan untuk mengenai Gateway, isilah dikolom Gateway, misalnya 192.168.1.1, atau bisa juga untuk sementara dikosongkan saja dan untuk DNS Anda isi misalnya 192.168.1.1.

Sampai di sini Anda sudah bisa mengubah banyak hal berkaitan dengan nama komputer  Server Anda. Di bagian selanjutnya akan dibahas bagaimana menambah Roles dan Features di Windows Server 2016. Penambahan Roles dan Features ini sangat penting, karena roh dari Windows Server 2016 adalah pada Roles dan Feature ini.

  • bersambung

Mengganti nama, Seting Tanggal dan Waktu di Windows Server 2016


Di bagiawin2016n sebelumnya saya sudah menjelaskan secara lengkap Server Manager. Di sini saya akan menjelaskan langkah-langah teknis untuk mengganti nama komputer, setting tanggal, waktu dan sebagainya. Sebenarnya untuk mengubah atau mengkonfigurasi mengubah nama server, Time zone (waktu), dan sebagainya btidak sulit, karena secara umum sama saja seperti ketika Anda setting di Windows Server versi sebelumnya. Bahkan tidak jauh berbeda dibandingkan dengan setting Windows 7, Windows 8, atau Windows 10.

Mengubah Nama Server

Untuk jelasnya berikut ini adalah langkah yang harus Anda lakukan untuk seeint atau mengubah dana komputer. Proses ini harus Anda lakukan melalui Server Manager. Caranya Anda cukup klik saja nama komputer pada pilihan Computer name. Kemudian setelah itu segera tampil kotak dialog System Properties, Anda ketikkan deskripsi untuk komputer server tersebut di kolom Computer description. Misalnya server untuk DATA SHARING. Selanjutnya klik tombol Change, kotak dialog Computer Name/Domain Changes. Ketikkan nama komputer server Anda, misalnya SERVER1, lalu klik OK, klik OK sekali lagi dan kemudian klik tombol OK di kotak dialog System Properties. Klik tombol Restart Now komputer Anda.lokal-01

Biarkan komputer melakukan restart. Setelah boot dan Anda diminta menuliskan user name dan password. Ketikkan user dan password Anda, kemudian setelah itu Anda tinggal menunggu sampai Windows menampilkan jendela Server Manager seperti biasa.

Mengganti tanggal dan waktu

Selanjutnya yang harus Anda konfigurasi adalah seting tanggal dan waktu. Ini penting Anda lakukan agar apabila server tersebut digunakan bisa sejalan dan sesuai datanya. Untuk setup tanggal dan waktu caranya Anda klik di sebelah pilihan Time Zone, setelah itu Anda atur mulai dari tanggal dan waktu (Date and Time), dan jangan lupa Anda pilih Change Time Zone untuk mengubahnya, seperti biasa Anda pilih Bangkok, Hanoi, Jakarta. Setelah selesai memilih Time Zone tersebut klik OK untuk menutup koak dialog tersebut kembali ke jendela sebelumnya.

Sampai disini penjelasan mengenai mengganti nama komputer server dan setting tanggal dan waktu. Di bagian selanjutnya akan dijelaskan bagaimana memasukkan IP Address,  DSN dan sebagainya.

  • bersambung

Role dan Feature Windows Server 2016


win2016Ketika setup standar desktop (default) Roles dan Features tidak secara otomatis tersedia, tertuma role dan feature utama seperti ADDS (Active Directory Domain Service) atau Domain Controller. Oleh karena itu untuk meningkatkan dan menambah feature perlu pekerjaan tambahan. Penjelasan mengenai menambah role dan feature akan dijelaskan dibagian selanjutnya.

fitur-01Pada tulisan ini, saya akan menjelaskan beberapa komponen saja, seperti WER (Windows Eror Reporting) telah dinyalakan, pesan “Windows Error Reporting on” akan ditampilkan disebelah item task yang bersangkutan. Sekali anda telah melakukan initial configuration pada server , maka Anda bisa mengklik link Print, E-mail atau Save This Information pada menu bawah.  Selain itu, ada beberapa catatan tambahan yang tidak kalah pentingnya mengenai server  manager tersebut, antara lain:

  • Melakukan beberapa task membutuhkan anda untuk log off dan mereboot mesin anda. Sebagai contoh, secara default ketika anda menginstall Windows Server 2016, account built-ini Administrator diaktifkan dan tidak mempunyai password. Jika anda menggunakan Server Manager untuk mengubah nama dari account ini atau menentukan sebuah password, anda harus melakukan log off dan kemudian log on lagi untuk melihat hasil dari perubahan tersebut.
  • Jika Windows Server 2016 mendeteksi bahwa instalasi atau setup berlangsung pada jaringan yang terbatas/dibatasi. Ketika anda pertamakali melakukan log on, bagian Update this Server dari Server Manager akan menampilkan link baru yang bernama Restore Network Access. Mengklik pada link ini membolehkan anda untuk meninjau batasan-batasan akses jaringan pada saat ini dan mengembalikan (restore) akses jaringan penuh untuk server Alasan bahwa kedua item lain pada bagian ini (Enable Windows Update and Feedback dan Download and Install Updates) tidak ditampilkan pada situasi seperti ini ialah kareana mesin yang dianggap berada pada keadaan karantina tidak bisa mengakses Windows Update secara langsung dan harus menerima update-an dari sebuah remediation server.
  • OEM bisa menkostumisasi layar Server Manager sehingga bisa menampilkan sebuah bagian tambahan pada bagian bawah yang bisa meliputi sebuah logo, deskripsi dan link-link task dari OEM tersebut yang bisa me-launch file-file EXE, DLL, dan script-script yang disediakan oleh OEM tersebut. Catatan, bahwa link-link task OEM tidak bisa menampilkan informasi status.
  • Server Manager tidak akan ditampilkan jika anda mengupgrade Windows Server 2016 dari versi sebelumnya dari Windows Server. Server Manager juga tidak ditampilkan jika setting Group Policy berikut ini dikonfigurasi: Computer Configuration\Administrative Templates\System\ServerManger\Do Not Open Initial Configuration Tasks Windows at Logon

-bersambung

Mengenal Server Manager Windows Server 2016


win2016Microsoft Windows Server 2016 menyediakan banyak tools yang dapat digunakan untuk mengatur atau memanage kerja sistem operasi ini. Tools tersebut terdiri dari user interface (UI), tools untuk mengkonfigurasi dan memanage server seperti command-line baru untuk menginstall roles dan feature, tools untuk remote administration, Windows Management Instrumentation (WMI) enhancements untuk meningkatkan script management, penam-bahan Group Policy, dan lain-lain.

Server Manager

Setelah login dan masuk ke lingkungan Windows Server 2016 hal pertama yang tampil adalah jendela atau layar Server Manager atau kalau di Windows Server 2008R2 namanya ICT (Initial Configuration Tasks) seperti terlihat pada gambar. Dari sini sebenarnya Anda sudah siap untuk mengkonfigurasi sistem operasi server ini.

deskto-20171

Gambar 1. Layar yang pertama tampil bernama Server Manager

Setelah Anda melakukan instalasi dan telah menentukan password dan mengingatnya sebagai kunci untuk masuk Windows Server 2016 ada satu hal yang perlu diperhatikan adalah setelah traffic inbound diperbolehkan menuju server, Anda bisa menggunkan menu Manage Your Server untuk menginstalasi aplikasi pada server sehingga server tersebut bisa berperan baik Print Server, File Server, Domain Controller (DC) dan lain lain-lain.

Untuk jelasnya mengenai tampilan awal jendela atau layar Server Manager di Windows Server 2016 coba perhatikan gambar 2. Seperti Anda lihat, pada tampilan ini masih belum ada komponen yang diubah atau masih dalam keadaan normal (default). Untuk itu dari tampilan ini bisa sedikit demi sedikit mengubah konfigurasi untuk Server anda.

Configure this local server, digunakan untuk mensetup beberapa komponen penting, seperti tanggal, jam, nama komputer, dan sebagainya. Setelah menekan tombol Configure this local server tampilan Windows Server 2016 Anda akan berubah seperti gambar 2.

lokal-01

Gambar 2. Jendela konfigurasi untuk mengkonfigurasi Local Server

Tujuan dari Server Manager ialah untuk menyediakan cara langsung bagaimana menginstall feature-feature dan peran (roles) pada server anda sehingga bisa berfungsi dibawah lingkungan jaringan bisnis anda. Sebagai sebuah tools, Server Manager ditargetkan untuk kalangan pemakai IT umum yang bekerja pada organisasi dengan skala sedang (medium-size). Seorang spesialis IT yang bekerja pada perusahaan besar mungkin bisa menggunakan tool-tool tambahan untuk mengkonfiugrasi server yang baru terinstall Windows Server 2016. Namun sebagai contoh, dengan melakukan beberapa initial configuration tasks pada saat Anda mengkonfigurasi yang tidak diawasi menggunakan Windows Deployment Service (WDS) bersama dengan file .xml yang berjalan sendiri.

Server Manager juga memungkinkan anda untuk melakukan modifikasi seting apapun yang anda telah lakukan sebelumnya menggunakn layar Server Manager. Umpamanya akan mengaktifkan Remote Dekstop dengan mengklik link Configure Remote Desktop yang berada pada bagian kanan judul Server Summary. Bahkan, Server Manager membolehkan anda untuk mengkonfigurasi tambahan yang lebih canggih yang tidak terlihat dilayar, seperti mengaktifkan atau me-non-aktifkan Internet Explorer Enhanced Security Configuration (IE ESC) atau menjalankan Security Configuration Wizard (SCW) pada mesin anda.

– bersambung

Instalasi Windows Server 2016 (2)


win2016Di tulisan sebelumnya (Instalasi Windows Server 2016 1). Saya sudah menjelaskan pada tahapan memasukkan Product Key, kemudian dilanjutkan dengan menean tombl Next untuk proses tersebut. Sekarang, saya akan meneruskan proses instalasi tersebut. Supaya Anda bisa mengikuti dan mencatatnya.

Setelah mengisi Product Key dan menekan tombol Next, akan terlihat pilihan jenis produk yang akan diinstalasi. Kemudian Anda pilih salah satu jenis instalasi yang diinginkan. Dalam contoh ini ada dua jenis pilihan instalasi, yaitu Windows Servert 2016 Datacenter dan Windows Server 2016 Datacenter (Desktop Experience). Untuk pilihan ini Anda pilih Windows Server 2016 Datacenter (Desktop Experience) dengan mengklik pilihan tersebut. Pilihan Datacenter ini tergantung jenis Windows Server 2016 yang dimiliki. Mungkin akan berbeda ketika Anda menggunakan Windows Server 2016 jenis atau versi lain.

  • Selanjutnya Anda klik tombol Next untuk melanjutkan.

setup-04-a

Gambar 1. Menentukan pilihan edisi server yang akan diinstalasi

  • Bacalah semua ketentuan yang ada di kolom ini dengan menekan tombol scrollbar ke atas atau ke bawah untuk melihat seluruh perjanjian sebagai pengguna sistem operasi ini.  Aoabila Anda sudah membaca dan menyejui semua ketentuan yang ada, klik di depan I accept the license terms.
  • Lanjutkan dengan menekan tombol Next untuk proses selanjutnya. Pada tampilan berikutnya ada dua pilihan yang bisa Anda pilih, yaitu Custom (Install Windows Onli (Advanced) dan  Upgrade (Install Windows and keep file, settings, and applications). Pilihan Upgrade digunakan apabila Anda akan mengupgrade dari sistem operasi Windows Server versi sebelumnya. Namun untuk kali ini Anda pilih dan klik Custome (advanced).

setup-06

Gambar 2. Menentukan pilihan instalasi Upgrade atau Custome

  • Klik tombol Load driver jika Anda mempunyai driver dalam CD-ROM atau DVD-ROM. Pilihan ini hanya digunakan apabila driver Microsoft Windows Server 2016  tidak memiliki list driver yang berhubungan dengan driver pada komputer Anda. Namun secara umum hardware yang beredar saat ini sudah dikenali dengan baik dan sudah mendukung Plug and Play, jadi tidak ada masalah. Untuk itu kesampingkan saja pilihan ini.
  • Pilihan Drive Options juga bisa Anda kesampingkan apabila komputer sercer yang digunakan menggunakan harddisk kosong. Namun apabila Anda menggunakan komputer lama dengan hardisk tang sudah ada datanya, maka klik Drive Options jika diperlukan
  • Lanjutkan dengan mengklik tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi

setup-07

Gambar 3. Menentukan drive untuk menyimpan Windows Server 2016

  • Pada tahap ini Anda bisa beristirahat sejenak dan biarkan komputer melakukan instalasi secara otomatis. Biarkan semua tahapan mencapai 100% dan Anda tinggal menunggu ke proses selanjutnya. Setelah semua tahapan proses ini dilaksanakan, komputer akan melakukan boot secara otomatis dan biarkan proses ini berjalan.

setup-10

Gambar 4. Anda diminta menuliskan password baru untuk user Administrator

  • Ketikkan Password Administrator baru Anda di kolom New Password, misalnya Infosaja001
  • Ketikkan sekali lagi Password Administrator baru Anda di kolom Confirm password, misalnya Infosaja001.
  • Setelah itu klik tombol panah ke kanan untuk melanjutkan dan klik OK untuk masuk ke desktop Microsoft Windows Server 2016.

deskto-20171

Gambar 5. Lakukan konfigurasi Windows Server 2016 dari sini

  • Klik tombol Close untuk menutup tampilan ini dan Anda masuk ke desktop Microsoft Windows Server 2016 berbasis GUI (Graphic User Interface).

Dengan mengikuti penjelasan singkat di atas Anda tiak akan mengalami kesulitan untuk proses instalasi Windows Server 2016  ini. Hanya tentu saja setelah proses instalasi tersebut selesai dilaksanakan, langkah atau pekerjaan Anda selanjutnya adalah melakukan konfigurasi untuk jaringan komputer Anda.

Untuk setup jaringan Windows Server 2016, disarankan semua komponen jaringan sudah terpasang, mulai dari Server dengan NIC yang sudah terpasang, HUB atau Switch sudah terpasang dan dalam keadaan ON, kabel UTP sudah dipasang lengkap dengan konektornya, UPS sudah terpasang dengan baik, dan tentu saja Server Anda sudah disimpan dalam rak server.

deskto-2017

Gambar 6. Tampilan Desktop Windows Server 2016

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah koneksi internet harus sudah siap, karena untuk melakukan aktivasi harus dilakukan secara online melalui internet. Namun jika tidak ada koneksi internet, Anda juga bisa mendekatkan telepon untuk melakukan aktivasi ini. Karena tanpa aktivasi server Anda tidak akan bisa digunakan secara permanen. Oleh karena itu proses aktivasi ini sangat penting untuk dilakukan.

 

 

Instalasi Windows Server 2016 (1)


win2016Microsoft Windows Server 2016 sama seperti versi sebelumnya menawarkan dua cara instalasi, yaitu berbasis GUI atau Server Core. Dengan Server Core Anda hanya bisa memanfaatkan fitur sadar atau minimal dari Windows Server 2016, sedangkan yang berbasis GUI (Graphic User Interface) adalah server yang secara keseluruhan berbais grafis dan semua fitur bisa digunakan secara maksimal. Dalam buku ini bahasan batasi pada instalasi Windows Server 2016 berbasis GUI (Graphic User Interface). Kenapa hanya yang berbasis GUI saja yang dijelaskan dalam buku ini? Karena untuk saat ini pemanfatna grafis baik sebagai komputer desktop, komputer client ataupun server akan terasa nyaman apabila menggunakan tampilan berbasis grafis.

Jadi, jika Anda memanfaatkan instalasi berbasis GUI (Graphic User Interface), maka pada saat instalasi mendekati finish atau secara lengkap berbagai atribut dan ikon yang berhubungan dengan sistem operasi tersebut dan tampil di desktop komputer atau server Anda. Untuk jelasnya, proses instalasi Micrfosoft Windows Server 2016 ini akan dijelaskan secara bertahap atau Step bay Step berikut ini.

Proses Instalasi

untuk instalasi sistem operasi keluarga Microsoft Windows tidak sulit, bahkan relatif ham[ir sama. Dalam hal ini Anda cukup menekan OK, menekan tombol Next atau menjawab Yes atau No jika ada pernyataan. Banhkan di Windows Server 2016 ini jauh lebih mudah, karena selain semakin canggih juga hardware yang ada saat ini relatif jauh lebih modern dan canggih.
Sebagai g
ambaran berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk menginstalasi Windows Server 2016. Namun sebelum mulai, pastikan terlebih dahulu komputer server yang akan digunakan sudah siap lengkap dengan CD/DVD Driver yang diperlukan. Selanjutnya yang juga harus dipersiapkan adalah memeriksa master sistem operasi yang akan di setup. Setelah itu baru Anda lanjutkan dengan mengikuti langkah-langkah yang akan dijelaskan di bawah ini.

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk instalasi Windows Server 2012 R2 adalah memerika hardware yang akan digunakan, apakah sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan baru Anda masukan master Microsoft Windows Server 2016 ke DVD Drive yang ada di komputer Anda, kemudian boot komputer dan biarkan komputer menjalankan tugasnya.

Dari tampilan seperti Gambar 1 di Anda bisa menentukan setting terutama yang berhubungan dengan language to install, date and time, keyboard or input method, dan lain-lain. Namun sebaiknya untuk sementara pekerjaan ini Anda lewati saja dan langsung tekan tombol Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda.

setup-01Klik tombol Instal Now. Dengan menekan tombol Install Now ini berarti Anda sudah siap untuk memulai proses instalasi. Tunggu proses instalasi sedang dipersiapkan dan Anda tinggal menunggu perintah selanjutnya untuk melanjutkan proses instalasi ini sampai dengan tampil halaman berikutnya.

setup-02

Pada tampilan seperti Anda terlihat di komputer Anda, memasukkan Serial Number atau Product key yang ada dibalik sampul yang ada master Windows Server 2016  sesuai dengan lisensi yang diberikan kepada Anda. Ini berbeda dengan versi sebelumnya, kalau di versi sebelumnya Anda bisa memasukkan serial number diakhir atau ketika Windows Server akan diaktivasi, sedangkan di Microsoft Windows Server 2016 Anda harus memasukkannya dibawal sebelum proses instalasi dilaksanakan.

setup-3a

Setelah selesai memasukkan Serial Number dan tidak terjadi kesalahan, Anda bisa saja langsung mengklik tombol Next untuk melanjutkan instalasi Windows Server 2016.

 

Bersambung-